Home Nabire Pj Gubernur Papua Tengah Lantik Pj Bupati Paniai

Pj Gubernur Papua Tengah Lantik Pj Bupati Paniai

suroso  Rabu, 29 Nopember 2023 9:25 WIT
Pj Gubernur Papua Tengah Lantik Pj Bupati Paniai

NABIRE – Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos, MM, melantik Denci Meri Nawipa, S.IP sebagai Penjabat Bupati Paniai di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (27/11/23). Acara pelantikan dihadiri Forkopimda Papua Tengah, Forkopimda Nabire, Forkopimda Paniai serta undangan lainnya.

Prosesi pelantikan, dilakukan pembacaan sumpah janji oleh Pj Gubernur Ribka Haluk yang diikuti Pj Bupati Paniai. Setelah pembacaan sumpah janji dilanjutkan pendatanganan SK.

Dalam sambutannya Pj Gubernur Ribka Haluk mengatakan, dilantiknya Denci Meri Nawipa merupakan satu bukti yang menjawab isu-isu gender di Tanah Papua. Kata dia, hari ini terbukti bahwa seorang perempuan juga mampu untuk memimpin dan menyelenggarkan pemerintahan daerah. 

Lebih lanjut dikatakan, proses penetapan penjabat kepala daerah ini telah dilakukan secara cermat dan seksama mulai dari usulan sampai dengan penilaian akhir oleh Tim Penilai Akhir (TPA) di Jakarta.

“Denci Meri Nawipa adalah Sekda kabupaten perempuan yang ketiga di Provinsi Papua Tengah yang kami rekomendasikan menjadi Sekda antara lain Sekda Puncak Jaya, Sekda Dogiyai dan Pj Sekda Paniai dan hari ini dilantik menjadi Pj Bupati Paniai,” tuturnya.

Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Mentri Dalam Negeri No 131.91-8174 tahun 2018 dan nomor 131.91-8175 tahun 2018 adalah legal standing atas pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati masa jabatan 2018-2023. Pada 23 November 2023 yang lalu telah berakhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Paniai. Sehingga sesuai ketentuan harus dilakukan pengangkatan penjabat bupati yang berasal dari ASN yang telah menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama.

Dasar hukum pengangkatan Pj. Bupati Paniai melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri 100.2.1.3-6167 tahun 2023 tentang pengangkatan Penjabat Bupati Paniai atas nama Denci Meri Nawipa, S.IP.

Ribka Haluk mengatakan ada beberapa hal yang dilakukan Pj Bupati Paniai yakni membangun sinegritas dan konsolidasi dengan Forkompinda, tokoh agama, tokoh Masyarakat, tokoh pemuda, tokoh Perempuan dan seluruh stakeholder dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Paniai.

Lakukan program kegiatan yang berdampak langsung dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat antara lain memastikan program prioritas pembangunan nasional antara lain, percepatan penurunan stunting 14 persen tahun 2024, pengentasan kemiskinan ekstream dan kemiskinan dimana target nasional 0 persen Tahun 2024 serta pengendalian inflasi menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 dan pengangguran.

Ribka Haluk menegaskan pelaksanaan pemilu dan pemilukada Tahun 2024 merupakan agenda nasional yang perlu menjadi perhatian Pj Bupati. Netralitas ASN menjadi perhatian penuh dari Mendagri, sehingga harus hati-hati, ini tegas saya sampaikan kita harus netral. Kalau ada yang bermain politik atau ikut mendukung salah satu calon, maka harus menanggung resiko dan sanksi berat.

Sementara itu Penjabat Bupati Paniai, Denci Meri Nawipa, S.IP mengungkapkan terima kasih kepada Mendagri yang telah memberikannya kepercayaan untuk memimpin Paniai pasca habisnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati 2018-2023. Ia berjanji selama memimpin Paniai akan mensukseskan pemerintahan terlebih dalam pelaksanaan Pemilu dan Pemilukada.

Ia juga meminta dukungan dari semua pihak dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah. (rob)


suroso  Kamis, 23 Nopember 2023 23:29
Setelah Pemilu 2024 Apakah Akan Banyak Caleg Yang Masuk Rumah Sakit Jiwa
Dunia oh dunia, mungkin itu yang banyak dibahas oleh banyak Guru dan Ustadz ketika mengisi materi baik pembelajaran dikelas ataupun ketika dimajelis. Dunia memang terkenal sangat hijau, kenapa dibilang sangat hijau? Dikarenakan dunia itu sangat nikmat dan sangat menggiurkan bagi para manusia yang mengejar kenikmatan dunia.
suroso  Kamis, 3 Agustus 2023 0:39
Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Masyarakat adat telah hidup pada wilayah adatnya masing masing sejak leluhur tanpa saling mengganggu, pada waktu lalu upaya upaya penguasaan kadang berakhir dengan konflik fisik, namun harus diakui juga terjadi juga migrasi dari satu wilayah adat ke wilayah adat lain, karena konflik dalam keluarga atau saat perang hongi.dll.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Populer

Pengumuman Hasil Tertulis Psikologi
suroso  Jumat, 1 Desember 2023 0:2
DPRD Deiyai Gelar Rapat Paripurna
suroso  Rabu, 29 Nopember 2023 0:28
Masalah Topo Damai, 2,3 M Tanda Selesai
suroso  Kamis, 14 Desember 2023 8:45
Bawaslu Gelar Deklarasi Kampanye Pemilu Damai
suroso  Jumat, 1 Desember 2023 0:46
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan