Home Pemda Intan Jaya Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Intan Jaya Tahun 2017-2022, Digelar

Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Intan Jaya Tahun 2017-2022, Digelar

Suroso  Rabu, 23 Mei 2018 20:52
Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Intan Jaya Tahun  2017-2022, Digelar
NABIRE – Pemerintah Kabupaten Intan Jaya melalui instansi terkait dalam hal ini Bappeda Kabupaten Intan Jaya menggelar konsultasi public rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Intan Jaya Tahun 2017-2022. Kegiatan ini digelar Kamis (17/5)kemarin, di gedung serbaguna Kodim 1705/PN. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Intan Jaya. Selain itu juga turut diundang utusan dari Direktorat Jenderal Bangda Kemendagri, tim penyusun rancangan teknokratik RPJMD Kabupaten Intan Jaya dari PPKK FISIPOL UGM Yogyakarta. Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si, yang diwakili oleh Wakil Bupati Intan Jaya, Yann R. Kobogoyauw, S.Th, M.Div. Dalam sambutannya disebutkan, berdasarkan Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah bab X tentang pembangunan daerah pasal 263 menyebutkan bahwa dokumen perencanaan pembangunan daerah terdiri atas dokumen RPJPD, RPJMD dan RKPD. Artinya setiap daerah dalam melaksanakan pembangunan daerah wajib melengkapi dokumen perencanaan pembangunan daerah tersebut sebagai pedoman dalam melaksanakan pembangunan daerah secara berkesinambungan dan berkelanjutan. Lebih lanjut dikatakan, dalam rangka penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah khusunya penyusunan RPJMD sebagai dokumen perencanaan 5 tahunan sudah barang tentu harus mengikuti prosedur dan mekanisme. Sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka panjang daerah dan rencana pembangunan jangka menengah daerah. Serta tatacara perubahan rencana pembangunan jangka panjang daerah, rencana pembangunan jangka menengah daerah, dan rencana kerja pemerintah daerah. Pada pasal 48 ayat (1) menyebutkan, rancangan awal RPJMD dibahas dengan para pemangku kepentingan melalui forum konsultasi publik. Tujuan dilaksanakan forum konsultasi public, untuk memperoleh masukan penyempurnaan rancangan awal RJMD. Sebelum diajukan kepada DPRD untuk dibahas bersama dan disepakati bersama berkenaan dengan materi, muatan dan substansi ranwal tersebut. “Apabila kita memperhatikan arahan Permendagri nomor 86 tahun 2017, maka penyusunan RPJMD kabupaten/kota berproses pada beberapa tahapan. Diantaranya, persiapan penyusunan, penyusunan rancangan teknokratik, forum OPD penyempurnaan rancangan teknokratik, penyusunan rancangan awal, konsultasi public, pembahasan bersama dengan DPRD untuk memperoleh kesepakatan, konsultasi kepada Gubernur Papua, penyempurnaan rancangan awal, edaran penyusunan rancangan renstra OPD, penyusunan rancangan RPJMD, Musrenbang RPJMD, perumusan rancangan akhir RPJMD, penyampaikan rancangan ranperda RPJMD kepada DPRD untuk mendapatkan persetuan bersama, penetapan Perda oleh bupati kepala daerah,” ujarnya. Katanya, beberapa tahapan telah kita lalui untuk selanjutnya kita masuk pada tahapan ke-5 yaitu konsultasi publik ranwal RPJMD 2017-2022. Konsultasi publik menjadi sangat penting dan strategis dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah. Karena inilah tempat dan ruang bagi para pemangku kepentingan untuk memberikan sarana dan masukan guna penyempurnaan rancangan awal. Terutama dalam hal muatan dan substansi agar RPJMD 2017-2022 benar-benar berpihak kepada kebutuhan masyarakat Intan Jaya. Lebih jauh dikemukakan, selaku pengemban tugas dan amanat rakyat Intan Jaya 2017-2022 dengan visi : Intan Jaya Sehat, Intan Jaya Pintar dan Intan Jaya Sejahtera dalam jargon “lanjutkan”. “Artinya dimasa kepemimpinan kami dapa periode I (2012-2017) masih belum maksimal untuk mewujudkan visi tersebut. Sehingga masih perlu untuk diteruskan guna mengangkat harkat dan martabat masyarakat Intan Jaya dari ketertinggalan menuju suatu keadaan yang lebih baik pada 5 tahun mendatang,” tuturnya. Untuk mewujudkan visi tersebut, telah dituangkan ke dalam 6 misi. Pertama, meningkatkan akses infrastruktur transportasi, telekomunikasi, energy, air bersih dan permukiman. Kedua, meningkatkan pelayanan pendidikan yang terjangkau dan berkualitas. Ketiga, meningkatkan pelayanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas. Keempat, membangun ekonomi berbasis potensi local secara berkelanjutan. Kelima, mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan responsive. Keenam, meningkatkan kesadaran kewarganegaraan dan harmoni. “Visi dan misi tersebut merupakan janji politik yang wajib saya wujudkan dan penuhi selama kepemimpinan saya 2017-2022. Oleh karena itu perlu dituangkan kedalam dokumen perencanaan yang memenuhi aspek legal formal sebagai pedoman dalam melaksanakan urusan pemerintahan dan pembangunan daerah secara berkelanjutan. Keenam misi tersebut memiliki tujuan dan sasaran yang terukur dan untuk mencapainya sudah barang tentu melalui suatu strategi dan arah kebijakan yang terimplementasi ke dalam program dan kegiatan prioritas,” tambahnya. (ros)
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker