Home Pemda Intan Jaya Alat Berat Dibakar OTK di Intan Jaya, PT GS Siap Bertanggungjawab

Alat Berat Dibakar OTK di Intan Jaya, PT GS Siap Bertanggungjawab

suroso  Minggu, 2 Juni 2024 19:41 WIT
Alat Berat Dibakar OTK di Intan Jaya, PT GS Siap Bertanggungjawab

SUGAPA – PT. Gunung Selatan (PT GS) sebagai pelaksana pembangunan jembatan darurat yang menghubungkan Kampung Sambili dan Yokatapa dengan Kampung Yoparu mengungkapkan bahwa alat berat (Exavator) yang dibakar OTK pada Selasa (28/5/2024) adalah alat milik Pemda yang disewa oleh PT GS.

Indra sebagai pelaksana kegiatan mewakili PT GS menjelasakan, pihaknya menyewa alat-alat berat milik Pemda Intan Jaya pada Februari 2023. Atas peristiwa itu, PT GS siap untuk bertanggungjawab atas kerusakan alat berat tersebut.

“Kami menyewa alat berat milik Pemda sejak Februari 2023 lalu. Jadi kalau dihitung-hitung, sampai saat ini sudah satu tahun 3 bulan. Dan kami baru mendapat kejadian seperti ini dan kami kaget semua. Tetapi perlu kami sampaikan bahwa alat berat yang dibakar oleh OTK pada hari Selasa malam adalah alat milik Pemda yang kami sewa. Setelah kejadian ini kami akan bertanggungjawab atas alat yang rusak karena dibakar oleh OTK,” jelas Indra kepada media ini pada Sabtu (1/6/2024).

Indra melanjutkan, alat berat yang dibakar itu saat diparkir di Galunggama. Karena saat itu PT GS sedang membantu membangun jembatan darurat yang menghubungkan Kampung Sambili dan Yokatapa dengan Kampung Yoparu.

“Alat kami parkir di Kampung Galunggama karena rusak dan tidak bisa dimobilisasi ke Yokatapa. Posisi keberadaan kami adalah membantu membangun jembatan darurat atas permintaan pemerintah pasca benca alam. Karena pemerintah meminta kami untuk membangun jembatan darurat di Yoparu dan Jembatan Kali Wabu penghubung Kampung Mamba dan Titigi (muara),” jelas Indra.

Dikatakan, alat berat diparkir di Yoparu karena ada kerusakan sehingga tidak bisa dimobilisasi ke Yokatapa. Saat itu, masih sedang menunggu teknisi untuk memperbaiki kerusakan yang ada.

“Alat berat itu sebenarnya sudah bisa dimobilisasi ke Yokatapa. Tetapi karena rusak jadi diparkir di Yoparu, tepatnya di Galunggama sambil menunggu kedatangan teknisi untuk perbaiki. Lalu pada hari Selasa tanggal 28 Mei 2024 malam alat berat dibakar OTK,” jelasnya.

Indra menjelasakan, saat ini alat berat yang rusak karena dibakar OTK di Kampung Galunggama masih sedang berada di Tempat Kejadian Perkara. Sekaligus mengklarifikasi tentang status kepemilikan alat berat itu.

“Jadi kami mau mengklarifikasi bahwa alat berat itu masih ada di TKP. Kami akan bertanggungjawab atas kerusakan alat. Tidak menutupi kemungkinan kami juga akan membicarakan kejadian ini dengan pemerintah daerah sebagai pemilik alat,” jelas Indra. (ppn)


suroso  Jumat, 14 Juni 2024 12:43
Upaya Kongkrit Menurunkan angka kesakitan akibat Malaria Menuju Eliminasi Malaria di Kabupaten Nabire 2030
Malaria merupakan penyakit menular yang berpotensi fatal dan banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis. Setidaknya 270 juta orang di seluruh dunia menderita malaria, dan lebih dari 2 miliar orang, atau 42% populasi dunia, berisiko terkena malaria. WHO mencatat antara satu hingga dua juta orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles.: Beberapa orang sering menderita penyakit malaria, dengan gejala khas berupa peningkatan suhu tubuh sementara disertai mual dan muntah. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang menunjukkan gejala khas. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2020) tentang kasus malaria di seluruh dunia. Pada tahun 2019, terdapat sekitar 229 juta kasus infeksi malaria di 87 negara endemis malaria, dibandingkan dengan 238 juta kasus pada tahun 2000.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan