Home Pemda Dogiyai Kerja Bersama untuk Mutu Pendidikan Mapia

Kerja Bersama untuk Mutu Pendidikan Mapia

suroso  Senin, 13 Mei 2024 0:49 WIT
Kerja Bersama untuk Mutu Pendidikan Mapia

SMA Negeri 1 Dogiyai melaksanakan acara syukuran perpisahan siswa Kelas XII pada Sabtu 13 Mei 2024 di Aula Lambertus Kegiye, Bomomani Distrik Mapia-Dogiyai. Acara syukuran perpisahan ini dirayakan dalam ibadat sabda singkat pada pukul 08.00-10.00. Ibadat sabda ini dilaksanakan secara kontekstual, inspiratif, kreatif dan menawan oleh DR Pater Nicolaus Wakei. 

Dalam homilinya, DR Pater Wakei menegaskan, kemajuan mutu pendidikan Mapia menjadi agenda prioritas dan patut mendapat perhatian serius oleh semua pihak. Menciptakan masa depan bangsa yang cerdas, tangguh dan berdaya saing hanya mungkin bisa terwujud jika pendidikan dijadikan sebagai jalang yang paling unggul dan utama bagi setiap pihak di Mapia. 

Dalam acara syukuran perpisahan kelas XII yang bertemakan: ”Perkuat kebersamaan dan Railah Cita-Cita untuk Masa Depan Bangsa”, (Amsal 23:18), Pater Wakei Pr menegaskan tiga alasan tentang pentingnya pendidikan dan terwujudnya cita-cita bersama di Mapia. Pertama, pembangunan pendidikan Mapia wajib dibangun dari keluarga dan Sekolah Dasar. Kondisi keluarga dan sekolah dasar yang rukun, damai dan berbasis kemanusiaan wajib dibangun bersama oleh semua pihak bersama keluarga.

Kedua, mutu pendidikan dan perwujudan cita-cita luhur wajid dibangun melalui doa dan syukur. Setiap kita wajib membudayakan diri untuk selalu berdoa dan bersyukur. “Anugrah kesuksesan, kesehatan yang baik serta masih banyak anugrah lainnya yang kita terima dari Allah.  Atas semua anugra Allah ini, kita wajib bersyukur dan berdoa pada-Nya dalam setiap waktu. Intinya, kita menyerahkan seluruh kerapuhan dan kelebihan kita kepada Allah, sebab itulah persembahan kita yang hidup, mulia dan berkenan bagi-Nya,” ajak Pater dalam kesempatan yang penuh syukur itu. 

Ketiga, perkuat kebersamaan dalam membangun mutu pendidikan Mapia dan menuju cita-cita bangsa yang cerdas. “Setiap pihak baik di tingkat Distrik dan Kabupaten wajib ‘Kerja Bersama’ dalam menempatkan dan melaksankan pendidikan sebagai skla prioritas utama. Semua pihak wajib berpikir tentang pendidikan yang bermutu dan mencerdaskan anak bangsa dalam kehidupan sehari-hari. Setiap keluarga wajib menyekolah anak dan wajib pula dibantu oleh perintah daerah dalam wujud program pendidikan yang konkret dan tertarget nyata bagi anak-anak sekolah di Mapia”. 

Pater Wakei meyakini dan memastikan akan adanya masa depan bangsa yang cerdas dan berdaya saing positif hanya jika ketiga hal ini dilaksanakan dan didukung kuat oleh para pemimpin daerah dan keluarga-keluarga basis di Kampung. Karena itu, dirinya berpesan, setiap pihak bangun daerah dan bangsanya sendiri dengan menggunakan dimii (pikiran) yang sehat, produktif dan rasional.  

Dalam kata sambutannya, Ibu Kepala Sekolah Ariet Kegiye mengatakan, kami siap bekerja sama dengan semua pihak termasuk orang tua para siswa dalam memajukan mutu pendidikan Mapia. 

“Sekolah kami SMA Negeri 1 Dogiyai menerapkan kurikulum Merdeka dan Sekolah Penggerak. Di sini, kami dituntut belajar lebih dalam baik siswa, guru maupun orang tua. Itu berarti sekolah kami ini bersifat inklusif dan terbuka untuk semua pihak dalam proses pembangunan bangsa secara cerdas, berwawasan pancasilais dan berperadaban Papua”.

Sementara itu, Wakil Kesiswaan SMA Negeri 1 Dogiyai Yakobus Tebai mengatakan, kami secara aktif akan menerapkan sejumlah keterampilan bagi setiap siswa ke depan. “Selama tiga tahun terakhir kami sudah menyelenggarakan sejumlah keterampilan dasar seperti membuat perabot rumah, keterampilan menulis dan membaca serta keterampilan berkebun dan berekonomi sederhana yang berbasis lokal. Diharapkan agar anak-anak dapat mengembangkan segala potensinya secara sistematis berdasarkan pembekalan keterampilan yang sudah diberikan oleh guru-guru di sekolah tercinta kita,” bebernya.

Intinya, semua pihak dan tokoh di Mapia telah membuat komitmen untuk membangun SMA Negeri 1 Dogiyai sebagai sekolah yang paling bermutu, unggul dan cerdas di seluruh Indonesia. Komitmen itulah yang akan dikerjakan secara sistematis oleh semua pihak di Mapia dan Kota Kabupaten Dogiyai dalam semangat misi “Kerja Bersama”, seperti yang telah diwujudkan oleh para guru dan tokoh-tokoh masyarakat di Mapia dalam sejarah sebelumnya.     

Dalam ibadat ini telah nampak dihadiri oleh 20 undangan terhormat yang terdiri dari pihak koramil Mapia, Kapolsek Mapia-Sukikai, Kepala Distrik Mapia, Tokoh Gereja, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Perempuan serta dan 41 orang tua siswa. Mereka berjumlah 61 para undangan terhormat dilibatkan secara kekeluargaan untuk ikut mendoakan dan mendukung perkembangan pendidikan siswa kelas XII pada tingkat yang lebih lanjut dari SMA Negeri 1 Dogiyai (Ernest Pugiye). 


suroso  Jumat, 14 Juni 2024 12:43
Upaya Kongkrit Menurunkan angka kesakitan akibat Malaria Menuju Eliminasi Malaria di Kabupaten Nabire 2030
Malaria merupakan penyakit menular yang berpotensi fatal dan banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis. Setidaknya 270 juta orang di seluruh dunia menderita malaria, dan lebih dari 2 miliar orang, atau 42% populasi dunia, berisiko terkena malaria. WHO mencatat antara satu hingga dua juta orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles.: Beberapa orang sering menderita penyakit malaria, dengan gejala khas berupa peningkatan suhu tubuh sementara disertai mual dan muntah. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang menunjukkan gejala khas. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2020) tentang kasus malaria di seluruh dunia. Pada tahun 2019, terdapat sekitar 229 juta kasus infeksi malaria di 87 negara endemis malaria, dibandingkan dengan 238 juta kasus pada tahun 2000.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan