Home Papua Tengah Pemkab Paniai Harus Benahi Mitigasi Bencana

Pemkab Paniai Harus Benahi Mitigasi Bencana

Suroso  Minggu, 2 Agustus 2020 18:22
Pemkab Paniai Harus Benahi Mitigasi Bencana

PANIAI – Bukit Dupiya adalah salah satu bukit yang terletak di ujung lapangan Karel Gobai dan bukit yang terbentuk  di sepanjang belakang bandar udara Enarotali Paniai.

Bukit itu terbentuk oleh batu gaming selang-seling tanah liat.

Namun bukit Dupiya selama ini selalu menjadi tempat pengambilan bahan material untuk pembangunan rumah, jalan bahkan termasuk bandaranya.

Ironisnya walau selalu dikeruk materialnya, namun pembangunan rumah warga dan PNS diatas bukit itu tetap dilaksanakan tanpa melihat potensi bencana yang akan terjadi.

Selama ini bukit-bukit yang ada di Enarotali dan Madi tidak pernah dilindungi oleh pihak terkait untuk mencegah terjadinya longsor.

Longsor yang terjadi selasa (28/07) di bukit tersebut, menewaskan empat orang warga.

Menurut relawan longsor itu terjadi karena hujan terus-menerus dan memang kawasan yang terjadi itu dulunya tertutup  pohon dan hutan lebat tetapi oleh karena pembangunan perumahan pegawai negeri dan pedagang maka berubah menjadi daerah rawan longsor.

Kabupaten Paniai merupakan daerah yang termasuk kawasan rentan terjadinya bencana banjir dan longsor.

Hal itu seharusnya sudah menjadi perhatian pihak pemerintah daerah untuk diantisipasi.

Empat nyawa sudah melayang akibat longsor.

Jangan ada lagi nyawa lain yang melayang akibat kurangnya perhatian dan antisipasi pemerintah serta perlindungan terhadap sumber daya alam yang ada di Paniai.

Jadikan bencana longsor 28 Juli 2020 sebagai peringatan bagi pemerintah daerah untuk lebih serius dalam pencegahan dan penangangan bencana khususnya longsor di kabupaten Paniai. 

Tinggi Cura Hujan Sebabkan Longsor Empat orang warga ditemukan tak bernyawa dalam rumah setelah terimpa bencana tanah longsor di Kampung Dupiyapugaida, Distrik Paniai Timur Kabupaten Paniai Provinsi Papua, Selasa (28/07/20).

Kejadian naas itu disebabkan karena akumulasi dari curah hujan yang cukub tinggi berturut menghuyur Enarotali ibu kota  Kabupaten Paniai hingga selasa (28/07/20) subuh.

Seperti seorang saksi, Oktopia You yang rumahnya tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) melalui via telepon selulernya, Selasa (28/07/20) mengaku beberapa hari di Paniai curah hujannya cukup tingggi sehingga sekitar 02.30 pagi terjadi longsor sementara warga sedang beristirahat dalam rumah.

Dua rumah yang sebagiannya tertimbun longsor, namun korban jiwa dan kerungian harta benda saya tidak mengetahui persis namun orang pada cerita ada yang  tertimbun dalam rumah,terang Okto.

Dikatakan Okto, saat ini personil Koramil 1705-02 Enarotali,  BNPBD Kabupaten Paniai dan warga setempat sedang bergotong royong mencari korban bencana tanah longsor tersebut.

Sementara itu, Danramil 1705-02 Enarotali,  Mayor Cba  Marina Rumawak seperti dilangsir tifacedrawasih.com, Selasa (28/07/20) mengatakan, Ia bersama seluruh personilnya tepat pukul 05.30 wit sudah berada di TKP membantu BNPBD dan warga untuk  mencari dan evakuasi korban. 

Rumawak mengaku, dalam pencarian telah menemukan empat korban yang tak bernyawa, tiga korban  dalam satu rumah sedangkan satu korban berada di rumah yang berbeda. 

Sampai saat ini sudah ditemukan empat korban tanah longsor dalam kondisi sudah meninggal dunai.

tiga dalam serumah sedangkan satu korbanya di rumah yang berbeda.

Semuanya masyarakat Papua,terang Rumawak.

Untuk diketehui, empat jenasah korban tanah longsor sudah dievakuasi di RSUD Madi Kabupaten Paniai.

Namun hingga berita ini ditunkan belum sempat konfirmasi ke pihak Kepolisian Polres Paniai dan  BNPBD Kab Paniai, lantaran tak mengetahui nomor ponsel yang bisa di hubungi wartawan. (eby/ist)

Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Jumat, 7 Agustus 2020 0:4
Tanaman Anggrek dan Potensinya Yang Terlupakan
Oleh :  Andrias Gobay S.Sos.,MA. Noken Anggrek merupakan satu dari sekian banyak oleh – oleh khas Meepago (Nabire, Dogiyai, Deiya
Suroso  Selasa, 8 September 2020 9:28
WILLPOWER PERJUANGAN DALAM PENDIDIKAN, PERSEPSI PEMUDA RANTAU ASAL ASSOYELIPELE, WALESI, WAMENA
 Oleh : Dr. Sarmini, S.Pd.,MM.Pd Masih dalam memaknai kemerdekaan, pemuda, perjuangan dan pendidikan, adalah 3 kata yang sangat erat ko
Agenda Nabire
JADWAL MUSYAWARAH SENGKETA PILKADA NABIRE 2020
 Senin, 10 Agustus 2020 3:30

SIDANG PENYELESAIAN SENGKETA PILKADA NABIRE TAHUN 2020

 

Akan digelar sidang penyelesaian sengketa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020 :

Tempat : Kantor Bawaslu Nabire, Jl. PDAM Nabire

Pukul  : 11.00 s/d Selesai, 14.00 s/d selesai

Agenda : Jawaban Termohon (KPU Nabire)

 

 

HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Bupati Dogiyai Diminta Mundur
Suroso  Senin, 10 Agustus 2020 3:19
Waktu Pengumuman CPNS Nabire Masih Tanda Tanya
Suroso  Rabu, 19 Agustus 2020 0:28
Hasil CPNS 2018 Nabire Belum Diumumkan
Suroso  Senin, 10 Agustus 2020 3:23
Diduga Covid, Pasien Meninggal Dunia
Suroso  Kamis, 10 September 2020 11:22

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan