Home Nabire Panitia Perkenalan IPM MEA Kota Studi Nabire Terbentuk

Panitia Perkenalan IPM MEA Kota Studi Nabire Terbentuk

suroso  Selasa, 30 Mei 2023 9:38 WIT
Panitia Perkenalan IPM MEA Kota Studi Nabire Terbentuk

NABIRE - Guna melahirkan pemimpin yang logis, kritis dan tekad Ikatan Pelajar Mahasiswa Megaikebo Dan Adauwo (IPM MEA) kota studi Nabire, kembali bentuk panitia penerimaan anggota baru dan seminr sehari angkatan ke 4 tahun ajaran 2023.

Rapat pembentukan panitia ini dilahirkan oleh pengurus IPM MEA baru periode 2023-2024 yang tetapkan, dipilih dan dilantik melalui Musyawarah Besar ke I IPM MEA kota studi Nabire tepat pada bulan April 2023 lalu guna mempersiapkan generasi Emas yang siap dipakai pada masa depan Papua pada umumnya dan khususnya di Kabupaten Dogiyai.

Dalam pertemuan ini, Senin (29/5/23) bertempat asrama MEA di Kalibobo putaran satu Nabire Papua Tengah, ada beberapa agenda yang dibahas. Diantaranya, agenda pertama pengajuan nama bakal calon dan pemilihan panitia, agenda kedua, serba-serbi sekaligus alas tikar.

Dalam pengajuan bakal calon panitia penerimaan ini ada tiga nama usulan yang akan Menjadi bakal calon, yang pertama, Yuliance Mote dan Olike Mote sedangkan Musa Boma menjadi usulan pertama pada pertemuan sebelumnya. Untuk tahap pemilihan ditiadakan hanya penetapan ketiga sesuai kemauan mereka melalui persetujuan semua anggota yang hadir di forum.

Kemudian yang ditetapkan menjadi ketua adalah, Yuliance Mote, Sekretaris Musa Boma dan Bendahara Olike Mote. Ada pun beberapa seksi yang dibentuk diantaranya, sie acara koordintor Ester Magai dan Loisa Magai, sie usaha dana koordintor Noak Mote dan Derek Mote, perlengkapan koordintor, Melikas Boma dan Frans U. Magai, S.Sos, konsumsi koordintor, Oktovina Boma,S.Sos dan Belandina Mote, dokumentasi koordintor, Gergorius Iyai dan Abed Madai, keamanan koordintor Steven Mote.

Badan pengurus IPM MEA Baru, Yuliten Pakage, mengatakan, panitia penerimaan ini belum lakukan pada tahun 2022 lalu dengan alasan tertentu sehingga kini bisa dibentuk kembali tahun 2023.

“Tahun lalu kami belum melakukan penerimaan dan perkenalan anggota baru serta seminr sehari karena seminr dari RPM Simapitowa cabang Nabire dan beberapa kegiatan lainnya kami anggota IPM MEA juga termasuk dalam kepanitian sehingga perkenalan IPM MEA tidak jadi. Namun sekarang bisa bentuk kembali pada tahun 2023,” ujar ketua pengurus sebelum melanjutkan agenda pemilihan panitia. 

Lanjut dia, kegiatan yang akan dilaksanakan ini tidak hanya kepanitian saja yang akan dilakukan dalam artian semua pekerjaan yang bisa dilakukan adalah panitia namun semua anggota akan kerja sama berdasarkan kegiatan kita punya kegiatan dan kerja juga untuk kita dengan tujuan hanya satu yaitu proses pembentukan karakter yang baik, pungkasnya Ketua badan pengurus.

Ketua Panitia, Yuliance Mote berterima kasih yang mana telah dipercaya kan sebagai Ketua dan dia berharap kegiatannya akan lancar dan sukses sesuai harapan kita bersama “ Yang pertama banyak terimakasih yang mana telah diberikan kepercayaan yang luar biasa” ujar Yuliance setelah ditetapkan menjadi Ketua Panitia 

“Menurut saya, amanah ini merupakan suatu kerhormatan   bagi saya namun dalam proses kegiatannya saya butuh campur tangan atau kerja sama dari semua anggota IPM MEA baik senioritas, Intelektual, maupun orang tua asal Megaikebo Dan Adauwo yang berdomisili kota Nabire sebab suatu pekerjaan besar seorang diri tidak bisa selesaikan oleh saya sendiri,” harap Ketua Panitia kepada semua pihak asal Megaikebo Dan Adauwo. (Musa Kedeikoto/PPN)

 

suroso  Jumat, 14 Juni 2024 12:43
Upaya Kongkrit Menurunkan angka kesakitan akibat Malaria Menuju Eliminasi Malaria di Kabupaten Nabire 2030
Malaria merupakan penyakit menular yang berpotensi fatal dan banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis. Setidaknya 270 juta orang di seluruh dunia menderita malaria, dan lebih dari 2 miliar orang, atau 42% populasi dunia, berisiko terkena malaria. WHO mencatat antara satu hingga dua juta orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles.: Beberapa orang sering menderita penyakit malaria, dengan gejala khas berupa peningkatan suhu tubuh sementara disertai mual dan muntah. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang menunjukkan gejala khas. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2020) tentang kasus malaria di seluruh dunia. Pada tahun 2019, terdapat sekitar 229 juta kasus infeksi malaria di 87 negara endemis malaria, dibandingkan dengan 238 juta kasus pada tahun 2000.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan