Home Pemda Deiyai Kecewa dengan Pengumuman CPNS Deiyai, DPRD Minta BKD Bertanggung Jawab

Kecewa dengan Pengumuman CPNS Deiyai, DPRD Minta BKD Bertanggung Jawab

Suroso  Senin, 3 Agustus 2020 0:16
  Kecewa dengan Pengumuman CPNS Deiyai, DPRD Minta BKD Bertanggung Jawab

DEIYAI - Usai menyaksikan dan membaca hasil rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 yang telah diumumkan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Deiyai, Rabu (29/07/20) tersebut menuai reaksi kekecewaan sejumlah kalangan.

Domin Badii yang mengaku dirinya Koordinator Pelamar CPNS sekabupaten Deiyai mengaku bingung dengan hasil penetapan kelulusan yang diumumkan tersebut, karena ia menduga adanya kekeliruan dalam penentuan kelulusan.

“Saya selaku koordinator pelamar CPNS se Kabupaten Deiyai, bingung dengan keputusan penetapan hasil CPNS Kabupaten Deiyai, karena hasil yang dinaikkan itu, ada nama-nama yang nilainya dibawah standar tapi dinaikkan dan nilainya tinggi tidak lulus,” ungkap Domin dikutip dari rilis yang dibagikan dalam sebuah WhasApp Group, Kamis (30/07/20).

Bahkan Domin mengaku kecewa karena ia mengetahui ada pula terdapat sejumlah nama yang tidak sempat ikut tes, konon namanya ada dalam deretan daftar kelulusan, dan bahkan hasil yang diumumkan tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan terdahulu yang disepakati bersama antara Pencari Kerja (Pencaker), BKD dan Bupati Deiyai sebelum tes dilangsungkan di Deiyai.

“Ada orang yang tidak ikut tes tetapi dinaikkan dalam ketentuan keputusan hasil CPNS itu, tidak sesuai dengan kesepakatan kami bersama kepala BKD dan bupati di kediamannya sebelum kami tes,” akunya.

Lantaran itu, Domin mempertanyakan, apakah benar tesnya online atau hanya sebuah skenario yang dimainkan Pemda setempat untuk mengelabui perbuatan, apakah keputusan hasil CPNS itu setelah koordinasi antara semua pihak (Bupati, Wabup, BKD dll) atau hanya inisiatif sepihak, dan apakah hasil yang diumumkan tersebut benar, jujur, adil dan bijak? Domin menilai, hasil yang diumumkan kebanyakan anak asli Deiyai tidak Lulus.

Padahal sebelumnya telah sepakati bersama pihaknya dan Pemkab Deiyai, namun hasilnya melenceng dari kesepakatan tersebut.

Sebelum melebar menjadi besar, Domin mendesak kepada Bupati Deiyai, Kepala BKD, Sekda dan DPRD untuk duduk bersama perwaklilan pelamar CPNS untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Deiyai, Petrus Badokapa, S.Th,M.Th mengaku dirinya kecewa dengan hasil rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 yang telah diumumkan, Rabu (29/07/20) tersebut, pasalnya dalam pengumuman tersebut hak kesulungan milik orang Deiyai sudah dirampas oleh orang dari luar Kabupaten Deiyai.

“Banyak anak-anak muda Deiyai yang punya kemampuan dan potensi yang baik tidak diakomodir.

Presentasi orang asli Deiyai jauh dibawah dari harapan.

Sebagai wakil rakyat, kami lembaga DPRD Kabupaten Deiyai sungguh sangat kecewa dengan hasil ini,” tegas Petrus melalui rilis pers yang diterima wartawan, Jumat (31/07/20).

Petrus mendesak, Kepala BKD Kabupaten Deiyai segera bertanggung jawab dengan hal itu, ia menilai hasil yang diumumkan tersebut membunuh generasi masa depan orang asli Deiyai, karena mengutamakan orang luar Deiyai.

“Kami meminta dan mendesak kepada Kepala BKD Deiyai agar segera tempel kelulusan ini di Kantor BKD Deiyai disertakan dengan perolehan nilai masing-masing peserta CPNS agar mereka yang tidak lulus juga puas,” tukasnya.

Petrus mengaku, usai membaca hasil pengumuman dirinya sudah konfirmasi kepada bupati, dan menanyakan hasil pengumuman lulusan CPNS didominasi bukan anak-anak asli Deiyai, namun bupati mengaku dirinya pun tidak mengetahuinya.

“Setelah baca pengumuman tersebut, saya sudah konfirmasi kepada Bupati Deiyai dan saya pertanyakan mengapa dari hasil tersebut banyak orang dari luar Deiyai dan orang asli Deiyai banyak yang tidak diakomodir?, tetapi jawaban bupati, sebagai pimpinan daerah, sejak tes itu dilakukan hingga saat ini, tidak pernah ada koordinasi kepada kami. Saya baru diberitahu pada tanggal 28 Juli kemarin.

Sebelumnya, siapa yang kerja dan kerjanya seperti apa dan bagaimana, saya sama sekali tidak tahu,” begitu kata Bupati Deiyai kepada saya kemarin siang,” tutur Petrus.

Petrus mengajak kepada CPNS Deiyai yang tidak lulus, silahkan ajukan keberatan.

Terutama kepada CPNS yang nilainya pada saat tes tinggi tetapi tidak ikut lulus, bisa sampaikan aspirasinya kepada DPRD.

“Kami persilahkan kumpulkan semua data pendukung, seperti dapat nilai tinggi pada saat tes tapi tidak lulus, dapat nilai rendah tapi lulus, persentase anak asli Deiyai dan luar Deiyai,” ajaknya.

Petrus mengimbau kepada para peserta CPNS yang tidak lulus, untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan bersama di Kabupaten Deiyai, dan tidak terprovokasi dengan oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

“Kami lembaga DPRD Deiyai sangat terbuka menerima aspirasi apapun termasuk peserta CPNS yang tidak lulus, silahkan ajukan kepada kami,” ujarnya.

Untuk konfirmasi kepada pihak terkait, wartawan berusaha mencaritau nomor kontak person milik Kepala BKD Kabupaten Deiyai, namun tidak diketahui hingga berita ini diturunkan.(eby)

Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Jumat, 7 Agustus 2020 0:4
Tanaman Anggrek dan Potensinya Yang Terlupakan
Oleh :  Andrias Gobay S.Sos.,MA. Noken Anggrek merupakan satu dari sekian banyak oleh – oleh khas Meepago (Nabire, Dogiyai, Deiya
Suroso  Selasa, 8 September 2020 9:28
WILLPOWER PERJUANGAN DALAM PENDIDIKAN, PERSEPSI PEMUDA RANTAU ASAL ASSOYELIPELE, WALESI, WAMENA
 Oleh : Dr. Sarmini, S.Pd.,MM.Pd Masih dalam memaknai kemerdekaan, pemuda, perjuangan dan pendidikan, adalah 3 kata yang sangat erat ko
Agenda Nabire
JADWAL MUSYAWARAH SENGKETA PILKADA NABIRE 2020
 Senin, 10 Agustus 2020 3:30

SIDANG PENYELESAIAN SENGKETA PILKADA NABIRE TAHUN 2020

 

Akan digelar sidang penyelesaian sengketa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020 :

Tempat : Kantor Bawaslu Nabire, Jl. PDAM Nabire

Pukul  : 11.00 s/d Selesai, 14.00 s/d selesai

Agenda : Jawaban Termohon (KPU Nabire)

 

 

HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Bupati Dogiyai Diminta Mundur
Suroso  Senin, 10 Agustus 2020 3:19
Waktu Pengumuman CPNS Nabire Masih Tanda Tanya
Suroso  Rabu, 19 Agustus 2020 0:28
Hasil CPNS 2018 Nabire Belum Diumumkan
Suroso  Senin, 10 Agustus 2020 3:23
Diduga Covid, Pasien Meninggal Dunia
Suroso  Kamis, 10 September 2020 11:22

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan