NABIRE – Sebanyak 12 sekolah dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat yang berada di wilayah 3 distrik yakni Distrik Nabire, Nabire Barat dan Teluk Kimi akan mengikuti lomba Sekolah Peduli Sampah yang akan dinilai oleh pemerintah daerah tingkat provinsi Papua. Panitia Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) telah mengirin surat pemberitahuan dan persyaratan harus dipemuhi sekolah peserta lomba.

Ketua Panitia Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Nabire, Onesimus Bonay di ruang kerjanya, Selasa (15/2) mengatakan, Panitia sudah memilih 12 sekolah mulai dari tingkat SD sampai SMA/sederajat untuk mengikuti lomba sekolah peduli sampah. Penunjukan ini perdasarkan usulan dari Kepala Dinas Pendidikan, Yunus Patang kepada panitia HPSN.

Bonay, tidak menyebut sekolah mana saja yang ditunjuk untuk mempersiapkan persayaratan sebelum panilai dari Provinsi ke sekolah untuk menilai. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ini hanya mengungkap, sudah ditetapkan 12 sekolah yang akan mengkikuti lomba sekolah peduli sampah.

Saat rapat panitia HPSN pekan lalu, untuk mengikutkan sekolah dalam lomba Sekolah Peduli Sampah, beberapa pendapat mengemuka saat itu. Karena, sebagaian besar sekolah di kota Nabire tersebar di tiga distrik yakni Distrik Nabire, Nabire Barat dan Teluk Kimi sehingga perlu ada pembatasan sekolah peserta lomba. Karena, waktu yang tersedia bagi penitia dan juri dari provinsi terbatas sementara jumlah sekolahnya banyak.

Oleh sebab itu, peserta rapat panita, untuk menentukan peserta lomba sekolah peduli sampah, diserahkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire. Karena, Kepala Dinas Pendidikan juga anggota Panitia HPSN di Nabire. (ans)