NABIRE - Di tengah–tengah pelaksanaan Ujian Sekolah (US) bagi 213 murid SMPN 4 Nabire, tepatnya pada hari ketiga, bertepatan dengan peringatan Hari Raden Ajen Kartini ke-144. Untuk itu pada Kamis (21/4/22) 34 ibu guru yang bertugas sebagai guru di SMPN 4 Nabire, menggunakan busana kain kebaya sambil mengawas jalannya US.

Kepala SMPN 4 Nabire, H. Suwandi, S.Pd, M.Pd yang ditemui Papuapos Nabire mengatakan, walaupun di tengah–tengah kesibukan sebagai ibu guru untuk mengawasi jalannya ujian akhir, tetapi selaku pendidikan tidak akan lupa dengan perjuangan salah seorang tokoh perempuan hebat RA Kartini yang disebut kaum perempuan hebat yang memperjuangkan hak-hak perempuan. Dimana RA Kartini yang telah mempelopori kemajuan kaum perempuan di tanah air dengan mengekspresikan menggunakan kebaya yang identik dengan pakaian RA Kartini.

Sehingga untuk mengenang RA Kartini, para ibu guru yang ada di SMPN 4 Nabire diminta menggunakan kain kebaya sebagai bukti bahwa kaum perempuan zaman ini tidak lupa akan perjuangan RA kartini. Untuk itu diharapkan kepada 34 ibu guru yang ada di SMPN 4 Nabire untuk tidak lupa dengan motto RA Kartini yaitu “habis gelap terbitlah terang,“ (des)