Home Berita Pilkada Setelah PSU, Masih Ada 3 TPS Pemilihan Ulang Lagi

Setelah PSU, Masih Ada 3 TPS Pemilihan Ulang Lagi

suroso  Senin, 2 Agustus 2021 6:44 WIT
Setelah PSU, Masih Ada 3 TPS Pemilihan Ulang Lagi

NABIRE – Setelah TPS 25 Siriwini dan TPS 16 Karang Mulia dilakukan pemilihan ulang beberapa hari lalu, giliran TPS 3 Karang Mulia akan dilakukan hal yang sama pada Senin (2/8/21) hari ini. Pihak KPU Nabire diinformasikan tengah mempersiapkan perlengkapan untuk melaksanakan pemungutan suara ulang di TPS 3 Karang Mulia besok.

Pemungutan suara ulang di TPS 3 Karang Mulia ini didasarkan pada Surat Bawaslu Nabire nomor 100/HK.00.02/K.Kab.Pa-17/07/2021 tertanggal 30 Juli 2021 perihal penelitian dan pemeriksaan PSU di TPS 3 Karang Mulia (rekomendasi pemungutan suara ulang).

Surat yang dialamatkan ke Ketua KPU Nabire ini menyebutkan, pada Rabu (28/7/21) di TPS 3 Karang Mulia, Distrik Nabire, terjadi kejadian pada saat penghitungan surat suara dari dalam kotak suara ditemukan adanya lipatan surat suara lebih dalam satu lipatan surat suara. Hal ini dibuktikan dengan para saksi masing-masing, Yulianus Nokuwo, S.Sos, Yermias Pekei, Sebastianus Agapa bersama anggota KPPS TPS 3. Dengan alat bukti berupa Form A Pengawasan, catatan kejadian khusus saksi di TPS, serta bukti foto/video.

Terhadap hak kejadian tersebut, Bawaslu Nabire telah melakukan pleno dan memutuskan agar pada TPS 3 Karang Mulia dilakukan PSU sesuai dengan ketentuan pasal 12 UU nomor 10 tahun 2016 ayat (1) dan ayat (2).

Sementara itu, Panitia Pengawas Pilkada Distrik Nabire, melayangkan surat rekomendasi kepada PPD Distrik Nabire, untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang di TPS 25 Kelurahan Siriwini dan TPS 16 Kelurahan Karang Mulia Nabire.

Rekomendasi tersebut didasarkan atas terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh Ketua dan Anggota KPPS TPS 25 Siriwini dan Ketua dan Anggota KPPS TPS 16 Karang Mulia.

Dimana pada Rabu (28/7/21) pada saat proses pemungutan suara di TPS 25 Kelurahan Siriwini dan TPS 16 Kelurahan Karang Mulia, terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh ketua dan anggota KPPS TPS 25 Kelurahan Siriwini. Ketua dan anggota KPPS melakukan pencoblosan surat suara sisa sebanyak 4 lembar surat suara. Sehingga terjadi kecurangan yang menguntungkan pasangan calon nomor urut tertentu. 

Sementara di TPS 16 Kelurahan Karang Mulia, ketua dan anggota KPPS membagikan surat suara sisa untuk dilakukan pencoblosan oleh ketua dan anggota KPPS 16 Karang Mulia serta 3 orang saksi pasangan calon. Untuk itu perlu dilakukan pemungutan suara ulang di TPS 25 Kelurahan Siriwini dan TPS 16 Kelurahan Karanag Mulia. 

Hal tesrebut dibuktikan dengan keterangan saksi masing-masing, Pitdor Matatula, George Fonataba, Mikhael Mofu (PTPS 25 Siriwini), Anselmus Adi (PTPS 16 Karang Mulia). Dengan alat bukati catatan kejadian khusus oleh Pengawas Distrik Nabire berupa Formulir A, serta bukti foto dan video. (ros)

suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Populer

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53
DPRD Dogiyai Tunda Undang Eksekutif
suroso  Selasa, 5 April 2022 19:9
Plt. Sekda Pimpin Apel Pagi Di Satpol PP
suroso  Jumat, 1 April 2022 0:6
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan