Home Papua Tengah TPKL-KP Mahasiswa Paniai Se-Indonesia Kembali Bersihan Lingkungan dan Seminar

TPKL-KP Mahasiswa Paniai Se-Indonesia Kembali Bersihan Lingkungan dan Seminar

suroso  Jumat, 6 Januari 2023 3:19 WIT
TPKL-KP Mahasiswa Paniai Se-Indonesia Kembali Bersihan Lingkungan dan Seminar

PANIAI - Tim Peduli Lingkungan Kabupaten Paniai (TPKL-KP) mahasiswa se-Indonesia melakukan aksi pembersihan lingkungan mulai dari Pelabuhan Ibumomaida sampai pasar dalam dan seminar dengan topik "Pengaruh Lingkungan Terhadap Manusia" Pemateri Senior (Jimmy Kogopa). Kegiatan digelar di Kota Enarotali dan Aula Paroki St Yusuf Enarotali, pada tanggal 3 dan 4 Januari 2023 di Enarotali, Paniai. Kegiatan dengan tema umum "Masyarakat dan Alam Paniai Membutuhkan Perhatian Dari Pemerintahan."

Dalam kedua kegiatan, Nando Boma, selaku Ketua TPL-KP mahasiswa Paniai se-Indonesia, mengatakan, mahasiswa/i Paniai se-Indonesia melakukan aksi pembersihan lingkungan dan seminar adalah yang kedua kalinya. Yang pertama dilakukan pada tahun 2022 dan statementnya sampai kini pemerintah Paniai belum perhatikan maka tahun ini pihaknya datang untuk kembali kroscek agar Pemda Paniai harus ditindaklanjuti bukan diabaikan dan diperlihatkan seperti yang buang sampah dengan sembarang tempat, padahal itu yang harus diprioritaskan. 

Sambung Boma, pemerintah diharapkan tidak tutup mata dengan kebijakannya hanya segelintir orang. Tetapi pentingnya ada kebijakan Pemda yang sesuai dengan keinginan masyarakat Paniai. 

“Hanya segelintir orang itu, kami mahasiswa/i Paniai se-Indonesia dianggap bahwa menindas dan memarginalisasi masyarakatnya sendiri yang sebagai pelaku pemerintahan yang sebenarnya,” bebernya.

Tambahnya, pihaknya sebagai mahasiswa menuntut supaya pemerintah daerah Paniai harus adil dan jujur di publik sesuai dengan apa yang menjadi hak dan kewajiban bagi masyarakat yang harus diperhatikan dari Pemda Paniai. 

“Dan kami lakukan ini bukan bantu Pemda Paniai, melainkan Pemda sadar dan jujur secara terbuka dalam kebijakan pemerintah Paniai terhadap masyarakatnya,” bebernya Nando Boma.

Sekertaris TPL-KP mahasiswa Paniai se-Indonesia, 

Mesak Mote, mengatakan, pemerintah maupun masyarakat pentingnya ada rasa cinta terhadap lingkungan hidup sebagai sumber mempertahankan nafas kehidupan. Sebab itu adalah sesuatu yang tetap dijaga dan dirawat oleh manusia sesuai kehendak Tuhan terhadap alam dan manusianya. 

“Kami lakukan seminar dengan topik "Pengaruh Lingkungan Terhadap Manusia" supaya pemerintah sadar perhatikan membuat masyarakat dapat menyadari dari apa yang menjadi pengaruh lingkungan terhadap manusia. Dan Pemda Paniai harus juga buat tempat penampungan sampah di titik-titik menumpuk sampah organik maupun non-organik disekitar Kota Enarotali,” ujar Mesak Mote.

Masyarakat juga diharapkan tidak buang sampah di sembarang tempat. Tetapi mulai dari kepribadian kita masing-masing supaya lingkungan hidup kita tetap bersih dan kita semua ikut senang. (PPN/Hendrikus Gobai)


suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan