| PORPI Bukan Organisasi Politik, Porpi Adalah Ormas |
|
| Selasa, 22 Maret 2011 07:20 |
|
NABIRE - Persatuan Olahraga Pernafasan Indonesia (PORPI) bukan merupakan orgasisasi politik, PORPI adalah Ormas atau organisasi sosial kemasyaraatan yang bergerak dibidang olahraga senam. PORPI merupakan milik masyarakat, bangsa dan Negara Republik Indonesia.
Hal demikian diungkapkan Ketua DPC PORPI Kabupaten Nabire, Yubelina Erari Rumbrawer, Senin (21/3) dalam acara resepsi HUT PORPI ke-1 Kabupaten Nabire di Guest House. Dinyatakannya, PORPI harus memiliki orang-orang yang bekerja secara social,jujur dan setia untuk kepentingan bersama bukan untuk kepentingan diri sendiri. “PORPI hanya bertujuan untuk menyehatkan masyarakat sehingga hendaknya olahraga senam dapat dikembangkan menjadi olahraga missal yang menganut prinsip 5 M yakni massal, murah, meriah, menarik dan manfaat,” tuturnya. Menurutnya, paket latihan dan senam PORPI dirancang sedemikian rupa sehingga unsur relaksasi dan unsur peregangan, unsur erobik serta unsur hiburan dapat terwakili sehingga ketika bersenam akan terasa bugar dan nyaman. “Otot-otot kita yang member suasana bahagia diri setiap pesenam,” ujarnya. Terangnya, manfaat dari senam antara lain peningkatan taraf kesegaran jasmani dan rohani sehingga hidup terasa nyaman dan produktif, peningkatan taraf kesehatan dan menurunnnya tingkat gangguan serta berkurangnya biaya pengobatan, dapat membuat orang tetap semangat dan awae muda,terhindar dari stress karea berbagai beban, baik di kantor, sekolah maupun dalam rumah tangga. Dikatakannya, olahraga senam khususnya senam pernafasan saat ini sudah menjadi gaya hidup masyarakat bukan hanya masyarakat di kota besar tetapi juga telah sampai pada daerah pelosok di seluruh Indonesia. “Kondisi seperti ini tentu sangat menggembirakan dan mencerminkan semakin besarnya minat dan kesadaran masyarakat akan pentingnya olahraga senam untuk menjaga dan memelihara kesehatan,” ujarnya. Diterangkan Yubelina Erari bahwa pada sekitar tahun 1981-1985 dilakukan kegiatan Chikung Klub yang berlatih senam dipelataran lapangan Monas Jakarta yang dipelopori oleh Norman Wijoyo dan beberapa orang mempelajari senam pernafasan sehingga penyajian paket senamnya pun masih sangat tradisionl.Pada tanggal 15 Oktober 1986 PORPI dengan resmi lahir di Indonesia dan dimotori oleh Ibu Ani Widya Pranata, Ibu Chandra Herawati Wijaya, Norman Wijaya dan Irsan Hidayat. Kelahiran PORPI ini ditandai dengan disahkannya AD/ART PORPI tanggal 7 November 1986 dengan akte notaries Moh.Ali tambahan berita Negara RI tanggal 9 Desember 1986 nomor 98.
Sejarah PORPI Kabupaten Nabire Sementara itu sejarah berdiriya PORPI di Kabupaten Nabire bahwa sejak kepemimpinan Bupati Paniai Sukiyo, senam pernafasan sudah dikenal diwilayah Nabire dan yang menjadi pelopor senam pernafasan pada waktu itu sekaligus menjadi tenaga pengajar (Instruktur) adalah Alm.AMS.Hadi Sudarmo dan Ibu Marselia Sutiya. Menurut sejarah singkat yang dibacakan Levi Nuwari, bahwa keduanyamengajar tanpa menuntut imbalan pada siapapun karena hal itu merupakan talenta dan ilmu yang harus dibagikan kepada siapa saja yang ingin medapatkannya. Jerih payah mereka tidak sia-sia karena berhasil membangun sbuah generasi penerus yaitu Ibu Yubelina Erari Rumbrawer. Seiring dengan berjalannya waktu higga gempa meluluhlantahkan Nabire, kegiatan senam sempat terhenti selama 6 bulan dan setelah itu kembali digiatkan 1 minggu 3 kali, mulai jam 3 sore di halaman Bupati Nabire. PORPI di Nabire mulai menuai keberhasilan dinataranya mengadakan latihan senam Indonesia Jaya untuk masyarakat Kabupaten Nabire dan sekaligus dilombakan dalam HariKartini tahun 2008 yang diprakarsai oleh Joselina Sipora Boray, kegiatan ini mendatangkan 2 instruktur dari provinsi. Mengadakan pelatihan senam jantung sehat seri I, II dan III sekaligus dilombakan dalam rangka HUT Proklamasi tahun 2009, dimana kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh Pemkab Nabire. Melaksanakan kegiatan senam missal dalam rangka memeriahkan hari-hari besar nasioal, mewakili Kabupaten Nabire untuk mengikuti setiap kegiatan pelatihan senam yang diselenggarakan oleh Yayasan Jantung Sehat Indonesia Cabang Utama Papua bekerjasama degan Dinas Pendidikan,Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua. Mengikuti berbagai even nasional di Jakarta.sementara prestasi yang pernah diraih dalamlomba senam pernafasan dan disko PORPI, Nabire menjadi juara III untukperwakilan Provinsi Papua. Seluruh kegiatan tetap berjalan berkat dukungan Pemkab Nabire dan adanya animo masyarakat yang cukup besar, timbul gagasan yang dipelopori oleh Yubelina Erari Rumbrawer, Joselina Sipora Boraym HJ.Saifah Dano Umar Katjili untuk membentuk kepengurusan PORPI Kabupaten Nabire yang akhirnya kepengurusan di bentuk pada 20 Maret 2010 oleh Bupati Nabire dengan SK : 003/SKEP/DPP-PORPI/VI/2010. (iing elsa) |
Opini
Senin, 17 Oktober 2011
*Oleh : Nelles Dogomo Pada tanggal 20 September 2011 melalui sidang rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire mengesahkan setidaknya tiga surat keputusan tentang Panitia... Selengkapnya...
Artikel
Kamis, 24 Maret 2011
Oleh : Topilus B.Tebai Integritas secara sederhana dapat diartikan sebagai kesatuan pikiran, ucapan dan tindakan.Berdasarkan ini, patutlah kita sebagai masyarakat mempertanyakan integritas para... Selengkapnya...
Berita Terpopuler






![]() | Hari ini | 1084 |
![]() | Kemarin | 984 |
![]() | Minggu ini | 14128 |
![]() | Minggu kemarin | 18681 |
![]() | Bulan ini | 42846 |
![]() | Bulan kemarin | 52732 |
![]() | Semua | 297775 |
IP Anda: 38.107.179.231
,
Sekarang: May 19, 2012







