NABIRE - Sebanyak 38 hamba Tuhan menerima dana bantuan pembangunan gereja. Dimana, penyerahan dana bantuan pembangunan gereja tersebut dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Nabire, Jumat (2/10) bertempat di Ruang Rapat Setda Nabire. Bantuan dana pembangunan gereja tersebut melalui Bagian Kesra Sekretariat Daerah Nabire dan diserahkan langsung oleh Penjabat Bupati Nabire Sendius Wonda.   Arahan singkat Penjabat Bupati Nabire Sendius Wonda,SH,.M.Si mengatakan, gereja adalah tempat  bertemu umat dengan Tuhan, sehingga pembangunan di bidanag keagamaan dilaksanakan untuk  menciptakan masyarakat yang adil dan makmur dalam keadilan, hal ini mengandung arti bahwa,  kemakmuran harus merata di semua lapisan masyarakat. Kehadiran gereja d itengah-tengah masyarakat adalah sebagai pemersatu umat, agar terjalin kerukunan hidup antar sesama jemaat khususnya dan dengan agama lain pada umumnya. “Saya berharap agar para pimpinan hamba-hamba Tuhan, gereja rumah kudus untuk memuliakan  nama-Nya dan yang lebih penting adalah untuk tempat membina jemaat atau umat kita melakukan hal-hal yang tidak bertentangan dengan Firman Tuhan,” ungkapnya. “Harapan pemerintah menyampaikan yang sudah terima tidak melihat nilai besar atau kecil akan tetapi ini wujud kepedulian dari pemerintah memberikan bantuan kepada keagamaan pembangunan gereja dapat diselesaikan dengan baik,” tuturnya. Tambahnya, sesuai dengan surat yang kita sampaikan sisa-sisa pembangunan gereja dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya, karena pemerintah hanya membantu meringankan beban masyarakat, mungkin juga kalau tahun depan ada bantuan dari pemerintah itu bagi mereka yang belum terima itu yang akan dibantu oleh pemerintah agar ada pemerataan. Pada kesempatan itu, bupati berharapn kepada Jemaat atau umat untuk menjaga kedamaian stabilitas keluarga, lingkungan kampung, masyarakat dan pemerintah agar kedamaian tetap tercipta diantara kita. Bagi umat kristen, muslim dan pura yang ada di kota Nabire tujuan dan keinginannya sama, hanya karena mereka yang belum terima bantuan pemerintah pada kesempatan itu tidak ada surat yang masuk hanya sebagian jemaat atau umat yang terima, tetapi surat yang  baru masuk itu juga kami akan tampung lalu tahun depan akan tanggulangi beban masyarakat.   Sekali lagi ia berharap, kepada masyarakat dana ini bukan dana pribadi dari pemerintah daerah akan tetapi dana dari pemerintah pusat sehingga dipakai  hanya keperluan kebutuhan gereja dan dapat digunakan selesaikan sebaik-baiknya.(modes)