NABIRE - Sebanyak 42 murid kelas akhir SMA Bhakti Mandala (BM) Nabire telah mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada bulan September 2025 lalu, sehingga memasuki awal semester genap pihak sekolah hanya tinggal melanjutkan pembelajaran dan kesiapan jelang Ujian Akhir Jenjang (UAJ) yang dijadwalkan berlansung dari 13 hingga 18 April 2026.

Sementara diketahui, bahwa dari hasil mengikuti TKA oleh 42 murid kelas XII SMA BM Nabire, kini telah ada hasilnya berupa sertifikat TKA yang langsung dicetak oleh Kementerian Pendidkan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI dan sertikat ini akan dibagikan bersamaan dengan ijazah setelah anak-anak mendengarkan pengumuman hasil kelulusan.

Karena dalam Surat Keputusan (SK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset Dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) nomor 1 tahun 2021, telah dijelaskan, bahwa sertifikat TKA menjadi syarat utama untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dengan demikian sertifikat TKA yang telah ada ini menjadi hak milik 42 anak SMA BM.

Dikatakan Kepala sekolah SMA BM Nabire, Agustinus Ambadatu, M.Pd, kepada Papuapos Nabire, Rabu (1/4/26) di ruang kerjanya seraya menambahkan, sertifikat TKA sebagai syarat utama, maka anak setelah lulus tidak hanya menerima ijazah saja tetapi juga sertifikat TKA guna melanjutkan ke perguruan tinggi.

Dan dengan dikeluarkanya sertifikat oleh pihak Kemendikbud RI, selaku kepala sekolah telah menyampaikan hal ini langsung kepada anak, namun untuk sementara disimpan oleh pihak sekolah, karena sertifikat ini dinilai sangat berharga dan menjadi salah satu syarat masuk pendidikan berkelanjutan.

Untuk itu, di beberapa bulan lalu hingga saat ini, selaku kepala sekolah dan juga dewan guru hanya memberikan pengarahan dan mengingatkan kepada 42 murid kelas XII untuk tetap fokus belajar di sekolah maupun di rumah, guna memperoleh nilai kelulusan yang sangat memuaskan. Sebab kelulusan anak bukan ditentukan guru, tetapi anak itu sendiri.(des)