| Baku Tembak di Arena Kongres Rakyat Papua III |
|
| Kamis, 20 Oktober 2011 00:09 |
|
JAYAPURA – Di arena Kongres Rakyat Papua (KRP) III setelah mendeklarasikan Bangsa Papua Barat dengan Presiden Papua Barat Forkorus Yaboisembut dan Perdana Menteri Papua Barat Edison Waromi, sempat peserta KRP III berpesta di Lapangan Sakeus. Pihak aparat keamanan sempat mengeluarkan tembakan.
Tembakan peringatan dari aparat kepolisian bermula saat mobil Avazna yang ditumpangi Edison Waromi yang hendak meninggalkan lapangan Sakeus ditahan paksa oleh aparat kepolisian. Kemudian aparat langsung menangkap Edison Waromi beserta sejumlah petapa yang mengawal mobil Edison Waromi. Tembakan aparat kepolisian yang dibantu oleh pasukan TNI tidak berhenti sampai di situ. Aksi pengejaran terhadap peserta KRP III dengan mengeluarkan tembakan terus dilancarkan hingga puluhan masyarakat ditangkap. Sejumlah peserta KRP III juga sempat meloloskan diri dari kejaran aparat hingga ada yang lari ke gunung. Tembakan peringatan dari aparat mendapat serangan tembakan balasan dari pasukan Petapa. Sehingga aparat harus mengeluarkan tembakan ekstra sambil mengejar ke atas gunung. Upaya aparat untuk mengejar masyarakat, dan puluhan masyarakat kembali diamankan. Tak terkecuali sejumlah kaum perempuan juga ditangkap dalam aksi pengejaran ini. Setelah melakukan pengejaran hingga ke gunung belakang Kampus STFT Fajar Timur Padang Bulan, akhirnya aparat menangkap Ketua Dewan Adat Papua Forkorus Yeboisembut yang baru dilantik sebagai Presiden Papua Barat. Selain itu juga seorang panitia KRP III Dominicus Serabut juga ikut ditangkap dalam penyergapan ini. Terlihat puluhan masyarakat yang belakangan ditangkap dikumpulkan dalam Lapangan Sakeus untuk diperiksa secara berkelompok. Masyarakat tersebut ada yang diboyong ke Polresta Jayapura dengan mobil truk ada juga yang diboyong ke Makorem 172 PWY. Selain menangkap puluhan peserta, aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen. Usai proses penangkapan, kepada wartawan Kapolresta Jayapura AKBP Imam Setiawan, mengatakan, sejumlah nama sudah ditangkap seperti Forkorus Yaboisembut, Edison Waromi, Dominus Serabut dan puluhan masyarakat lainnya. Sedangkan Selpius Bobi dan beberapa panitia lainnya masih dikejar. Dikatakannya, KRP III ini melanggar pasal makar karena ingin membentuk suatu negara sendiri dan ingin memisahkan Papua dari NKRI yang sah. Selain itu, KRP III ini dibubarkan karena sudah berhianat terhadap kesepatan sebelumnya. “Pada saat mengibarkan bendera Bintang Kejora kita masih maafkan, tapi rupanya masih memancing terus. Saya menghimbau kepada masyarakat tidak terprovokasi jangan mau dibohongi. Belajarlah kepada orang yang mengenal sejarah siapa pendiri OPM, saya minta juga tidak ada lagi aksi-aksi anarkis,” tegasnya. (Alfius) |
Opini
Pansus Kepegawaian Untuk Siapa ?
Senin, 17 Oktober 2011
*Oleh : Nelles Dogomo Pada tanggal 20 September 2011 melalui sidang rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire mengesahkan setidaknya tiga surat keputusan tentang Panitia... Selengkapnya...
Senin, 17 Oktober 2011
*Oleh : Nelles Dogomo Pada tanggal 20 September 2011 melalui sidang rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire mengesahkan setidaknya tiga surat keputusan tentang Panitia... Selengkapnya...
Artikel
Integritas Seorang Pemimpin
Kamis, 24 Maret 2011
Oleh : Topilus B.Tebai Integritas secara sederhana dapat diartikan sebagai kesatuan pikiran, ucapan dan tindakan.Berdasarkan ini, patutlah kita sebagai masyarakat mempertanyakan integritas para... Selengkapnya...
Kamis, 24 Maret 2011
Oleh : Topilus B.Tebai Integritas secara sederhana dapat diartikan sebagai kesatuan pikiran, ucapan dan tindakan.Berdasarkan ini, patutlah kita sebagai masyarakat mempertanyakan integritas para... Selengkapnya...
Berita Terpopuler
2377
Penderitaan Pendidikan di Pedalaman Papua
Oleh: Elias Bidaugi Pigome
SABTU (19/3/2011), seorang...
2092
Prestasi Mahasiswa MIE Uncen Kelas B Nabire Mendapat Penghargaan
NABIRE - Untuk membentuk sumber daya...
2031
Satlantas Polres Nabire Gelar Lomba Pidato Tertib Lalin
NABIRE – Kepolisian Resor (Polres) Nabire...
1880
PORPI Bukan Organisasi Politik, Porpi Adalah Ormas
NABIRE - Persatuan Olahraga Pernafasan Indonesia...
1849
Imunisasi dan Gizi, Pagar Selamatkan Generasi Papua
NABIRE - Ancaman kepunahan bagi generasi...






![]() | Hari ini | 960 |
![]() | Kemarin | 984 |
![]() | Minggu ini | 14004 |
![]() | Minggu kemarin | 18681 |
![]() | Bulan ini | 42722 |
![]() | Bulan kemarin | 52732 |
![]() | Semua | 297651 |
We have: 2 guests online
IP Anda: 38.107.179.230
,
Sekarang: May 19, 2012
IP Anda: 38.107.179.230
,
Sekarang: May 19, 2012








Comments
Aceh Timur | Acehtraffic.com - Anggota parlemen Belanda dari PVV [partainya politikus anti Islam, Geert Wilders] seperti yang dilansir Radio Nederland, dia meminta agar Menteri Luar Negeri Belanda,...
RSS feed for comments to this post