278 Peserta Meriahkan Turnamen E-Sport Festival Kreasi Papua Tengah

NABIRE - Total keseluruhan atlet dalam Turnamen E-Sport Festival Kreasi Provinsi Papua Tengah yang mengikuti kegiatan turnamen berjumlah 278 peserta. Dari 3 kategori lomba diantaranya, Mobile Legend, PUBG, Efootball Konsul.
Koordinator Turnamen Esport Festival Kreasi Provinsi Papua Tengah, Rouldy Fireno mengatakan awalnya membuat pendaftaran di Sabtu hingga Selasa, (22 November sampai 25 November 2025 dan sekaligus menutup pendaftarannya di Selasa jam 19.00 WIT.
"Hingga saat ini masing-masing pendaftar di masing-masing game, yang mendaftar 21 team di mana berisikan 6 orang dengan total keseluruhan peserta 126 orang. Selanjutnya ada game PUBG Mobile yang mendaftar 24 orang satu team berisi 5 orang dengan total keseluruhan peserta berjumlah 120," ujar Rouldy ketika dihubungi melalui WhatsApp, Rabu (26/11/2025).
Rouldy menjelaskan, untuk Division Efootball Konsul 1 lawan 1, total yang mendaftar 32 orang. Dan untuk pendaftar di PUBG terdapat 1 tim yang berasal dari Kabupaten Mimika. Lalu ada divisi efootball 1 peserta yang berasal dari Kabupaten Dogiyai.
Ia menambahkan untuk sistem di turnamen kali ini, akan memakai sistem gugur atau sistem knock-out, d imana setiap tim akan memainkan satu pertandingan dan jika kalah akan langsung tereliminasi.
2 game seperti Mobile Legend dan efootball konsul akan memakai sistem pertandingan Batch Off One (B01), dan akan langsung tereliminasi.
"Untuk game PUBG akan memakai sistem poin dan dari ke24 tim tersebut akan dibagi menjadi 2 grup, dimana 1 grup aka dicari 8 peringkat terbaik dan akan menggabungkan 8 peringkat terbaik ini dari grup A dan B, lalu akan melanjutkan ke grand final dan akan mempertandingkan 16 tim di babak final," ucapnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Provinsi Papua Tengah dan kepada Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Provinsi Papua Tengah, yang sudah membuat event atau turnamen pada kali ini.
"Di mana turnamen ini melibatkan penggiat E-Sport di Provinsi Papua Tengah dan semoga turnamen kali ini bisa berjalan dengan lancar, aman dan tertib serta memenuhi target dan Papua Tengah melahirkan atlet-atlet E-Sport yang mampu bersaing dengan provinsi-provinsi yang ada di Indonesia," pungkasnya.(edi)
Bagikan artikel ini



