Home Pemda Dogiyai Pemkab Dogiyai Gelar RPJMD 2017-2022

Pemkab Dogiyai Gelar RPJMD 2017-2022

suroso  Jumat, 24 Juni 2022 8:23 WIT
Pemkab Dogiyai Gelar RPJMD 2017-2022

DOGIYAI - Evaluasi akhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ini secara resmi dibuka Bupati Dogiyai yang diwakili Asisten III Setda Dogiyai, Basri, di Aula Hotel Mahavira Nabire, Kamis (23/6/22).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Dogiyai, Yakobus Dogomo yang juga memimpin dan melaksanakan penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi kewenangan Bappeda Dogiyai ini menjelaskan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan evaluasi akhir RPJMD Kabupaten Dogiyai tahun 2017-2022.

"Kegiatan yang kami lakukan ini, evaluasi akhir RPJMD Kabupaten Dogiyai tahun 2017-2022, evaluasi ini harusnya dilakukan 2 kali, yakni di pertegahan dan juga akhir, jadi pertegahan itu harusnya tahun 2020 lalu, tapi kami tidak lakukan karena kondisi Corona (Covid-19)," jelasnya.

Akhirnya pihaknya hanya melakukan evaluasi akhir realisasi seluruh target dan juga indikator yang sudah ditetapkan di dalam RPJMD Kabupaten Dogiyai tahun 2017-2022 dibawah kepemimpinan Bupati Yakobus Dumupa, S,IP M.IP dan Oskar Makai, SH, MT.

Dalam kesempatan itu, kata dia, seluruh program yang sudah tertuang di dalam RPJMD dilakukan oleh 41 OPD. Maka pihaknya telah menghadirkan semua OPD untuk melakukan evaluasi. 

"Program-program yang sudah ditetapkan di dalam RPJMD ini dilakukan oleh OPD. Jadi hari ini kami mengundang semua OPD hadir, untuk masing-masing OPD melakukan evaluasi. Sejauh mana target-target yang mereka sudah capai dari program-program yang sudah ditetapkan selama 5 tahun, apakah dari program-program itu berhasil atau gagal, bila gagal, berarti kendala-kendala apa yang dialami, kendala-kendala itu akan menjadi catatan atau rekomendasi untuk diperbaiki dan dilanjutkan. Kemudian program-program yang kita rasa itu sudah berhasil, nanti kita akan pertahankan dan juga nanti kita kembangkan," ujarnya.

Dirinya berharap, selama kegiatan evaluasi berlangsung tidak saling salahkan antar OPD.

"Sehingga di dalam evaluasi RPMJD ini tidak bermaksud untuk saling mempersalahkan antara OPD dan OPD. Tetapi itu sebagai bahan evaluasi supaya kedepan dalam membuat rencana untuk pembangunan Kabupaten Dogiyai ini," pinta Dogomo.

Selain itu, kepala-kepala OPD dan Kasubag Program sudah tahu program seperti apa yang harus dibuat. Program yang menyentuh langsung ke masyarakat dan indikator-indikator capaian programnya, itu mudah dapat dicapai. Jika sudah tahu target akhir, berarti program yang dibuat itu tidak terlalu idealis, tidak terlalu tinggi-tinggi. Tetapi mereka membuat program yang bisa langsung menjawab kebutuhan masyarakat dan mudah dicapai selama 5 tahun kepemimpinan bupati dan wakil bupati. 

“Sehingga disini lain sebagai evaluasi program kegiatan yang kami sudah tetapkan didalam RPJMD mendukung Visi misi dan juga program kerja,” ujarnya.

Lanjutnya, evaluasi ini juga sarana pembelajaran bagi semua OPD. Sehingga kedepan OPD bisa paham tentang menyusun dokumen perencanaan dan target-target yang bisa dicapai. 

Mengingat banyaknya OPD, dan juga program yang ada di dalam RPJMD, kegiatan tersebut telah direncanakan selama 2 hari, hari ini dan besok 24 Juni 2022.

Dirinya mengaku, Program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tersebut ada 107 program yang ada di 41 OPD.

"Dalam program RPJMD ini ada 107 program mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati Dumupa-Makai, dari 107 program ini tersebar di 41 OPD, jadi ini tahap awal kami lakukan," tutup Dogomo. (PPN/Aleks Waine)


suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan