16 Tahun 4 Honor SD YPK Syaloom Makimi Mengajar Sambil Adu Nasib
NABIRE - Selama 16 tahun lebih sudah sebanyak 4 anak-anak asli yang lulusan SMA dan Sarjana Agama mengabdikan diri sebagai guru honor pada S
Bagikan
NABIRE - Selama 16 tahun lebih sudah sebanyak 4 anak-anak asli yang lulusan SMA dan Sarjana Agama mengabdikan diri sebagai guru honor pada SD YPK Syaloom Makimi sambil mengadu nasib mereka kepada Pemerintah Kabupaten Nabire.Segala jalan dan carapun telah dilalui demi nasib mereka berempat, namun jalan dan cara yang dilalui pula hingga 16 tahun lebih ini belum dapat membuahkan hasil yang mengembirakan bagi 4 guru honor asal SD YPK Syaloom Makimi.Untuk itu pada acara pertemuan antara pemerintah dan masyarakat Kampung Makimi bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yualianus Pasang, S.Pd.,M,Pd, Selasa (3/9), dua guru honor SD YPK Syaloom Makimi terpaksa curhat dihadapan kepala dinas dan dua orang kepala bidang.Dimana, pada kesempatan tersebut seorang guru honor Samsor Manupapami mengatakan, semua ketentuan soal kurikulum yang dimulai dari KTSP hingga kurikulum K-13 telah kami ikut sejumlah kegiatan pelatihan demi kemajuan pendidikan.Namun dari awal atau tahun pertama kami mengajar sebagai guru honor hingga saat ini sudah masuk usia kerja 16 tahun, belum ada kabar dari pemerintah soal keberadaan nasib kami sebagai guru honor, sementara pengabdian kami sudah melebihi seorang guru PNS.Sementara itu, di tempat yang sama, ibu guru honor Martina Rumbobiar juga menambahkan, sudah 4 kepala sekolah yang menjabat Kepsek SD YPK Syaloom Makimi, namun belum ada kepala sekolah yang tanyakan atau mengurus nasib mereka sebagai guru honor.Untuk itu, pada kesempatan tatap muka bersama kepala dinas dan pemerintah kampung serta masyarakat itu, mereka meminta agar nasib para guru honor bisa diperhatikan, karena sudah sekian lami mereka telah mengabdikan diri di SD YPK Syaloom Makimi.(des)
Bagikan artikel ini



