Home Nabire MK Diminta Segera Putuskan Sengketa Pilkada Nabire

MK Diminta Segera Putuskan Sengketa Pilkada Nabire

suroso  Selasa, 21 September 2021 5:51 WIT
MK Diminta Segera Putuskan Sengketa Pilkada Nabire

NABIRE – Masyarakat Kabupaten Nabire dari massa pendukung pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 02, Mesak Magai-Ismail Djamaludin melakukan aksi demo di halaman Kantor Bupati Nabire, Senin (20/09/21) siang. Sebelum melakukan orasi, massa yang berkumpul sekitar pukul 11.00 WIT itu mengadakan doa bersama.

Mereka meminta agar Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) memutuskan sengketa perkara hasil pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Nabire tanggal 28 Juli 2021 silam.

“Ini agar sesuai dengan Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK) Nomor 8 Tahun 2020 tentang perubahan atas PMK nomor 7 Tahun 2020 tentang tahapan kegiatan dan jadwal penanganan perkara perselisihan hasil pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota,” ujar koordinator aksi, Piter Worabai, usai melakukan aksi, Senin (20/19/21).

Menurut Piter Worabay, masyarakat Nabire menilai hasil pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Nabire tanggal 28 Juli 2021 adalah murni suara masyarakat Nabire. Yang diperoleh tanpa paksaan dari pihak mana pun serta telah dilaksanakan dengan baik, tanpa ada masalah dan pelanggaran. 

Sehingga masyarakat Nabire yang telah memberikan dukungan kepada Paslon nomor urut 02, telah memenangkan pencoblosan pada tanggal 9 Desember 2020 dan 28 Juli 2021. Sehingga masyarakat Nabire saat ini, kata dia, sedang menunggu pemimpinnya untuk melayani masrakatnya untuk menata ulang menjalankan pemerintahan.

“Maka kami meminta MK segera memutuskan sengketa hasil PSU Pilkada Kabupaten Nabire sesuai PMK Nomor 6 Tahun 2020 tentang tata beracara dalam perkara perselisihan hasil pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota di mana hasil perolehan suara Paslon Nomor urut 2 Mesak Magai – Ismail Djamaluddin mencapai 11 persen dan telah melampaui ambang batas selisih suara 2 persen antara Paslon,” kata Worabay.

Di depan massa Piter Worabay mengatakan, pihaknya sudah lima kali menang hak politik sebagai warga Nabire, yang ber-KTP Nabire, dalam memberikan dukungan terhadap Mesak Magai dan Ismail Djamaluddin. 

“Kita sekarang datang ke sini kita mau bicara disini dan mau berdoa disini supaya orang di MK disana tahu. Nanti akan disiarkan langsung, nanti di MK ada perwakilan kita yang akan bicara dengan hakim di sana. Maukah mereka kondisi Nabire nantinya sama dengan Yalimo ? Apa yang di Jakarta bikin itu berdampak sekali di Papua khususnya di Nabire ini,” paparnya. 

Lanjut Piter, kita sebagai warga masyarakat yang sudah memberikan hak politik tidak mau di Nabire ini terjadi sebuah konflik besar. 

“Dan itu akan terjadi jika MK menyatakan keputusan yang terbalik dari yang rakyat putuskan tanggal 28. Jika bapak-bapak, hari ini saya katakan kalau keputusan itu tidak memenangkan Mesak Magai itu pasti merah. Karena itu kami perlu berkumpul di sini karena kami tahu, kami baca dengan khidmat kami ada sesuatu yang terjadi di Kantor MK,” ujarnya. 

Kata Piter, ada kekuatan paranormal yang digunakan untuk mempengaruhi keputusan para hakim. Karena itu pihaknya mendatangi kantor bupati untuk berdoa dari kantor ini kantor pusat pemerintahan yang menentukan rakyat punya nasib. 

Ketua Aliansi Masyarakat Pesisir Kabupaten Nabire, Hendrik Andoi mengatakan, dua kali pemungutan suara telah dimenangkan oleh Paslon nomor urut 02. Itu merupakan bukti dukungan masyarakat akar rumput yang menginginkan perubahan kepemimpinan demi perubahan Kabupaten Nabire.

“Saat ini rakyat Nabire sangat membutuhkan pemimpin yang definitif, karena kabupaten lain hari ini mereka menikmati pembangunan, ekonomi, pemerintahan yang aman baik dan kesejahteraan,” ujar Andoi. (ist)

Polling has no value
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
*) Oleh Agustinus KegiyePada Jumat 3 September 2021, saya bersama 24 Guru sempat berdialog tentang Dogiyai Bahagia. Diskusi kami tentang mak

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Suara dari Kedalaman Jiwa
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Intan Jaya Masuk Level 2 Penerapan PPKM
suroso  Rabu, 11 Agustus 2021 22:17
Menangi PSU, Ini Pesan Mesak Magai
suroso  Senin, 2 Agustus 2021 15:10
Jika Tak Ada Gugatan, KPU Tetapkan Paslon Terpilih
suroso  Selasa, 3 Agustus 2021 21:31
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan