Home Papua Tengah Sambut Hari Kartini, PKK Paniai Gelar Lomba Masak Khas Papua “Barapen”

Sambut Hari Kartini, PKK Paniai Gelar Lomba Masak Khas Papua “Barapen”

suroso  Senin, 3 April 2023 9:15 WIT
Sambut Hari Kartini, PKK Paniai Gelar Lomba Masak Khas Papua “Barapen”

PANIAI – Pemerintah Kabupaten Paniai melalui pengurus PKK Kabupaten Paniai menggelar kegiatan dalam rangka menunjunjung nilai–nilai budaya, khususnya nilai budaya masakan makanan secara tradisional ‘barapen’ khas Papua gunung di Tanah Papua.  Dalam rangka mengangkat dan mempertahankan nilai-nilai budaya, khususnya dalam masakan khas Papua gunung, PKK Kabupaten Paniai, menyelenggarakan lomba masak makanan secara khas Papua, ‘barapen’ bagi ibu-ibu se-Kabupaten Paniai, melalui kepengurusan PKK dari PKK tingkat desa hingga tingkat kabupaten. Lomba masak ‘barapen’ digelar Rabu (29/3/23) di halaman Kantor Bupati Paniai di Madi. 

Dalam lomba barapen, diikuti beberapa peserta lomba yang terdiri dari beberapa kelompok masak, perwakilan PKK dari kabupaten, distrik dan desa/kampung, se-Kabupaten Paniai.

Lomba masak barapen merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang diselenggarakan PKK Kabupaten Paniai, dalam rangka memeriahkan HUT Kartini, 21 April tahun 2023 mendatang.

Para peserta lomba masak barapen, bahan makan dipersiapkan oleh para peserta lomba. Namun ada beberapa bahan barapen yang dipersiapkan juga dari panitia penyelenggara lomba.  

Bagi peserta lomba yang menang, panitia telah dipersiapkan hadiahnya. Hadiah akan diberikan pada tanggal 21 April 2023 mendatang, dalam puncak acara perayaan Hari Kartini.

Lombah masak barapen ini pertama kali diadakan PKK Kabupaten Paniai. Tidak pernah diadakan lomba barapen dari beberapa kabupaten di Tanah Papua. Sehingga banyak orang dari kabupaten lain, memberikan apresiasi, atas penyelenggaran lomba masak barapen. 

Bakar batu ‘barapan’ makanan adalah salah satu cara masak makanan secara tradisional masyarakat Papua, daratan pegunungan Papua. 

Bakar batu juga adalah masak khas Papua yang telah lama dari nenek moyang orang Papua sepanjang pengunungan Tanah Papua.  Sehingga masak makanan khas Papua gunung ini, bukan hal baru, untuk masak makanan, dalam jumlah yang banyak secara tradisional yang disebut barapen, masih tetap eksis dipertahanakan dan tidak akan hilang, dalam kehidupan masyarakat Papua pegunungan di Tanah Papua.  

Orang Papua khususnya Suku Dani, Suku Moni, Suku Mee dan beberapa suku dari pegunungan Papua, ketika ada acara pesta–pesta besar, pesta adat, selalu bakar batu untuk barapen makanan.

Dalam masak bakar batu untuk barapen makanan, kebanyakan yang sibuk bungkus barapen kebanyakan laki-laki, perempuan hanya bantu laki-laki dalam kesibukan bungkus barapen makanan. (hbb)   

     

suroso  Jumat, 14 Juni 2024 12:43
Upaya Kongkrit Menurunkan angka kesakitan akibat Malaria Menuju Eliminasi Malaria di Kabupaten Nabire 2030
Malaria merupakan penyakit menular yang berpotensi fatal dan banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis. Setidaknya 270 juta orang di seluruh dunia menderita malaria, dan lebih dari 2 miliar orang, atau 42% populasi dunia, berisiko terkena malaria. WHO mencatat antara satu hingga dua juta orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles.: Beberapa orang sering menderita penyakit malaria, dengan gejala khas berupa peningkatan suhu tubuh sementara disertai mual dan muntah. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang menunjukkan gejala khas. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2020) tentang kasus malaria di seluruh dunia. Pada tahun 2019, terdapat sekitar 229 juta kasus infeksi malaria di 87 negara endemis malaria, dibandingkan dengan 238 juta kasus pada tahun 2000.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan