NABIRE - Sebanyak 32 Orang Asli Papua (OAP) mengikuti pelatihan meubeler dan otomotif roda empat. Pelatihan diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Nabire yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 30 Oktober hingga 9 November 2023.

Pelatihan meubeler dan otomotif roda empat ini berlangsung di SMKN 2 Nabire. Pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Nabire, Arfan Natan Palumpun, ST, MT.

Dalam sambutannya Arfan mengatakan, ke-32 peserta yang mengikuti kegiatan diharapkan mengikutinya dengan baik hingga pada hari terakhir. Karena ke-32 orang yang dipanggil dan mengikuti pelatihan merupakan orang–orang pilihan yang terpanggil untuk dibekali dengan pengetahuan pertukangan di bidang meubeler sebanyak 12 orang khusus pembuatan meja dan lemari. Sementara untuk 20 orang lagi akan dibekali tentang otomotif kendaraan roda empat.

Lanjut Arfan, ke-32 OAP yang saat ini dipanggil mengikuti pelatihan adalah orang–orang beruntung dan punya kesempatan. Karena di luar sana masih ada banyak orang yang juga punya kerinduan untuk mengikuti dua pelatihan ini.

Untuk itu diharapkan para peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan yang baik ini. Karena peserta akan dilatih oleh instruktur instruktur berpengalaman dan telah memiliki kemampuan di bidang meubeler dan otomotif.

“Saya mengajak para peserta belajar lebih tekun dan ilmu yang didapat kelak menjadi lapangan kerja yang harus digeluti,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala SMKN 2 Nabire, Drs. Yustus Paisey, MM dalam sambutannya mengatakan, kemampuan guru–guru SMKN 2 Nabire dalam bidang otomotif, telah memiliki kompetensi ilmu yang tidak bisa diragukan lagi. Sehingga diharapkan dari hasil pelatihan ini ada peserta yang berhasil membuka bengkel sebagai tempat usahanya.

Kata dia, sebagai sekolah kejuruan di Nabire, SMKN 2 Nabire di masa lalu hingga masa yang akan datang tetap menjaga kualitas hasil kerja maupun lulusan. Sehingga diharapkan ke depan kerja sama yang ada terus dibangun. Dan selaku Kepala SMKN 2 Nabire merasa bangga karena SMKN 2 dipilih menjadi tempat pelatihan meubeler dan otomotif yang dipilih oleh Pemerintah Kabupaten Nabire. (des)