3 Asrama Pendidikan Dibangun Tanpa Biaya Operasional dari Pemerintah
NABIRE - Hingga saat ini ada tiga asrama yang dibangun oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Nasional, yakni Asrama Putra dan
Bagikan
NABIRE - Hingga saat ini ada tiga asrama yang dibangun oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Nasional, yakni Asrama Putra dan Putri SMPN 1 Napan, Asrama Putra dan Putri SMP Negeri 3 Makimi dan Asrama putra dan putri SMPN 1 Distrik Moora Yang terletak di Kampung Hariti. Dari 3 asrama yang telah dibangun demi menampung anak-anak masyarakat lulusan SD yang melanjutkan ke SMP, pada awalnya diminati dan ditempati oleh anak-anak masyarakat, tetapi dengan kondisi makan yang tidak tersedia sebagai layaknya sebuah asrama akhirnya anak-anak minta dikembalikan kepada orang tua. Dan dari tiga asrama ini hanya asrama putra dan putri SMPN 1 Napan yang hingga saat ini masih dihuni oleh 30 murid SMPN 1 Napan dan juga murid SMAN 1 Napan dan ke30 murid ini masih bertahan karena upaya dan kerja keras yang dilakukan oleh Kepala SMPN 1 Napan, Petrus Semuel Jap Marey bersama istrinya. Demikian dikatakan Petrus Semuel Jap Marey kepada Papuapos Nabire, Selasa (10/3), di seputar Kelurahan Siriwini seraya menambahkan, pendidikan berpola asrama sesungguhnya mempunyai banyak nilai positif bagi kepentingan anak yang selalu diatur dengan berjalannya waktu semenjak pagi hari hingga sore dan malam hari. Namun, pemerintah hanya bisa membangun gedungnya saja di tiga sekolah yang ada di wilayah timur ini tanpa adanya operasional atau perhatian yang jelas, sehingga di SMPN 3 Makimi dan SMPN 1 Mora hingga saat ini belum ada murid yang mau tinggal atau menempati dua asrama tersebut. Sementara, asrama putra dan putri yang berada di lingkungan sekolah SMPN 1 Napan, semua biaya makan, kebutuhan anak hingga pembayaran rekening listrik menjadi beban dan tanggung jawab kepala sekolah bersama dukungan orang tua murid, sedangkan perhatian pemerintah hingga saat ini belum jelas.(des)
Bagikan artikel ini



