Home - Kabar Dari Papua Tengah - Dogiyai - Pemilukada Dogiyai Polemik, Warga Dimintai Tetap Tenang Sampai Persoalan Hukum Tuntas
Pemilukada Dogiyai Polemik, Warga Dimintai Tetap Tenang Sampai Persoalan Hukum Tuntas PDF
Kamis, 09 Februari 2012 08:31
NABIRE – Pemilukada Kabupaten Dogiyai telah dilaksanakan awal bulan kemarin.  Namun hingga detik ini masih jadi polemik dan masih dalam proses hukum di Mahkamah Konstitusi. Untuk itu seperti terang salah satu tokoh masyarakat Dogiyai, Gabriel Goo, warga dihimbau tetap tenang dan tidak terprovokasi sampai persoalan tersebut tuntas.
Dikatakan Gabriel dalam siaran persnya, Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai telah dilaksanakan secara demokratis. Namun akhir-akhir ini terdengar informasi yang kurang menguntungkan dan mengenakkan bagi masyarakat Dogiyai.
“Saya katakan tidak menguntungkan ini, karena hasil dan proses Pemilukada Dogiyai tersebut masih jadi polemik di tingkat MK. Kita tidak mengetahui pasti apakah hasil akhirnya nanti. Apakah diulang atau tidak, kita juga tidak tahu. Tetapi yang jelas menurut saya Pemilukada yang dilaksanakan kemarin telah dituntaskan oleh rakyat secara demokratis,” tegasnya.
Menurut pengamatannya, saat ini di tengah-tengah masyarakat banyak isu-isu yang tidak benar dan secara fiskologi politik banyak lahir kaum intelek asal Dogiyai yang lupa diri sebagai orang Dogiyai. “Disana-sini orang bicara ini itu, yang tidak jelas bahkan ini bisa menjadi profokasi masyarakat,” katanya.
Selain itu, yang sangat unik juga dan mungkin mengherankan bagi masyarakat soal adanya SK pembatalan dari KPU Provinsi atau dari pusat katanya. Kalau memang hal itu benar, mengapa sebelum dilaksanakan Pemilukada tidak dikeluarkan SK dan hal ini apa masuk akal atau tidak.
“Bagi saya, kurang yakin. Apakah SK tersebut palsu atau surat kaleng atau benar,” katanya.
Namun, kata dia, soal ini ada masyarakat yang gempar-gemburkan di tengah-tengah masyarakat. Dirinya juga binggung, kalau sudah begini dimana jati diri dan mau dibawa kemana masyarakat nantinya.
Untuk itu, diakhir komentarnya dirinya mengharapkan kepada semua komponen masyarakat Kabupaten Dogiyai untuk tetap tenang dan menyerahkan semua kepada Tuhan. Apa yang terjadi dan hasilnya nanti kita serahkan ke Yang Maha Kuasa.  Yang jelas, masyarakat Dogiyai telah menyalurkan hak politiknya, siapa pun nanti jadi pemimpin kita harus berlapang dada sesuai amanat masyarakat yang diletakkan awal ‘esok hari cerah atau Awetako Aweida Nago’ dapat terwujud nantinya.(wan)
 

Add comment


Security code
Refresh

Banner

Opini

Pansus Kepegawaian Untuk Siapa ?
Senin, 17 Oktober 2011
*Oleh : Nelles Dogomo Pada tanggal 20 September 2011 melalui sidang rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire mengesahkan setidaknya tiga surat keputusan tentang Panitia... Selengkapnya...

Artikel

Integritas Seorang Pemimpin
Kamis, 24 Maret 2011
Oleh : Topilus B.Tebai Integritas secara sederhana dapat diartikan sebagai kesatuan pikiran, ucapan dan tindakan.Berdasarkan ini, patutlah kita sebagai masyarakat mempertanyakan integritas para... Selengkapnya...

Berita Terpopuler

2379
Penderitaan Pendidikan di Pedalaman Papua
Oleh: Elias Bidaugi Pigome SABTU (19/3/2011), seorang...
2103
2043
Satlantas Polres Nabire Gelar Lomba Pidato Tertib Lalin
NABIRE – Kepolisian Resor (Polres) Nabire...
1889
PORPI Bukan Organisasi Politik, Porpi Adalah Ormas
NABIRE - Persatuan Olahraga Pernafasan Indonesia...
1859
Imunisasi dan Gizi, Pagar Selamatkan Generasi Papua
NABIRE - Ancaman kepunahan bagi generasi...
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1104
mod_vvisit_counterKemarin984
mod_vvisit_counterMinggu ini14148
mod_vvisit_counterMinggu kemarin18681
mod_vvisit_counterBulan ini42866
mod_vvisit_counterBulan kemarin52732
mod_vvisit_counterSemua297795

We have: 13 guests online
IP Anda: 38.107.179.232
 , 
Sekarang: May 19, 2012
Copyright © 2010 PapuaposNabire
PapuaposNabire Jl. Cendrawasih Kota Lama - Nabire Tlp/Fax : 0968 21892