Kadinkes Pasang Capping Day Pada 108 Murid SMK Kesehatan Anigou

AddThis Social Bookmark Button

NABIRE - Bertempat di aula pertemuan SMK Kesehatan Anigou Nabire, Rabu (11/9), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire, Yulian Agapa secara simbolis memasang capping day pada 108 murid kelas I angkatan IV tahun pelajaran 2013/2014. Pemasangan capping day langsung didampingi Ketua Yayasan Arminiah Nabire, Yosafat Nawipa, S.Pd, Kepala SMK Kesehatan Anigou Nabire, Blasius Jemahut, S.Pd dan juga disaksikan sejumlah orang tua murid.


Dalam arahanya Kadinkes Nabire mengatakan, pemasangan capping day sudah merupakan salah satu kegiatan yang harus dilaksanakan institusi pendidikan dalam hal ini sekolah kejuruan sebagai salah satu wujud yang berbeda dengan profesi yang lain. Dan ini digunakan sepanjang tercatat sebagai siswa dan siswi SMK Kesehatan Anigou. Perlengkapan ini digunakan saat belajar, praktek teori di laboratorium, rumah Sakit dan juga di Puskesmas.
“Sekolah ini adalah sekolah kejuruan atau profesi dalam mengelola pendidikan.  Sehingga diharapkan lebih banyak kegiatan praktek agar anak lebih mengenal alat-alat medis. Karena diharapkan setelah pemasangan capping day atau cap ini cepat atau lambat anak-anak sudah harus turun ke lapangan dan melakukan kegiatan praktek. Dan hal yang harus diperhatikan, ada anak-anak Papua yang tidak memiliki bakat membaca, tetapi kalau suruh praktek mereka lebih lincah atau lancar dan cepat paham,” tuturnya.
Kepada orang tua murid diharapkan dapat mendukung lembaga pendidikan ini. Karena lembaga ini milik yayasan, maka maju mundurnya lembaga pendidikan ini tergantung dari datangnya dukungan orang tua murid. Karena sekolah ini juga memiliki rata-rata guru atau tenaga pengajar honorer yang tentuhnya kurang ada perhatian dari pemerintah soal dana untuk gaji para guru maupun operasional sekolah.
Sementara itu, Kepala SMK Kesehatan Anigou Nabire, Blasius Jemahut, S.Pd dalam arahannya juga menambahkan, jumlah siswa–siswi kelas satu angkatan IV Jurusan Keperawatan ada 108 orang yang mengikuti kegiatan pemasangan capping day, namun saat ini ada 8 orang yang absen.
Sedangkan untuk pemasangan capping day ini yang ketiga bagi Jurusan Keperawatan sepanjang hadirnya SMK Kesehatan Anigou Nabire. Dan secara keseluruhan di Provinsi Papua ada 5 sekolah kesehatan. Ada pesan dari Dikmenjur bahwa kita jangan asal buka sekolah, tetapi harus ada study kelayakan dan harus pula ada ijin resmi.
Dan kepada anak-anak yang pada saat ini mengikuti pemasangan capping day, harus tahu bahwa baju putih-putih yang digunakan itu melambangkan kesucian hati dan pikiran dalam memberikan pelayanan. Sedangkan lilin yang digunakan itu sebagai terang untuk bisa kita melangkah dan menolong sesama. (des)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat
Sabtu, 25 Juni 2016
Oleh : Ernest Pugiye MESKIPUN kesejahteraan rakyat merupakan dambaan dan harapan bersama, termasuk harapan dan cita-cita semua rakyat di Papua, kesejahteraan rakyat dari berbagai aspek masih tetap memprihatinkan. Keprihatinan mendasar ini dapat...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
4144557
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu Kemarin
Bulan ini
Bulan Kemarin
Semua
2288
7856
10144
3261257
194483
153996
4144557

IP: 54.166.167.216
Server Time: 2016-06-27 11:17:53
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2