Home Nabire Ebamukai Berasal dari Budaya dan Kebiasaan Suku Mee

Ebamukai Berasal dari Budaya dan Kebiasaan Suku Mee

Suroso  Selasa, 10 September 2019 3:36
Ebamukai Berasal dari Budaya dan Kebiasaan Suku Mee
NABIRE - Ebamukai meskipun berasal dari budaya dan kebiasaan orang Suku Mee, juga bisa digunakan oleh khayalak umum. Budaya Ebamukai ini bukan suatu hal yang terlarang, halangan bagi siapapun tapi mengunakan istilah tersebut itu satu identitas untuk dapat menyelesaikan suatu permasalahan dalam rangka meningkatkan kebersamaan dengan penyumbangan seiklasnya sesuai kemampuan.Demikian dijelaskan Ketua Dewan Kuasi Paroki Gereja Katolik Santo Antonius Bumiwonorejo Nabire, Senin (9/9) pagi di ruang kerjanya sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Santo Antonius Bumiwonorejo Nabire. Dijelaskan Petrus Tekege, SH,.MH, disetiap momen atau peristiwa tertentu dimana saja dalam kehidupan orang Mee khususnya dan pada umumnya orang gunung, istilah ebamukai itu digunakan dalam beberapa hal yang pertama arti kata ebamukai. Eba artinya tikar atau pengalas.Sedangkan, Mukai berarti mengalaskan, mendasarkan, mempondasikan, diatas pondasi atau tikar yang dialas itu diharapkan siapa saja boleh memberikan sumbangan sukarela berupa uang maupun barang sesuai dengan kebutuhan pada saat itu. Menurut Tekege, bilamana kebutuhan itu,dalam pembangunan gereja,pembangunan rumah dan lain sebagainya dapat digunakan momen, seperti ebamukai itu perlu diselesaikan bersama sehingga setiap orang harus menyumbang berapa sesuai dengan kemampuannya yang bersangkutan itu sendiri.Istilah ebamukai ini meskipun berasal dari budaya dan kebiasaan orang suku mee, lanjut dia, pertama di Gereja Santo Antonius yang terlaksana pada tanggal 6 September 2019, ini juga telah kami istilah ebamukai untuk kebutuhannya pembangunan gereja setelah aula yang dilaksanakan oleh Osea Petege.Selanjutnya, didalam ebamukai ini telah dilaksanakan tiga cara yang pertama kotak-kotak sumbangan yang diadakan di beberapa titik. Kedua melalui noken yang digantungkan atau diletakan diatas panggung, sehingga setiap orang yang datang dapat menyerahkan atau menyumbang, terutama dalam bentuk tunai.Yang dimasukan didalam noken yang telah disediakan kemudian, yang ketiga dialaskan sebuah tikar yang diatas tanah itu. “Disitu bisa dikumpulkan siapa saja boleh datang hanya berjumlah terbatas atau tertentu yang bersangkutan menyerahkannya diatas tikar ini sesuai kemampuannya tanpa paksa.(modes)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Jumat, 7 Agustus 2020 0:4
Tanaman Anggrek dan Potensinya Yang Terlupakan
Oleh :  Andrias Gobay S.Sos.,MA. Noken Anggrek merupakan satu dari sekian banyak oleh – oleh khas Meepago (Nabire, Dogiyai, Deiya
Suroso  Selasa, 8 September 2020 9:28
WILLPOWER PERJUANGAN DALAM PENDIDIKAN, PERSEPSI PEMUDA RANTAU ASAL ASSOYELIPELE, WALESI, WAMENA
 Oleh : Dr. Sarmini, S.Pd.,MM.Pd Masih dalam memaknai kemerdekaan, pemuda, perjuangan dan pendidikan, adalah 3 kata yang sangat erat ko
Agenda Nabire
JADWAL MUSYAWARAH SENGKETA PILKADA NABIRE 2020
 Senin, 10 Agustus 2020 3:30

SIDANG PENYELESAIAN SENGKETA PILKADA NABIRE TAHUN 2020

 

Akan digelar sidang penyelesaian sengketa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020 :

Tempat : Kantor Bawaslu Nabire, Jl. PDAM Nabire

Pukul  : 11.00 s/d Selesai, 14.00 s/d selesai

Agenda : Jawaban Termohon (KPU Nabire)

 

 

HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Bupati Dogiyai Diminta Mundur
Suroso  Senin, 10 Agustus 2020 3:19
Waktu Pengumuman CPNS Nabire Masih Tanda Tanya
Suroso  Rabu, 19 Agustus 2020 0:28
Hasil CPNS 2018 Nabire Belum Diumumkan
Suroso  Senin, 10 Agustus 2020 3:23
Diduga Covid, Pasien Meninggal Dunia
Suroso  Kamis, 10 September 2020 11:22

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan