Home Nabire Doktor Farmasi Pertama di Tanah Papua, Mengembangkan Nanoemulsi Herbal Minyak Buah Merah

Doktor Farmasi Pertama di Tanah Papua, Mengembangkan Nanoemulsi Herbal Minyak Buah Merah

suroso  Selasa, 11 Juni 2024 21:54 WIT
Doktor Farmasi Pertama di Tanah Papua, Mengembangkan Nanoemulsi Herbal Minyak Buah Merah

Oleh : Dr. apt. Nur Alam Abdullah., S.Si., M.FarmKlin (K)

Minyak buah merah atau dengan latin Pandanus Conoideus Lam telah dikenal luas oleh dunia sebagai tumbuhan khas endemik kearifan lokal Pulau Papua. Banyak hasil penelitian yang telah mempublikasikan tentang manfaat dari minyak tersebut, baik jurnal Nasional maupun Internasional dengan nilai keterpercayaan dan akurasi SINTA 2 dan Q1 Q2 Q3.


Dari publikasi tersebut ditemukan bahwa kandungan terpenting minyak buah merah adalah senyawa alami yang kaya akan anti oksidan yang merupakan ciri khas tumbuhan tersebut. Senyawa tersebut diantaranya  adalah ß-Karoten (vitamin A),  tokoferol  (vitamin E) dan  asam lemak tak jenuh yang alami.


Beberapa peneliti dari UNIPA dan UNCEN juga beramai-ramai mengeksplorasi tentang minyak tersebut serta turut dikembangkan menjadi berbagai macam bentuk sediaan diantaranya adalah, emulsi, sabun, kapsul lunak dan lain sebagainya. Kesemua itu merupakan bukti nyata bahwa daya tarik tumbuhan tersebut masih menjadi objek yang menarik untuk dikembangkan menjadi suatu produk komoditi khas kearifan lokal Papua.


Terdapat beberapa produk minyak buah merah yang telah di jual secara komersil dengan berbagai merk dagang, namun seperti diketahui bahwa rasa dari minyak tersebut cenderung belum dapat diterima oleh lidah beberapa konsumen masyarakat non Papua saat di konsumsi. Sehingga konsumen lebih memilih mencari herbal lainnya, padahal manfaat dari mengkonsumsi minyak buah merah sangat luar biasa terutama pada perkembangan tumbuh kembang anak. Untuk itu, perlunya suatu cara dan metode yang menarik agar minyak buah merah tersebut dapat diterima rasanya di lidah saat di konsumsi, sehingga konsumen menjadi suka dan mau membeli produk herbal tersebut.


Sebagai anak Nabire, Doktor Alam mencoba melakukan pengembangan formula dari minyak buah merah, dengan pendekatan nanoteknologi diharapkan dapat menjadikan sebuah produk minyak buah merah menjadi produk unggulan dengan mengangkat ciri khas Herbal / Jamu Papua. Sedikit penjelasan oleh Doktor Alam apa itu metode nanoteknologi dalam pekerjaan farmasi khususnya yang berkaitan erat dengan formula obat. Bahwa dunia telah mengalami perkembangan science dan teknologi dari seluruh aspek kehidupan tidak terkecuali bidang obat-obatan. Sebagian besar produk obat telah dikembangkan dengan menerapkan metode ini, dengan tujuan untuk lebih mempermudah dan mempercepat suatu system. Kalau di bidang teknologi farmasi khususnya didalam memformulasikan obat diperlukan teknik dan cara yang cepat, tepat dan efektif. Beberapa produk farmasi baik obat konvensional maupun obat herbal telah menjangkau metode nanoteknologi.


Penggunaan metode nano pada prinsipnya adalah kemampuan didalam memperkecil ukuran partikel dari bahan baku obat, sehingga dengan sistem tersebut, formula obat herbal diharapkan dapat mempermudah terjadinya proses penyerapan zat aktif untuk di serap oleh tubuh yang pada akhirnya memberikan efek terapi sehingga lebih cepat dirasakan manfaatnya oleh pasien. Hal tersebut terjadi karena kecilnya tetesan atau droplet yang di hasilkan dari metode nano. diperkirakan hasil pengukuran droplet rata- kira-kira adalah 200 nanometer (nm) yang sebelumnya adalah 2000 mikrometer (µm), begitu penjelasan singkat bang Aldan sapaan akrab sang Doktor.kami pun bertanya, dimana dan bagaimana Doktor alam melakukan percobaan formulasinya tersebut. Jawab beliau bahwa,  untuk pelaksanaan pre formulasi Doktor alam melakukannya di Laboratorium Farmasetika SMKS MACIDA KESEHATAN di Kalibobo dimana merupakan tempat beliau bertugas sehari-hari sebagai Kepala Sekolah. Adapun untuk pengujian hasil droplet, sampel sediaan yang sudah di formulasikan di kirim ke Laboratorium Nanoteknologi Fakultas Farmasi Universitas Indonesia Jakarta dan Laboratorium Pusat Riset Biologi Molekuler Eijkman RSCM Jakarta sebagaimana hasil pada gambar TEM.


Adapun manfaat dari pengembangan formula tersebut dari emulsi menjadi nanoemulsi adalah tingkat stabilitas sediaan bentuk nano lebih bertahan lama dibandingkan emulsi biasa, juga zat aktif lebih cepat di serap oleh tubuh sehingga efek terapi lebih efektif. Sehingga dalam penyimpanan jangka waktu lama lebih efisien. Hanya saja terdapat beberapa pekerjaan rumah seperti apa bila ingin di produksi secara massal atau jumlah banyak, maka dibutuhkan beberapa modal awal untuk mempersiapkannya diantaranya adalah, ketersediaan bahan baku dengan kualitas unggul, perijinan serta peralatan yang mendukung proses produksi.


Sediaan nanoemulsi minyak buah merah tersebut dapat menjadi salah satu solusi dalam menangani masalah stunting di Provinsi Papua Tengah, apabila Pemerintah Daerah mau membiayai maka doktor alam siap untuk membantu Pemerintah Daerah. Di Laboratorium SMKS MACIDA KESEHATAN hanya bersifat riset dan pendidikan saja karena alat dan fasilitas masih terbatas.


Setelah minyak buah merah, rencana berikut doktor alam adalah akan mengembangkan beberapa produk herbal khas Papua untuk di perkenalkan ke masyarakat luas seperti kosmetik anti aging, gel penumbuh rambut, obat pria dewasa dan minyak balur serta lainnya yang kesemua bahan bakunya menggunakan 100% dari Tanah Papua.


Sebagai penutup dari diskusi kami bersama beliau adalah harapan doktor alam kedepan, adalah beliau mengharapkan peran pemerintah daerah baik Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Nabire untuk dapat memberikan ruang yang luas bagi para dosen, peneliti dan penggiat herbal / Jamu untuk membantu mengembangkan sumber daya alam papua melalui program program pemberdayaan masyarakat dan lembaga yang terkait untuk bersama-sama saling mendukung guna menciptakan produk-produk bernilai ekonomi kerakyatan berbasis ilmu dan teknologi. Sebagai anak daerah, doktor alam bersiap diri membantu pemerintah daerah untuk membangun Papua Tengah dan Kota Nabire menjadi Pusat Kota Pelajar Science dan Teknologi se-Papua.

suroso  Jumat, 14 Juni 2024 12:43
Upaya Kongkrit Menurunkan angka kesakitan akibat Malaria Menuju Eliminasi Malaria di Kabupaten Nabire 2030
Malaria merupakan penyakit menular yang berpotensi fatal dan banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis. Setidaknya 270 juta orang di seluruh dunia menderita malaria, dan lebih dari 2 miliar orang, atau 42% populasi dunia, berisiko terkena malaria. WHO mencatat antara satu hingga dua juta orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles.: Beberapa orang sering menderita penyakit malaria, dengan gejala khas berupa peningkatan suhu tubuh sementara disertai mual dan muntah. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang menunjukkan gejala khas. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2020) tentang kasus malaria di seluruh dunia. Pada tahun 2019, terdapat sekitar 229 juta kasus infeksi malaria di 87 negara endemis malaria, dibandingkan dengan 238 juta kasus pada tahun 2000.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan