Home Opini Tanaman Anggrek dan Potensinya Yang Terlupakan

Tanaman Anggrek dan Potensinya Yang Terlupakan

Suroso  Selasa, 4 Agustus 2020 20:49
 Tanaman Anggrek dan Potensinya Yang Terlupakan

Oleh : Andrias Gobay S.Sos.,MA.

Noken Anggrek merupakan satu dari sekian banyak oleh – oleh khas Meepago (Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Intan Jaya).

Berkunjung ke wilayah adat Meepago, jika tidak membawa noken anggrek sebagai buah tangan sama saja tidak ke Meepago.

Menggunakan noken anggrek dalam aktivitas sehari – hari telah menjadi kebiasaan atau ciri khas warga Meepago.  

Noken dengan bahan baku tanaman anggrek adalah produk yang istimewa.

Tak banyak jenis tas yang menggunakan serat anggrek sebagai bahan bakunya.

Oleh karena itu, tanaman  anggrek  merupakan salah satu komoditi unggulan yang berpotensi menopang perekonomian masyarakat di distrik Mapia Barat dan Distrik Piyaiyem, Kabupaten Dogiyai.

Sudah saatnya pemerintah daerah mendorong pengembangan perkebunan anggrek, sehingga bahan baku akan selalu tersedia untuk meningkatkan jumlah produksi noken mengingat permintaan pasar yang meningkat.

Saat ini, ada 2 jenis pengrajin noken; yaitu para pengrajin yang mengambil tanaman anggrek begitu saja di hutan dan pengrajin yang mengambil bahan baku dari kebun anggrek yang dibudidayakan oleh warga setempat.

Terkait kebun anggrek, jika kita berkunjung ke wilayah adat Meepago, budidaya anggrek dapat dijumpai di halaman gereja atau pekarangan rumah warga.

Ada pula jenis anggrek hutan yang tumbuh di alam liar, jika anggrek jenis ini diambil untuk dijadikan bahan baku noken, tentu menjadi produk yang sangat istimewa dengan harga jual yang mahal – sebanding dengan tingkat kesulitan pembuatan.

Serat tanaman anggrek menjadikan noken memiliki kualitas yang bagus. Noken anggrek adalah primadona di kelasnya.

Anggrek berwarna kuning dan hitam manis, dibuat dan dililit sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah noken yang cantik.

Noken dengan bahan baku yang cukup langka ini berasal dari Distrik Mapia Barat dan Distrik Piyaiye, Kabupaten Dogiyai.

Sebuah harapan terselip di hati saya, ketika menyusuri perkampungan di Kabupaten Dogiyai.

Saya berharap pemerintah daerah melirik potensi ini untuk dikembangankan.

Menurut saya kedepan perlu dilakukan budidaya tanaman anggrek hitam manis dan anggrek kuning.

Pemerintah perlu mendorong dan membekali pengrajin noken anggrek sejak usia dini.

Berikan pula pendampingan ataupun penguatan agar pekarangan – pekarangan rumah warga dipenuhi dengan tanaman anggrek. 

Jika perlu, buka lahan atau kembangkan lahan perkebunan anggrek, jadikan komoditi unggulan Kabupaten Dogiyai.

Jadikan budidaya anggrek sebagai pelung bisnis yang menjanjikan.

Disadari atau tidak, tanaman anggrek sangat dekat dengan kehidupan masyarakat asli Meepago.

Orang Papua kemanapun melangkah selalu mengenakan noken.

Banyak Anak Papua yang sedang menduduki posisi penting dan berhasil menjadi pejabat saat ini,  karena perjuangan mama – mama Papua yang mendidik dan menyekolahkan mereka hingga jenjang perguruan tinggi dari hasil berjualan noken.

Noken bukan hanya secara sosio-kultural dekat dengan kehidupan orang Meepago, bahan baku noken yakni tanaman anggrek pun layak mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.

Anggrek memiliki kelas tersendiri bahkan hingga tingkat nasional dan internasional.

Kenapa tidak kita mulai melirik anggrek untuk dibudidayakan, dijadikan simbol sekaligus komoditi. ***

Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Jumat, 7 Agustus 2020 0:4
Tanaman Anggrek dan Potensinya Yang Terlupakan
Oleh :  Andrias Gobay S.Sos.,MA. Noken Anggrek merupakan satu dari sekian banyak oleh – oleh khas Meepago (Nabire, Dogiyai, Deiya
Suroso  Selasa, 8 September 2020 9:28
WILLPOWER PERJUANGAN DALAM PENDIDIKAN, PERSEPSI PEMUDA RANTAU ASAL ASSOYELIPELE, WALESI, WAMENA
 Oleh : Dr. Sarmini, S.Pd.,MM.Pd Masih dalam memaknai kemerdekaan, pemuda, perjuangan dan pendidikan, adalah 3 kata yang sangat erat ko
Agenda Nabire
JADWAL MUSYAWARAH SENGKETA PILKADA NABIRE 2020
 Senin, 10 Agustus 2020 3:30

SIDANG PENYELESAIAN SENGKETA PILKADA NABIRE TAHUN 2020

 

Akan digelar sidang penyelesaian sengketa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020 :

Tempat : Kantor Bawaslu Nabire, Jl. PDAM Nabire

Pukul  : 11.00 s/d Selesai, 14.00 s/d selesai

Agenda : Jawaban Termohon (KPU Nabire)

 

 

HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Bupati Dogiyai Diminta Mundur
Suroso  Senin, 10 Agustus 2020 3:19
Waktu Pengumuman CPNS Nabire Masih Tanda Tanya
Suroso  Rabu, 19 Agustus 2020 0:28
Hasil CPNS 2018 Nabire Belum Diumumkan
Suroso  Senin, 10 Agustus 2020 3:23
Diduga Covid, Pasien Meninggal Dunia
Suroso  Kamis, 10 September 2020 11:22

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan