| Tim Koperindag Lacak Kenaikan Harga Sembako |
|
| Jumat, 27 Januari 2012 02:46 |
|
NABIRE – Menyusul adanya isu kenaikan harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di wilayah Kabupaten Nabire, tim dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) telah diturunkan ke lapangan. Tim ini kemarin langsung mengecek kebenaran melonjaknya harga barang di pasaran.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Nabire, Suprayitno kepada wartawan, Kamis (26/1) kemarin. Menurutnya, tim diturunkan sejak kemarin. “Ya, sekarang tim dari Koperindag langsung turun lacak kenaikan harga Sembako di pasaran,” kata Suprayitno. Dijelaskan, tim tersebut dibentuk untuk menangani kasus lonjakan harga sembako yang kabarnya sudah naik hingga 80 persen. Kenaikan harga barang ini katanya karena ada Instruksi Bupati yang melarang masuknya kontainer barang dari Pelabuhan Laut Samabusa ke Kota Nabire. “Dibilangnya karena ada kebijakan Bapak Bupati tentang pelarangan kontainer, ya memang itu dari wacananya begitu. Tapi tidak bisa katakan betul atau tidak sebelum turun lapangan. Jadi, tim sudah dibentuk dan semua bidang kita turun untuk pengecekan gudang dan kontainer di Samabusa,” tuturnya. Kepala Bidang Perdagangan menambahkan bahwa Instruksi Bupati Kabupaten Nabire yang dikeluarkan 3 Januari 2012 tentang pelarangan kontainer masuk kota dijadikan alasan pedagang menaikan harga sembako semaunya karena alasannya ada kerugian biaya angkutan yang dialami pedagang. Harga Barang Naik Naiknya harga Sembako di Kabupaten Nabire yang diprediksi mencapai 80 persen, menyulitkan warga yang tingkat pendapatannya tak menentu. Seperti dikatakan salah seorang Tokoh Intelektual Kabupaten Nabire, Medex Pakage, SE, bahwa saat ini masyarakat pada umumnya kaget karena naiknya harga tersebut sangat mencolok. “Masyarakat kecil sangat terbeban dengan situasi dimana harga barang-barang kebutuhan pokok sudah mulai meningkat,” kata Medex, kemarin. Dicontohkan, air dalam kemasan seperti Aqua ataupun Vit berukuran sedang, dulunya dijual Rp 3.000 sekarang menjadi Rp 5.000 bahkan ada yang Rp 6.000. “Bahkan Aquanab yang diproduksi di sini harganya sudah mahal, belum lagi barang yang lain-lain,” ceritanya. Lanjut Medex, orang yang kaget harganya mahal saat beli di salah satu kios dekat Pasar Karang Tumaritis sempat tanyakan kepada pedagang. Tapi pedagang Sembako itu berdalih bahwa mereka jual karena beli di pengusaha dengan harga yang mahal juga. Mencermati kenyataan demikian, pemerintah daerah diminta segera menyelesaikan naiknya harga sembako tersebut. (you) |
Opini
Pansus Kepegawaian Untuk Siapa ?
Senin, 17 Oktober 2011
*Oleh : Nelles Dogomo Pada tanggal 20 September 2011 melalui sidang rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire mengesahkan setidaknya tiga surat keputusan tentang Panitia... Selengkapnya...
Senin, 17 Oktober 2011
*Oleh : Nelles Dogomo Pada tanggal 20 September 2011 melalui sidang rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire mengesahkan setidaknya tiga surat keputusan tentang Panitia... Selengkapnya...
Artikel
Integritas Seorang Pemimpin
Kamis, 24 Maret 2011
Oleh : Topilus B.Tebai Integritas secara sederhana dapat diartikan sebagai kesatuan pikiran, ucapan dan tindakan.Berdasarkan ini, patutlah kita sebagai masyarakat mempertanyakan integritas para... Selengkapnya...
Kamis, 24 Maret 2011
Oleh : Topilus B.Tebai Integritas secara sederhana dapat diartikan sebagai kesatuan pikiran, ucapan dan tindakan.Berdasarkan ini, patutlah kita sebagai masyarakat mempertanyakan integritas para... Selengkapnya...
Berita Terpopuler
1831
Penderitaan Pendidikan di Pedalaman Papua
Oleh: Elias Bidaugi Pigome
SABTU (19/3/2011), seorang...
1334
Satlantas Polres Nabire Gelar Lomba Pidato Tertib Lalin
NABIRE – Kepolisian Resor (Polres) Nabire...
1329
Prestasi Mahasiswa MIE Uncen Kelas B Nabire Mendapat Penghargaan
NABIRE - Untuk membentuk sumber daya...
1207
PORPI Bukan Organisasi Politik, Porpi Adalah Ormas
NABIRE - Persatuan Olahraga Pernafasan Indonesia...
1182
Imunisasi dan Gizi, Pagar Selamatkan Generasi Papua
NABIRE - Ancaman kepunahan bagi generasi...






![]() | Hari ini | 359 |
![]() | Kemarin | 587 |
![]() | Minggu ini | 2624 |
![]() | Minggu kemarin | 4905 |
![]() | Bulan ini | 17724 |
![]() | Bulan kemarin | 24958 |
![]() | Semua | 158966 |
We have: 10 guests online
IP Anda: 38.107.179.230
,
Sekarang: Feb 23, 2012
IP Anda: 38.107.179.230
,
Sekarang: Feb 23, 2012








Comments
RSS feed for comments to this post