Home Pemda Dogiyai Pemkab Dogiyai Komitmen Tanggulangi Stunting

Pemkab Dogiyai Komitmen Tanggulangi Stunting

suroso  Rabu, 1 Nopember 2023 7:5 WIT
Pemkab Dogiyai Komitmen Tanggulangi Stunting

DOGIYAI - Penanggulangan stunting perlu memiliki komitmen bersama yang harus dijalankan di Kabupaten Dogiyai. Hal ini dikatakan Pj. Bupati Dogiyai, Drs. Petrus Agapa, M.Si, dalam rapat koordinasi tim percepatan penurunan stunting tingkat Kabupaten Dogiyai aksi 4.  Telah ditetapkan dalam Peraturan Bupati nomor 17 tahun 2023 tentang percepatan penurunan dan pencegahan stunting terintegrasi.

Dikatakan pula, tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Dogiyai telah melakukan aksi 1 sampai dengan aksi 3. Dan pada kesempatan ini dilakukan aksi 4 yaitu sosialisasi Peraturan Bupati nomor 17 tahun 2023. Dengan harapan Peraturan Bupati ini bisa disebarluaskan sampai ke tingkat kampong. Sebagai upaya pencegahan stunting dgn pelayanan yang optimal.

Dijelaskan, stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis yang bisa menyebabkan antara lain anak terlalu pendek untuk seusianya, terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, dan gangguan metabolisme tubuh.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk memeprcepat penurunan stunting, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stuntung. Peraturan tersebut memberikan payung hukum bagi strategi nasional percepatan penurunan stuntung di Indonesia.

Penanganan stuntung secacra garis besar dilakukan melalui intervensi gisi spesifik dan intervensi gizi sensitif yang difokuskan pada 1000 haria pertama kehidupan.

Intervensi gizi spesifik adalah intervensi yang berhubungan dengan peningkatan gizi dan kesehatan, sementara intervensi sensitif adalah intervensi pendukung seperti penyediaan air bersih dan sanitasi.

Konvergensi program yang terkait dengan penurunan stunting menjadi kata kunci untuk memastikan program -program intervensi dapat dilaksanakan dan dimanfaatkan. (PPN)


suroso  Jumat, 14 Juni 2024 12:43
Upaya Kongkrit Menurunkan angka kesakitan akibat Malaria Menuju Eliminasi Malaria di Kabupaten Nabire 2030
Malaria merupakan penyakit menular yang berpotensi fatal dan banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis. Setidaknya 270 juta orang di seluruh dunia menderita malaria, dan lebih dari 2 miliar orang, atau 42% populasi dunia, berisiko terkena malaria. WHO mencatat antara satu hingga dua juta orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles.: Beberapa orang sering menderita penyakit malaria, dengan gejala khas berupa peningkatan suhu tubuh sementara disertai mual dan muntah. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang menunjukkan gejala khas. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2020) tentang kasus malaria di seluruh dunia. Pada tahun 2019, terdapat sekitar 229 juta kasus infeksi malaria di 87 negara endemis malaria, dibandingkan dengan 238 juta kasus pada tahun 2000.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan