Home Papua Tengah Ketua DP Apresiasi Para Guru se Kabupaten Dogiyai

Ketua DP Apresiasi Para Guru se Kabupaten Dogiyai

Suroso  Sabtu, 12 Mei 2018 22:32
Ketua DP Apresiasi Para Guru se Kabupaten Dogiyai
NABIRE – Ketua Dewan Pendidikan (DP) Kabupaten Dogiyai, Yusak Ernest Tebay menyampaikan apresiasi dan hormat kepada semua satuan pendidikan yang ada terutama para guru mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan Kabupaten Dogiyai. Karena, para pendidik di satuan pendidikan dari SD hingga SMA/SMK telah menyelesaikan tugasnya, melaksanakan ujian akhir tahun ajaran 2017/2018 dengan baik dan lancar, walaupun tanpa dukungan dana dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai. Hanya dengan itikad baik dari para pendidik di sekolah yang berhasil menyelesaikan tugas, melaksanakan ujian akhir, tanpa menggantungkan harapan dana pelaksanaan kepada pemerintah. Para guru menyadari akan tanggung jawabnya kepada generasi muda sebagai harapan bangsa kedepan, mereka bisa melaksanakan ujian akhir tahun ajaran untuk meluluskan peserta didik. Ketua DP, Yusak Ernest Tebay di Nabire, Selasa (8/5) mengatakan dedikasi para guru yang dengan tulus melaksanakan salah satu tugas negara, mencerdaskan bangsa di Kabupaten Dogiyai, dengan melaksanakan ujian akhir tahun ajaran ini patut diapresiasi. Karena, sekalipun Pemkab Dogiyai tidak mengelontorkan dana ujian, pendidik di semua lembaga pendidikan menyelenggarakan ujian akhir tahun ajaran. Ketua DP yang juga Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai ini sangat menyayangkan sikap eksekutif yang tidak menganggarkan dana ujian sekolah dalam tahun anggaran 2018. Padahal, ujian akhir merupakan agenda nasional dan agenda tahunan, setiap akhir tahun ajaran sehingga tidak mungkin dilupakan dan wajib dianggarkan setiap tahun anggaran. Yusak menyatakan heran, tidak masuknya dana pelaksanaan ujian dalam tahun anggaran 2018. Sebab, tahun-tahun sebelumnya, selalu ada dana pelaksanaan ujian akhir di setiap satuan pendidikan. Oleh sebab itu, Komisi B DPRD Kabupaten Dogiyai meminta eksekutif khususnya kepada Bupati, Sekda selaku Ketua Tim Anggaran Eksekutif bersama instansi teknis khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Dogiyai untuk segera mempertanggungjawabkan mengapa tidak ada dana untuk pelaksanaan ujian akhir untuk tahun ajaran 2018. Ketua DP mengungkap, sesuai monitoring di 5 SMP Negeri yang dipusatkan di Bomomani, Distrik Mapia, dana ujian akhir yang seharusnya diterima Rp500 – Rp600 per peserta. Yang lebih parah untuk pelaksanaan ujian tingkat SD, dimana dalam tahun ajaran ini di Kabupaten Dogiyai sebanyak 1500 murid yang mengikuti ujian. (ans)
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker