Home Nabire Angkatan Pertama Stikes Persada Cetak 15 Sarjana

Angkatan Pertama Stikes Persada Cetak 15 Sarjana

suroso  Rabu, 28 Februari 2024 8:46 WIT
Angkatan Pertama Stikes Persada Cetak 15 Sarjana

NABIRE - Angkatan pertama Sekolah Perguruan Tinggi Prodi, Gizi Kesehatan Stikes Persada Nabire, mencetak mahasiswa/mahasiswi sebanyak 15 orang dengan gelar Sarjana (S-1) yang berkualitas pada Senin (26/2/2024), bertempat di Aula RRI Nabire.


Hal ini, disampaikan Ketua Yayasan Stikes Persada Nabire, Adi Hilardi, S.Kom.,MT,.MM, pada hari ini kita mengikuti acara prosesi wisudawan/wisudawati mahasiswa S1 Stikes Persada Nabire, semoga lingkungan Gizi Stikes Persada Nabire terus berkembang dan menjadi mitra pemerintah dan dapat berkontribusi gizi.


Dikatakan Adi Hilardi, kami mengucapkan terima kasih kepada orangtua wali wisudawan/wisudawati yang mempercayakan lembaga pendidikan Stikes Persada Kabupaten Nabire sebagai tempat menimbah ilmu. Pribadi masa depan ini merupakan pilihan yang tepat hari ini sejalan dengan gizi Stikes Persada Nabire menjadi perguruan tinggi yang unggul dan lulusan profesional berbasis kearifan lokal.


Stikes Persada Nabire untuk membentuk karakter berpribadian belajar kepada mahasiswa, sehingga lulusan tak hanya sebatas ilmu, tapi mencetak SDM berkualitas. Dan berkepribadian, teladan baik yang dilakukan dimanapun berada.


Wisusawan/wisudawati prosesi seremonial merupakan puncak dari proses akademik yang dijalankan oleh Stikes Persada Nabire, sekaligus sebagai pertanggungjawaban pada pemangku kepentingan dan masyarakat di tanah Papua dan secara khusus di Kabupaten Nabire.


Namun, kepada wisudawan-wisudawati hari ini menjadi langkah awal perjalanan hidup kalian yang telah menjadi istimewa dimiliki, dantelah diuji nilai oleh masyarakat apa yang diyakinkan, yaitu bagaimana ilmu yang diperoleh di Stikes Persada Nabire, karya dan kiprahnya dicerminkan, oleh karena itu menjaga nama baik almamater dan jadikanlah almamatermu bangga dengan menunjukkan prestasimu di masyarakat.


Zaman perkembangan menghadapi persaingan. Selaku pembina Stikes Persada Nabire dan penyelenggara pendidikan Stikes, sangat bersyukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa dalam lima tahun ini perjalanan Stikes Persada Nabire. Dengan modal kemauan, ketulusan dan komitmen serta keyakinan dan menyembangkan dunia pendidikan di tanah Papua.


"Ini pencapaian hal sangat luar biasa. Saya ingin menyampaikan pada bapak/ibu sekalian salah satu berita terbaik kepada kita semua bahwa Stikes Persada Nabire diberikan kepercayaan menyumbang salah satu study ilmu, yaitu Ilmu Administrasi Kesehatan, untuk itu saya mengucapkan terimakasih banyak kepada Bapak Dikti Wilayah Papua yang telah memberikan nama dan kepercayaan kepada kami," ujarnya.


Hal ini tentunya merupakan bagian dari dukungan pemerintah dan masyarakat, ini lebih baik dalam kontribusi sehingga pada kesempatan ini kami memohon dukungan dan doa bapak/ibu sekalian demi mewujudkan cita-cita dan harapan bersama. Selamat mendapat gelar baru, yang mana berhasil mengantarkan putra-putrinya diwisuda pada hari ini,” pungkasnya.(modes)

suroso  Kamis, 23 Nopember 2023 23:29
Setelah Pemilu 2024 Apakah Akan Banyak Caleg Yang Masuk Rumah Sakit Jiwa
Dunia oh dunia, mungkin itu yang banyak dibahas oleh banyak Guru dan Ustadz ketika mengisi materi baik pembelajaran dikelas ataupun ketika dimajelis. Dunia memang terkenal sangat hijau, kenapa dibilang sangat hijau? Dikarenakan dunia itu sangat nikmat dan sangat menggiurkan bagi para manusia yang mengejar kenikmatan dunia.
suroso  Kamis, 3 Agustus 2023 0:39
Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Masyarakat adat telah hidup pada wilayah adatnya masing masing sejak leluhur tanpa saling mengganggu, pada waktu lalu upaya upaya penguasaan kadang berakhir dengan konflik fisik, namun harus diakui juga terjadi juga migrasi dari satu wilayah adat ke wilayah adat lain, karena konflik dalam keluarga atau saat perang hongi.dll.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan