Home Papua Barat Ratusan Pimpinan Perusahaan Dialog dengan Gubernur

Ratusan Pimpinan Perusahaan Dialog dengan Gubernur

suroso  Rabu, 14 Februari 2018 15:21 WIT
Ratusan Pimpinan Perusahaan Dialog dengan Gubernur
MANOKWARI-Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan dan Direkrut Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan (Dirjen Binwasnaker) Kemenaker RI, Irjen Pol. Sugeng Priyanto menggelar dialog dengan sejumlah pimpinan perusahaan besar,menengah maupun kecil, Senin (12/2) di auditorium PKK, Manokwari. Hadiri diantaranya pimpinan BP yang mengelola LNG  Tangguh, Genting Oil, pimpinan perbankan dan lainnya. Asisten II Bidang Kesejahteraan Sosial Setdaprov Papua Barat, Jack Sawaki bertindak sebagai moderator. Gubernur meminta dukungan dari  pimpinan perusahan untuk mengatasi permasalahan penganguran dan kemiskinan di Papua Barat. Keberadaan perusahaan-perusahaan besar seperti BP, Genting Oil dan sejumlah perusahaan migas lainnya diharapkan menyerap tenaga kerja lokal asli Papua. Papua Barat lanjut Gubernur,memiliki potensi sumber daya alam (SDA) sangat besar. “Potensi-potensi yang ada ini juga dinikmati orang asli Papua dengan terlibat langsung dalam pengelolaannya,”tuturnya Dominggus sambil meminta perusahaan yang mengelola SDA juga memperhatikan dan jaga konservasi lingkungan. Gubernur juga meminta kepada perusahaan besar agar tetap berkoordinasi dan menyampaikan perkembangan investasi dengan pemerintah daerah,tidak langsung melompak ke pusat. Ini dimaksudkan, bila ada masalah di lapangan terkait ketenagakerjaan ataupun hak ulayat dapat diselesaikan bersama.  “Saya harapkan semua perusahaan secara berkala dapat melaporkan perkembangannya baik menyangkut ketenagakerjaan, juga berkaitan dengan pemanfaatan SDA. Terima kasih bagi perusahaan yang selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah,”tuturnya. Pemerintah daerah lanjut Dominggus,perlu juga mengetahui kebutuhan tenaga kerja di suatu perusahaan. Untuk pekerjaan yang tidak begitu membutuhkan skill dapat memanfatkan tenaga kerja lokal.  Gubernur mencontohkan pembangunan Train 3 LNG  Tangguh di Bintuni yang membutuhkan sekitar 8.000-an tenaga kerja dan 85 persen diperuntukkan bagi tenaga kerja orang asli Papua. Menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah untuk membina tenaga kerja lokal. “Kebutuhan ini apakah kita bisa penuhi? Kita punya tanggung jawab untuk mendidik dan melatih tenaga kerja lokal agar siap bekerja pada pembangunan Train 3 LNG Tanggguh. Balai-balai latihan kerja dapat difungsikan,”ujarnya. Dirjen Pengawasan Ketenagakerjaan Kemenaker RI, Irjen Pol Sugeng Priyanto menuturkan, perkembangan investasi di daerah membuka peluang kerja. Namun, yang terjadi, sebagian tenaga kerja lokal belum siap,sehingga perlu keterlibatan pemerintah daerah untuk melakukan pembinaan. “Ada banyak peluang kerja,tetapi apakah tenaga kerja kita sudah siap atau belum. Ini juga menjadi tantangan kita semua,”tuturnya.(rs)
suroso  Selasa, 30 Agustus 2022 23:28
Papua Dalam Permainan Sio (Persio) Penuh Korban
*) Oleh : Anton Agapa (TOA)
suroso  Selasa, 4 Oktober 2022 0:21
Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star
Penulis Christina Meylani Selina Rumpaidus

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan