Home Nabire Pertanggungjawaban Perjalanan Dinas Dilakukan Secara Lumpsum

Pertanggungjawaban Perjalanan Dinas Dilakukan Secara Lumpsum

suroso  Selasa, 21 Nopember 2023 8:40 WIT
Pertanggungjawaban Perjalanan Dinas Dilakukan Secara Lumpsum

NABIRE – Untuk kelancaran penyelenggaraan pemerintahan daerah, terdapat penyesuaian pengaturan mengenai mekanisme pertanggung jawaban terutama pada pimpinan dan anggota DPRD. untuk pimpinan dan anggota DPRD pertanggung jawaban perjalanan dinas akan dilakukan secara lumpsum. Hal ini didasarkan pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2023 tentang perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2020 Tentang Standar Harga Satuan Regional.

Demikian sambutan Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos, MM, yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, SDM dan Pengembangan Otsus Papua Tengah, Ukkas, S.Sos, M.KP, pada kegiatan sosialisasi laporan pertanggungjawaban perjalanan dinas ASN dan perjalanan dinas secara lumpsum bagi pimpinan dan anggota Dewan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 53 Tahun 2023, di Hotel JDF Nabire, Jumat (17/11/23) pekan lalu.

Dikatakan, tugas dari Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Provinsi Papua Tengah maupun Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten sangatlah krusial. Yakni, membantu gubernur dan/atau bupati dalam menyelenggarakan administrasi kesekretariatan dan keuangan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi anggota Dewan. Dengan manajemen administrasi dan keuangan anggota Dewan yang matang, niscaya pelayanan para anggota Dewan akan maksimal.

Lanjutnya, di tahun 2024 nanti, melalui Pemilihan Umum Anggota Legislatif akan terpilih anggota Dewan baik di provinsi maupun di kabupaten. Pj Gubernur Ribka Haluk menghimbau kepada Sekretaris DPRP Provinsi Papua Tengah serta seluruh Sekretaris DPRD kabupaten se-Provinsi Papua Tengah beserta stafnya, dengan sedikit waktu yang ada agar mulai dari sekarang sudah menyiapkan hal-hal yang berhubungan dengan tugas dan fungsi DPRP provinsi dan DPRD kabupaten dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas anggota Dewan.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ibu Sekretaris DPRP beserta seluruh staf panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi ini. Kiranya sinergitas kerja antara pemerintah daerah dengan anggota Dewan nantinya dapat terwujud dengan baik. Saya berharap kepada seluruh peserta sosialisasi pada hari ini agar dapat serius dan aktif dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi. Sehingga penerapan peraturan presiden ini dapat diterapkan dengan baik,” ujarnya. (PPN)


suroso  Jumat, 14 Juni 2024 12:43
Upaya Kongkrit Menurunkan angka kesakitan akibat Malaria Menuju Eliminasi Malaria di Kabupaten Nabire 2030
Malaria merupakan penyakit menular yang berpotensi fatal dan banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis. Setidaknya 270 juta orang di seluruh dunia menderita malaria, dan lebih dari 2 miliar orang, atau 42% populasi dunia, berisiko terkena malaria. WHO mencatat antara satu hingga dua juta orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles.: Beberapa orang sering menderita penyakit malaria, dengan gejala khas berupa peningkatan suhu tubuh sementara disertai mual dan muntah. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang menunjukkan gejala khas. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2020) tentang kasus malaria di seluruh dunia. Pada tahun 2019, terdapat sekitar 229 juta kasus infeksi malaria di 87 negara endemis malaria, dibandingkan dengan 238 juta kasus pada tahun 2000.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan