Home Pemda Intan Jaya Bupati Intan Jaya : Asosiasi Bupati se-Meepago Akan Bertemu Lagi

Bupati Intan Jaya : Asosiasi Bupati se-Meepago Akan Bertemu Lagi

Suroso  Kamis, 11 Juni 2020 0:7
Bupati Intan Jaya : Asosiasi Bupati se-Meepago Akan Bertemu Lagi

SUGAPA – Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, Ss, M.Si membenarkan jika dalam waktu dekat akan digelar pertemuan untuk ketiga kalinya para pimpinan daerah yang tergabung dalam Asosiasi Para Bupati se Wilayah Adat Meepago.

Pertemuan yang akan digelar terkait Covid-19 dan juga penerapan New Normal di wilayah ini, yang tentunya dengan mempertimbangkan kondisi daerah masing–masing.

“Ini pertemuan yang ketiga dan nanti akan dilakukan pada hari Rabu bersama para bupati Meepago, minus Bupati Mimika. Karena tidak bermaksud tidak kita undang. Akan tetapi beliau mungkin karena kesibukan makanya beliau tidak respon. Akhirnya kami beberapa bupati Meepago sudah melakukan pertemuan dan pada hari Rabu adalah pertemuan yang ketiga kalinya,” terangnya, Senin (8/6/2020) di Jayapura.

Nantinya dalam pertemuan tersebut menurutnya tidak akan terlepas jauh dari Keputusan Gubernur bersama Forkompimda dan para bupati pada tanggal 3 Juni lalu.

“Akan tetapi pertemuan ini lebih fleksibel. Kita akan lebih berdasarkan pada kondisi daerah. Terutama transportasi jalan darat yang juga akan di evaluasi. Seperti penjagaannya seperti apa, karena jalan darat ini akan konek dengan semua kabupaten yang ada di pedalaman,” jelasnya.

Kemudian juga akan dibahas soal penerbangan.

Sehingga langkah–langkah untuk kepentingan bersama yang sudah diambil dalam pertemuan sebelumnya akan di evaluasi bersama.

“Karena dari Nabire – Dogiyai – Deiyai – Paniai – Intan Jaya sudah tembus jalan darat, sehingga selama ini dengan pergerakan orang dan barang yang selama ini berjalan seperti apa itu akan di evaluasi bersama,” terangnya.

Nantinya setelah di evaluasi akan diputuskan dengan mempelajari keputusan bersama di provinsi. Selanjutnya akan ditentukan langkah – langkah untuk ada kolektifnya.

Tetapi tarik ke belakang penerapannya di kabupaten masing–masing.

“Nanti pos penjagaan Dogiyai seperti apa. Karena Intan Jaya paling ujung. Kemudian antara Intan Jaya – Paniai seperti apa. Nabire dengan wilayah Pegunungan seperti apa. Karena memang untuk wilayah Papua Tengah bagian Barat ini untuk transportasi darat hanya satu jalur jalan saja,”akunya.

Selain itu juga dari sisi transportasi penerbangan.

Karena setiap kabupaten juga memiliki lapangan terbang masing – masing kabupaten.

“Termasuk kami juga memberikan dukungan kepada Kab. Nabire terkait dengan akses transportasi laut dan udara dari luar wilayah Meepago macam dari Nabire ke luar daerah. Baik itu jalur Laut maupun udara dan ini akan di evaluasi bersama,” bebernya.

Nantinya dari hasil evaluasi tersebut akan disinergiskan bersama.

Termasuk penanganan Covid yang sedang berkembang di Nabire.

Termasuk juga rumah sakitnya.

Karena dari awal sudah menjadi kesepakatan bahwa para bupati Pegunungan Meepago sudah bersedia membantu memberikan dukungan kepada Pemkab Nabire dengan bantuan dana sebesar Rp. 1 milliar untuk RSU Nabire.

“Hal ini juga akan di evaluasi lagi siapa yang sudah menyetorkan dan siapa yang belum. Dana tersebut digunakan untuk apa dan sekarang rumah sakit isolasi di Nabire apakah cukup memadai atau tidak,”timpalnya. Nantinya para bupati akan memberikan masukkan dan saran yang tinggal disinergiskan saja.

“Dalam rangka itulah Pemkab Nabire meminta dukungan dari kita masing – masing, sehingga kita sudah lakukan kesepakatan untuk memberikan sedikit bantuan dalam hal dukungan dana kepada RSU Nabire melalui Bupati Isias Douw.

Ini kan sudah cukup dan kita sedang bekerjasama. Sehingga kalau nantinya ada kasus di wilayah Pegunungan Meepago ada yang menderita dan sebagainya maka ruang inap rawat rujukannya di Nabire.

TIdak mungkin wilayah ini ke TImika karena tidak ada hubungan. Timika hanya Kab. Puncak saja dan kita lainnya tidak,”bebernya. (ist)

Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Jumat, 7 Agustus 2020 0:4
Tanaman Anggrek dan Potensinya Yang Terlupakan
Oleh :  Andrias Gobay S.Sos.,MA. Noken Anggrek merupakan satu dari sekian banyak oleh – oleh khas Meepago (Nabire, Dogiyai, Deiya
Suroso  Selasa, 8 September 2020 9:28
WILLPOWER PERJUANGAN DALAM PENDIDIKAN, PERSEPSI PEMUDA RANTAU ASAL ASSOYELIPELE, WALESI, WAMENA
 Oleh : Dr. Sarmini, S.Pd.,MM.Pd Masih dalam memaknai kemerdekaan, pemuda, perjuangan dan pendidikan, adalah 3 kata yang sangat erat ko
Agenda Nabire
JADWAL MUSYAWARAH SENGKETA PILKADA NABIRE 2020
 Senin, 10 Agustus 2020 3:30

SIDANG PENYELESAIAN SENGKETA PILKADA NABIRE TAHUN 2020

 

Akan digelar sidang penyelesaian sengketa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020 :

Tempat : Kantor Bawaslu Nabire, Jl. PDAM Nabire

Pukul  : 11.00 s/d Selesai, 14.00 s/d selesai

Agenda : Jawaban Termohon (KPU Nabire)

 

 

HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Bupati Dogiyai Diminta Mundur
Suroso  Senin, 10 Agustus 2020 3:19
Waktu Pengumuman CPNS Nabire Masih Tanda Tanya
Suroso  Rabu, 19 Agustus 2020 0:28
Hasil CPNS 2018 Nabire Belum Diumumkan
Suroso  Senin, 10 Agustus 2020 3:23
Diduga Covid, Pasien Meninggal Dunia
Suroso  Kamis, 10 September 2020 11:22

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan