Home Paniai Markas KKB di Bibida Berhasil Diduduki Tim Gabungan

Markas KKB di Bibida Berhasil Diduduki Tim Gabungan

suroso  Rabu, 19 Juni 2024 1:21 WIT
Markas KKB di Bibida Berhasil Diduduki Tim Gabungan

PANIAI - Tim gabungan dari Satgas Ops Damai Cartenz 2024, Kodam XVII/Cenderawasih dan Polda Papua berhasil menduduki markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), pimpinan Undius Kogoya dan berhasil menyita sejumlah barang bukti, di Distrik Bibida Kabupaten Paniai, pada Jumat (14/6/2024) kemarin.


Kepala Operasi Damai Cartenz 2024 Kombes Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos,S.I.K.,M.H, ketika dikonfirmasi mengatakan, Satgas Ops Damai Cartenz-2024 bersama tim gabungan TNI-Polri telah melakukan penegakkan hukum yang tegas dan terukur terhadap KKB di Kabupaten Paniai.


"Benar, kami telah melakukan penegakkan hukum yang tegas dan terukur kepada kelompok pimpinan Undius Kogoya ini di Distrik Bibida, Kampung Bibida, Kabupaten Paniai yang selama ini aktif melakukan aksi-aksi kriminal, sehingga mengakibatkan masyarakat sipil menjadi korban," pungkas Faizal Ramadhani.


Lanjutnya, pelaksanaan penegakkan hukum yang tegas dan terukur terhadap KKB di Kabupaten Paniai, melibatkan personil gabungan TNI-Polri dari Satgas Ops Damai Cartenz-2024, Kodam XVII/Cenderawasih dan Kepolisian Daerah Papua.


Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Bayu Suseno, ketika dikonfirmasi menambahkan, Satgas Ops Damai Cartenz-2024 dan Kodam XVII/Cenderawasih juga Polda Papua telah berhasil menduduki markas KKB di Distrik Bibida, Kabupaten Paniai yang dipimpin Undius Kogoya.


"Saat tim kami melakukan penindakan dan penegakan hukum yang tegas dan terukur, KKB pimpinan Undius Kogoya lari meninggalkan markasnya ke arah hutan wilayah Kabupaten Intan Jaya. Meskipun mereka telah melarikan diri, namun kami telah berhasil menduduki markas mereka dan menyita sejumlah barang bukti," tutur Bayu Suseno.


Adapun barang bukti yang berhasil disita, diantaranya senapan angin sebanyak 3 pucuk, amunisi kaliber 5,66 mm sebanyak 2 butir, amunisi kaliber 7,62 mm sebanyak 2 butir, rrone plus remote 1 unit, parang 2 buah, tombak 6 buah, sangkur 4 buah, handphone 7 buah, HT jenis Baofeng ada sebuah, beberapa atribut KKB, dokumen dan peralatan tempur lainnya.


AKBP Bayu Suseno menambahkan, dalam operasi penegakkan hukum yang tegas dan terukur terhadap KKB di Kabupaten Paniai ini, kami melibatkan personil gabungan dari TNI-Polri dan operasi penegakan hukum ini, dilakukan selama tiga hari sejak Jumat, 14 Juni 2024 lalu hingga Senin 17 Juni 2024 kemarin.


"Kami menegaskan kembali, bahwa Satgas Ops Damai Cartenz-2024, berkomitmen untuk terus melakukan penegakkan hukum yang tegas dan terukur terhadap KKB di Papua ini," ujar Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024.


Ditambahkanya, Operasi Damai Cartenz-2024 akan terus melakukan pengejaran dan penegakan Hukum yang tegas dan terukur terhadap KKB pimpinan Undius Kogoya yang selama ini telah melakukan sejumlah aksi kriminal di Kabupaten Paniai serta juga terhadap KKB lainnya pada sembilan wilayah Operasi Damai Cartenz-2024 di Papua.(wan/ist)

suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan