3 Guru Honor SMPN 3 Dipastikan Akan Terdaftar Pada BPJS Ketenagakerjaan
NABIRE– Menyikapi Surat Edaran (SEK) Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan eknologi Nomor : 8 tahun 2021 tentang peningkatan kepatuhan dan kepesertaan program janinan social ketenagakerjaan pada satuan pendidikan formal dan nonformal, Kepala SMPN 3 Nabire telah sepakat untuk mendukung program tersebut. Dengan kepastian dirinya dalam waktu yang tidak terlalu lama akan mendaftarkan 3 orang guru honornya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

NABIRE– Menyikapi Surat Edaran (SEK) Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan eknologi Nomor : 8 tahun 2021 tentang peningkatan kepatuhan dan kepesertaan program janinan social ketenagakerjaan pada satuan pendidikan formal dan nonformal, Kepala SMPN 3 Nabire telah sepakat untuk mendukung program tersebut. Dengan kepastian dirinya dalam waktu yang tidak terlalu lama akan mendaftarkan 3 orang guru honornya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Pada beberapa waktu lalu SMPN 3 Nabire memiliki 6 orang guru honor, namun dengan berjalannya waktu 3 orang telah mengikuti tes guru pada program P3K, maka ketiganya lulus. Sehingga kini masih ada 3 orang guru yang berstatus guru honor.
Dan selaku kepala sekolah sangat mendukung program BPJS Ketenagakerjaan yang hadir untuk memberikan perlindungan dan jaminan keselamatan kerja bagi seluruh pekerja bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di Kabupaten Nabire.
“Tiga orang guru ini sudah membantu pihak sekolah dan memberikan ilmunya bagi anak-anak kita. Sehingga sangat pantas dan layak pihak sekolah juga ikut membantu mereka guna mendapatkan jaminan perlindungan kerja melalui kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Nabire. Agar mereka juga mendapatkan perhatian dan perlindungan kerja dari negara,” kata
Kepala SMPN 3 Nabire, Adelena, S.PAK kepada Papuapos Nabire, Rabu (12/1/22) di ruangan kerjanya.
Dengan demikian diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, selaku kepala sekolah akan mendatangi pihak kantor BPJS Ketenagakerjaan dan menanyakan syarat–syarat menjadi peserta BPJS. Dan selanjutnya pihak sekolah mendaftarkan ke-3 orang guru honor tersebut.
“Saya pikir selama ini ke-3 orang guru honor telah membantu sekolah guna melayani pendidikan di SMPN 3 Nabire. Jadi apa salahnya kalau sekolah juga ikut membantu ke-3 orang guru honor dengan harapan guru honor sangat membantu pihak sekolah,” tuturnya. (des)
Bagikan artikel ini



