Home Nabire Rakor TPID Papua Tengah Kendalikan Inflasi Jelang Nataru

Rakor TPID Papua Tengah Kendalikan Inflasi Jelang Nataru

suroso  Rabu, 29 Nopember 2023 9:25 WIT
Rakor TPID Papua Tengah Kendalikan Inflasi Jelang Nataru

NABIRE - Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Papua Tengah digelar Senin (27/11/23) dalam rangka pengendalian inflasi menjelang perayaan natal dan tahun baru (Nataru). Rakor yang digelar Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Provinsi Papua Tengah ini juga dalam rangka menjaga ketersediaan stok barang dan stabilitas harga serta pengendalian inflasi menjelang Nataru.

Dikemukakan Plh. Sekda Papua Tengah, Anwar Harun Damanik, S.STP., MM, rapat ini digelar dalam rangka mengendalikan harga Sembako di delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah.  

“Tim Pengendali Inflasi Daerah di Papua Tengah telah terbentuk berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Provinsi Papua Tengah Nomor 26 Tahun 2023, salah satu tugasnya yakni untuk mengendalikan harga khususnya menjelang natal dan tahun baru," kata Plh. Sekda Damanik.

Kata dia, bulan depan setiap umat Nasrani memasuki perayaan agama dan juga semua pihak akan merayakan tahun baru. Kebiasaan pasar pada bulan Desember selalu terjadi lonjakan harga barang yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

“Karena itu, kita ingin menjaga stabilitas harga atau inflasi dari Papua Tengah. Pemerintah daerah akan hadir untuk melakukan intervensi langsung terhadap harga bahan pokok barang, seperti beras, gula, telur, minyak goreng, daging dan bahan pokok lainnya, yang berpotensi mengalami kenaikan harga,” kata Damanik.

Dalam rapat bersama distributor dan stake holder, Pemerintah Provinsi Papua Tengah membahas dua poin. Membahas persiapan dan koordinasi dengan berbagai stakeholder dalam menghadapi tingginya permintaan dan potensi harga bahan-bahan pokok. Dan untuk mengoptimalkan kerja sama pemerintah, unsur keamanan dan stakeholder lainnya dalam rangka menjaga stabilitas harga dan kenaikan inflasi guna memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga terjangkau

Ditegaskan Plh. Sekda Damanik, Kabupaten Nabire selaku ibukota provinsi dan juga daerah penyangga harus mampu mengambil langkah-langkah tegas dalam mengambil kebijakan terhadap harga barang, apabila mengalami kenaikan. 

“Kalau memang harga diluar sana sudah naik dan tiba disini juga naik, kami sangat mengharapkan bahan komoditi itu wajib dilaporkan kepada kami, sehingga kita bisa mengambil langkah-langkah yang bijak dalam mengintervensi,” tuturnya. 

Anwar Damanik menjelaskan kebijakan pemerintah pusat dalam melakukan intervensi tidak harus menggelar pasar murah, melainkan dapat mengeluarkan anggaran dalam mengendalikan inflasi.

Ia berharap, aparat keamanan untuk membantu arus masuk barang khususnya ke daerah Dogiyai, Deiyai dan Paniai, yang bisa mendapat gangguan dari kelompok Masyarakat, seperti pemalangan. Pemerintah berharap pada Perayaan Natal dan Tahun baru tidak ada temuan harga barang mahal dan tidak bisa dijangkau masyarakat serta barang langkah atau ada uang tetapi masyarakat tidak bisa membeli. (PPN)


suroso  Kamis, 23 Nopember 2023 23:29
Setelah Pemilu 2024 Apakah Akan Banyak Caleg Yang Masuk Rumah Sakit Jiwa
Dunia oh dunia, mungkin itu yang banyak dibahas oleh banyak Guru dan Ustadz ketika mengisi materi baik pembelajaran dikelas ataupun ketika dimajelis. Dunia memang terkenal sangat hijau, kenapa dibilang sangat hijau? Dikarenakan dunia itu sangat nikmat dan sangat menggiurkan bagi para manusia yang mengejar kenikmatan dunia.
suroso  Kamis, 3 Agustus 2023 0:39
Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Masyarakat adat telah hidup pada wilayah adatnya masing masing sejak leluhur tanpa saling mengganggu, pada waktu lalu upaya upaya penguasaan kadang berakhir dengan konflik fisik, namun harus diakui juga terjadi juga migrasi dari satu wilayah adat ke wilayah adat lain, karena konflik dalam keluarga atau saat perang hongi.dll.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Populer

Pengumuman Hasil Tertulis Psikologi
suroso  Jumat, 1 Desember 2023 0:2
DPRD Deiyai Gelar Rapat Paripurna
suroso  Rabu, 29 Nopember 2023 0:28
Masalah Topo Damai, 2,3 M Tanda Selesai
suroso  Kamis, 14 Desember 2023 8:45
Bawaslu Gelar Deklarasi Kampanye Pemilu Damai
suroso  Jumat, 1 Desember 2023 0:46
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan