NABIRE - Sebanyak 17 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya, kini telah siap mengikuti Pemeran Pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) tingkat Provinsi Papua yang akan diselenggarakan mulai tanggal 21 hingga 26 November di Jayapura. Pameran pembangunan Otsus yang dimaksud adalah, semua SKPD yang selama ini menggunakan dana Otsus di masing-masing kabupaten/kota, dapat memamerkan hasil pembangunan yang dibiayai dengan dana Otsus. Sebab selama ini ada pihak masyarakat yang menanyakan kemana dana Otsus dan mereka mengakui belum disentuh pembangunan yang dananya dari dana Otsus. Sehingga lewat kesempatan pameran pembangunan Otsus ini Gubernur  Provinsi Papua Lukas Enembe akan melihat secara langsung keberhasilan pembangunan yang sumber dananya dari dana Otsus di 29 kabupaten/kota, karena selama ini Lukas Enembe selaku Gubernur Provinsi Papua telah memberikan kuncuran dana Otsus sebesar 80 persen ke 29 kabupaten/kota. Demikian dikatakan Ketua Bappeda Kabupaten Intan Jaya Asir Mirip, S.Pd,M.Si kepada Papuapos Nabire, Selasa (14/11), di depan kantor PT PLN Rayon Nabire seraya menambahkan, pertemuan yang baru diselenggarakan ini merupakan pertemuan kedua, dimana pertemuan pertama telah dilakukan belum lama ini di Jayapura. Untuk itu, dalam rapat kedua ini merupakan rapat pengecekan kesiapan dari 17 SKPD dan pada tanggal 18 yang akan datang merupakan rapat pengecekan terakhir, karena pada tanggal 19 November 2017 semua tim pameran pembangunan Otsus dari Kabupaten Intan Jaya sudah harus berangkat menuju Jayapura guna mengikuti Otsus. Sehingga berdasarkan Radiogram (RDG) Gubernur Provinsi Papua telah ditugaskan Ketua Bappeda se kabupaten/kota di Provinsi Papua sebagai koordinator dalam kegiatan pameran pembangunan Otsus. Untuk itu, selaku Ketua Bappeda Intan Jaya telah berkordinasi dengan 17 SKPD yang ada di lingkungan Pemkab Intan Jaya guna mengikuti pameran tersebut. Dan pada kegiatan pameran pembangunan yang bersumber dari dana Otsus, semua SKPD penerima dan pengguna dana Otsus diminta untuk memberikan atau menunjukan hasil pembangunan yang bersumber dari dana Otsus yang telah digunakan selama 5 tahun kepemimpinan Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe.(des)