22 Tim Ramaikan Lomba Yospan HUT Papua Tengah

NABIRE – Sebanyak 22 tim ambil bagian dalam Lomba Tari Yosim Pancar (Yospan) yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Provinsi Papua Tengah di kawasan Bandara Lama Nabire, Selasa (21/7/2026). Ajang pelestarian budaya tersebut memperebutkan total hadiah sebesar Rp130 juta.
Puluhan peserta terbagi dalam dua kategori, yakni 13 tim kategori umum dan 9 tim kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selain menjadi kompetisi seni, lomba ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas sekaligus melestarikan budaya khas Papua.
Penampilan para peserta dinilai oleh tiga dewan juri yang berpengalaman di bidang seni dan budaya, yaitu Jefri Zeth Nendisa dari ISBI Papua, Darlene, dan Dina Merani selaku Ketua Umum Tifa Kreatif.
Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang mengikuti berbagai rangkaian kegiatan HUT ke-4 Papua Tengah.

"Terima kasih kepada seluruh panitia dan tim yang telah bekerja, baik di depan maupun di belakang layar. Tuhan memberkati seluruh kerja keras yang sudah dilakukan," ujar Meki.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa warga Papua Tengah, khususnya Nabire, membutuhkan ruang hiburan sekaligus ruang untuk mengekspresikan budaya daerah.
Meki menegaskan, lomba Yospan bukan semata-mata ajang memperebutkan hadiah, tetapi menjadi bagian penting dari upaya menjaga dan melestarikan identitas budaya Papua agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
"Kita harus buktikan bahwa Yospan bukan hanya simbol untuk mendapatkan hadiah. Yang paling penting adalah menjaga agar jangan kita lupa budaya Papua," katanya.
Ia juga mengajak seluruh peserta mempersiapkan diri menghadapi ajang Yospan tingkat Papua Raya yang akan diselenggarakan oleh Asosiasi Provinsi Papua. Menurutnya, tim-tim dari Papua Tengah memiliki potensi besar untuk bersaing dengan daerah lain di Tanah Papua.
Selain lomba Yospan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga menjadwalkan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dan konser rohani pada Rabu (22/7/2026) sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-4 Papua Tengah.
Gubernur mengajak seluruh masyarakat ikut berpartisipasi dalam setiap kegiatan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan empat tahun Provinsi Papua Tengah.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Papua Tengah tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelayanan kesehatan, pelestarian budaya, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Kalau kita bersatu, Papua Tengah akan maju. Negeri ini akan sukses dan meninggalkan jejak yang baik untuk anak cucu kita," tutup Meki Nawipa. (luk)
Bagikan artikel ini



