Pemda Intan Jaya Diminta Buat Perda Khusus Kigi/Kepe

AddThis Social Bookmark Button

SUGAPA - Pemerintah Kabupaten Intan Jaya diminta membuat Peraturan Daerah (Perda) khusus tentang budaya khsusus Suku Moni dan Waolani yang kini dinilai mulai hilang. Budaya kulit bia kigi munurut Bahasa Moni, sedangkan dalam Wolani Kepe, kini sudah menuju kepunahan.

Orang Moni dan Wolani yang tidak lagi membayar mas kawin, denda–denda adat, bayar babi dan bayar denda lain dengan Kigi/Kepe, tetapi mereka lebih memilih bayar dengan uang.

 

Hal ini mungkin saja karena dua suku yang mendiami Kabupaten Intan Jaya ini sudah terpengaruh dengan kemajuan teknologi dan juga budaya-budaya suku lain. Sehingga budaya asli dari dua suku ini mulai terkikis hilang.

 

Sehingga diharapkan dengan Perda khusus ini akan mengingatkan orang Moni dan Wolani, dimana budayanya dapat dilestarikan di saat ini bagi generasi yang akan datang di 20 hingga 50 tahun mendatang. Jika tidak, maka kita akan selalu ditertawai orang dan kita juga bisa dikatakan Suku Moni dan Wolani telah kehilangan budaya.

 

“Kita boleh berubah karena hadirnya teknologi, tetapi akar budaya kita Kigi/Kepe jangan sampai hilang. Kita harapkan dapat untuk membiayai kebutuhan hidup kita, bukan alat pembayaran denda, babi dan mas kawin,” kata Harun Agimbau kepada Papuapos Nabire, Jumat (8/3) di seputar Kelurahan Oyehe.

 

Jika budaya Kigi/Kepe ini hilang dari Suku Moni dan Wolani, selaku orang Wolani dirinya menilai orang Moni dan Wolani yang ada di Kabupaten Intan Jaya dan di mana saja di Tanah Papua ini pendirian hidupnya tidak tetap. Dan akan dinilai orang atau suku lain bahwa kita tidak melestarikan budaya kita.

 

Sehingga diharapkan pemerintah daerah membuat Perda khusus tentang budaya orang Moni dan Wolani.  Agar dalam pembayaran mas kawin, denda-denda adat dan bayar babi tidak lagi dengan uang. Tetapi dengan Kigi/Kepe sebagai bentuk budaya asli dari Suku Moni dan Wolani.

 

Apabila budaya Kigi/Kepe ditinggalkan, maka sudah jelas orang Moni dan Wolani akan hidup tergantung pada budaya orang lain atau orang luar yang sudah masuk ke wilayah Kabupaten Intan Jaya. Dan kita tergantung pada budaya orang dan suku lain, akhirnya hidup kita juga sudah tidak berarti lagi. (des)

 

Add comment


Security code
Refresh

Bappeda Intan Jaya Gelar Rapat Monitoring Meja
Rabu, 17 Agustus 2016
SUGAPA – Bappeda Kabupaten Intan Jaya menggelar kegiatan rapat monitoring meja pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan semester I Kabupaten Intan Jaya tahun 2016, Kamis (11/8) pecan lalu, di...
Masyarakat Apresiasi Tenaga Dinkes di Bomomani
Rabu, 17 Agustus 2016
NABIRE – Masyarakat memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Mapia di Bomomani. Impian dan kerinduan masyarakat telah terjawab atas pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat melihat dari dekat...
Dinkes Dogiyai Dukung Tenaga Honorer Kesehatan, Mapia Ikut Gelar Imunisasi Massal
Rabu, 17 Agustus 2016
NABIRE - Untuk membekali tenaga kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan Distrik Mapia yang masih belum diangkat pegawai, pemerintah kabupaten perlu mengakomodir karena di lapangan masih kekurangan...
Plt. Bupati Dogiyai Buka Bazar Ketrampilan WKRI Distrik Kamtim dan Kamtim
Rabu, 17 Agustus 2016
DOGIYAI – Pelaksana Bupati Dogiyai, Herman Auwe, resmi membuka pameran mama-mama yang tergabung dalam Wanita Katholik Republik Indonesia (WKRI), Distrik Kamuu Timur dan Kamuu Utara, di Idakebo,...
LPMA Swamemo Nilai Pemda Paniai Belum Tuntaskan Soal Degeuwo
Rabu, 17 Agustus 2016
DOGIYAI - Sekertaris Jenderal Lembaga Pengembangan Masyarakat Adat Suku Walani Mee dan Moni (LMPA Swamemo), Yohanes Kobepa, mengatakan hingga saat ini pemerintah daerah Paniai belum menuntaskan...
DPP Hanura Resmi Rekomendasikan Markus Waine Maju Pilkada Dogiyai 2017
Senin, 15 Agustus 2016
NABIRE - DPP Hanura secara resmi merekomendasikan Ketua Fraksi Hanura DPRD sekaligus Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Dogiyai, Markus Waine untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Dogiyai yang akan...
Topang Perekonomian, Pemda Intan Jaya Bangun Jalan
Senin, 08 Agustus 2016
SUGAPA – Pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Intan Jaya terus berjalan. Salah satunya adalah pembangunan infrastruktur berupa jalan umum. Pembangunan jalan umum ini salah satunya...
Tak Ada Akses Jalan, Sulit Yankes di Pedalaman Intan Jaya
Senin, 08 Agustus 2016
SUGAPA – Pelayanan kesehatan (Yankes) yang layak oleh petugas medis ternyata masih hal yang langka dan mahal di beberapa daerah di tanah air. Salah satunya dialami oleh warga masyarakat di...
Paniai ke Putaran Provinsi Papua Liga Pelajar U16 Piala Menpora 2016
Jumat, 29 Juli 2016
NABIRE - Putaran Region Paniai dan Nabire Liga Pelajar U16 Piala Menpora 2016, telah digelar tanggal 21 hingga 23 Juli 2016 di lapangan SMP 3 Nabire. Akhirnya Tim U16 Enaimo Paniai berhak menjadi...
Kadispora Dogiyai Buka Liga Pelajar Sepakbola U 16 Piala Kemenpora 2016
Jumat, 29 Juli 2016
DOGIYAI – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispora), Kabupaten Dogiyai, Anthon Dogomo, secara resmi membuka Liga Sepakbola U 16 Piala Kemenpora 2016, di Lapangan Ekemanida, Dogiyai,...

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Kartini Dari Mambor
Minggu, 10 Juli 2016
RADEN Ajeng (RA) Kartini terkenal karena coretan suratnya kepada penguasa saat itu yang meminta agar perempuan diperlakukan sederajat dengan kaum lelaki. Kartini memprotes karena saat itu, kaum wanita dikukung dalam rumah, tidak bisa berbuat...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
4467146
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu Kemarin
Bulan ini
Bulan Kemarin
Semua
881
2792
6685
3613288
123203
170042
4467146

IP: 54.224.128.150
Server Time: 2016-08-30 09:01:08
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2