Home Nabire Beberapa Hal Penting Dibahas Rakor Stunting

Beberapa Hal Penting Dibahas Rakor Stunting

suroso  Minggu, 26 Mei 2024 21:24 WIT
Beberapa Hal Penting Dibahas Rakor Stunting

NABIRE - Bertempat di Aula RRI telah dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) berlangsung selama dua hari dengan mengusung tema "Sinergitas satu data menuju teknologi mekanisasi, digitalisasi di bidang pertanian, pangan, kelautan dan perikanan untuk Papua Tengah sehat, cerdas dan produktif,' Selasa (21 Mei 2024) kemarin.


Dalam wawancaranya Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan Papua Tengah, Frence T Papara, S.Ip, MAP menjelaskan, Rakor berlangsung di Aula RRI ini dilaksanakan dengan tema sinergitas satu data menuju teknologi mekanisasi dan registrasi terkait di bidang pertanian pangan peternakan kelautan dan perikanan ini terkait dengan kita menyajikan data yang valid yang akurat menjadi satu data di antara semua program yang ada di dinas ini sangat penting dalam rangka untuk mendukung program-program yang ada di masing-masing bidang.


Ada empat hal penting yang ditugaskan Gubernur Provinsi Papua Tengah untuk mengatasi stunting, kemiskinan ekstrim, pengangguran dan inflasi dan dinas pertanian ingin menyatukan data yang sama dengan komoditas-komoditas, terkait cabe dan bawang merah serta pertanian yang lainnya.


Rakor yang kita laksanakan 2 hari ini itu juga kita mengantisipasi dan menyusun strategi dalam rangka 4 hal besar tersebut dan memberikan dukungan bagi pengendalian penurunan stunting, pengendalian penurunan kemiskinan ekstrim dan membuka lapangan kerja bagi pengangguran dan menurunkan inflasi, percepatan menyatukan satu data.


"Jadi kita menyatukan data yang sama dengan komoditas-komoditas pertanian yang ada secara khusus bahan penting cabe dan bawang merah yang per hari ini di Nabire dan Mimika, Papua Tengah sudah melonjak tinggi harganya," kata Frence.


Seperti yang kita ketahui bersama bahwa cabe dan bawang merah untuk satu ini harganya melonjak, hal ini yang membuat Provinsi Papua Tengah sedang membahas terkait bahan-bahan tersebut dan Rakor kali ini juga kita membahas bagaimana mengatasi inflasi dengan percepatan tanam, gerakan tanam, percepatan tanam untuk padi dan gerakan tanam untuk cabe dan kita juga budidaya bawang merah.


"Sampai hari ini kita masih pasok dari luar Nabire ini juga kita akan mendorong bagaimana komoditi bawang merah untuk kita bisa budidaya secara khusus di Nabire," kata Papara.


Adapun sinergitas yang dilakukan di tiap-tiap OPD, baik provinsi maupun 8 kabupaten yang berada di Papua Tengah, serta mitra terkait seperti Telkomsel yang mempunyai akses jaringan internet untuk mendukung digitalisasi satu data. Sinergitas satu data ini bukan hanya di lingkungan Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan saja, tetapi sinergitas satu data ini melingkupi 8 kabupaten yang terdiri dari beberapa dinas yang menjadi bidang koordinasi di Dinas DP2KP kita.


Terkait Teknologi yang sedang hangat baru-baru ini mengenai internet jaringan starlink, Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan Papua Tengah pun menjawabnya, untuk sementara kita tidak sampai sejauh itu (starlink/jaringan data).


"Tapi nanti ada tindak lanjut Rakor kedua, kita akan tindaklanjuti dengan rapat-rapat khusus yang nanti kita akan mengundang mitra-mitra kita terkait dengan teknologi atau terkait dengan digitalisasi apakah itu vendor atau owner Telkomsel kita akan bicarakan, strategi sinergitas satu data, kalau kita bicara teknologikan yang punya jaringan-jaringan ini kita akan libatkan," pungkasnya.(edi)

suroso  Jumat, 14 Juni 2024 12:43
Upaya Kongkrit Menurunkan angka kesakitan akibat Malaria Menuju Eliminasi Malaria di Kabupaten Nabire 2030
Malaria merupakan penyakit menular yang berpotensi fatal dan banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis. Setidaknya 270 juta orang di seluruh dunia menderita malaria, dan lebih dari 2 miliar orang, atau 42% populasi dunia, berisiko terkena malaria. WHO mencatat antara satu hingga dua juta orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles.: Beberapa orang sering menderita penyakit malaria, dengan gejala khas berupa peningkatan suhu tubuh sementara disertai mual dan muntah. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang menunjukkan gejala khas. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2020) tentang kasus malaria di seluruh dunia. Pada tahun 2019, terdapat sekitar 229 juta kasus infeksi malaria di 87 negara endemis malaria, dibandingkan dengan 238 juta kasus pada tahun 2000.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan