Home Pemda Intan Jaya HUT ke-90 GKII Bangkit dalam Amanat Agung Kristus

HUT ke-90 GKII Bangkit dalam Amanat Agung Kristus

Suroso  Senin, 12 Februari 2018 19:14
HUT ke-90 GKII Bangkit dalam Amanat Agung Kristus
NABIRE - Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-90 tahun, Gereja Kemah Injil di Indonesia (GKII) yang bertema ‘GKII Bangkit Dalam Doa, Iman, Visi Baru dan Keberanian dalam Melaksankan Amanat Agung Yesus Kristus’. Wakil Bupati Intan Jaya, Pdt. Yann Robert Kobogoyauw, selaku pendiri Jemaat Alfa Omega dan selaku pendeta senior Jemaat Alfa Omega menyampaikan tentang ulasan sejarah HUT GKII ke-90. “Saya mempertegas dan memperjelas tentang HUT GKII yang ke-90 bagi Kemah Injil Indonesia. HUT kali ini untuk pertama kalinya diperingati di Papua khususnya di Nabire,” ungkapnya.  GKII se Papua hadir di Indonesia ini yang telah memasuku HUT ke-90, artinya manusia mempunyai usia sudah tidak ada karena lanjut usia berjalan. “Saya juga percaya bahwa gereja ini bukan gereja baru yang ada di Indonesia. Gereja ini ada bertepatan dengan perang dunia ke II, sebelum perang dunia kedua pecah tahun 1942, gereja sudah hadir 1939. Nah itu artinya gereja ini sudah cukup dewasa di Indonesia, Papua,” jelasnya.  Lanjut dia, gereja ini memiliki 3 misi pelayanan, yakni pertama melayani dari toko buku dan yang terkenal tokoh buku kalam hidup di seluruh Indonesia. Yang kedua adalah pendidikan, ketika misonaris masuk mereka merasa bahwa pendidikan itu adalah sebuah kesuksesan bagi masa depan generasi bangsa Indonesia.  Sehingga, berkembang pendidikan teologi pertama kali dibuka di Makassar, sekarang kami sebut SCC Makassar karena sudah hadir sebelum perang dunia keII, maka negara ini menghadiahkan gelar master SCC Makassar. “Khusus untuk Nabire dan sekitarnya saya percaya bahwa gereja ini ada di daerah ini 1939 di Enarotali, Gereja Kemah Injil ada di daerah pedalaman dulu dan sudah dibagi tiga wilayah.  Wilayah pesisir pantai itu terbagi dua, yakni wilayah selatan di Injili dan diambil oleh misi Katolik, kemudian wilayah pesisir selurunya diambil oleh misi Otto Gasler yang kita diperingati tanggal 5 kemarin itu GKI yang masuk di nasional dan berkokoh di pesisir pantai,” urai Yann.  Misionaris cending atau yang kita sebut sekarang misi Kama atau misi CMA dia tidak bisa merampas dua misi yang sudah menginjak-injak di pesisir pantai, dia harus cari tempat lahan baru karena mereka adalah visi misi yang sama untuk menangkan orang Papua. Sehingga misionaris CMA yang kami sebut dulu itu adalah cending.   Mereka masuk di pedalaman Enarotali, pada tanggal 13 Januari 1939 dan sejak itulah gereja ini berkembang di seluruh pedalaman. Kalau di daerah pedalaman itu daerah kema Injil di pedalaman bertumbuh dengan baik.  Sedangkan di tahun 1980 baru dari pedalaman gereja kema injil turun ke kota 1982 atau 1983 ada di Nabire, pada saat itu mereka mengunakan kantor Maf atau aulah Maf di sentani. Babesda mulaila dari situ sesudah itu bertambah tidak memungkinkan mereka beribadah kembali ke Babesda dengan demikian gereja ini berkembang baik. Dan waktu kemarin kesalamapahaman terhadap orang GKII sendiri sehingga Gereja Kemah Injil ini terpecah menjadi dua, GKII kesatuan tetap mempertahankan Gereja Kema Injil Indonesia kesatuan yang seperti kami pengeringati hari ini. Kemudian terpecah itu GKIP (Gereja Kingmi Papua) mereka menamakan itu keluar dan bikin sendiri.  Namun dari republik ini secara dasar hukum tidak diberikan izin, kalau GKII sudah sangat jelas. Sehingga khusus di hari ini ibadah jemaat Alfa Omega umur 3 tahun setelah kami dirikan jemaat ini tapi pertumbuhan sangat baik. Sehingga setiap kegiatan dari pengurus daerah dan wilayah mempercayakan untuk mengatur kegiatan ulang tahun GKII ke-90. “Kami sangat berterima kasih kepada badan pengurus daerah karena mereka mempercayakan kami untuk mengurus HUT GKII ke-90 di Nabire, dalam waktu yang sangat singkat, yakni 1 minggu kami sangat merasa bangga kepada pengurus HUT GKII,” tambahnya.   Ia mengharapkan kepada, Kema Injil Indonesia khususnya di Nabire jangan terpecah belah, dimana visi baru dan dalam melaksanakan kebenaran amanat Agung Yesus Kristus semua harus bersatu dan bangkit dalam doa. “Saya sangat berterima kasih kepada para pendeta-pendeta yang sudah menyempatkan waktunya untuk hadir dalam acara HUT GKII ke90 di Nabire ini,” pungkasnya.(ris)
Suroso  Kamis, 15 Februari 2018 4:6
Menuju Pilkada Papua Berintegritas
Oleh : Nenu Tabuni, S.Sos (Catatan Lepas Untuk Pansus Pilgub DPRP Provinsi Papua, Penyelenggaraan Pemilu, Tim Sukses dan Masyarakat Pemilih)
Suroso  Selasa, 20 Februari 2018 22:52
MENOLAK POLITIK UANG DAN SARA
OLEH ERNEST PUGIYE MENOLAK POLTIK UANG DAN POLITISASI SARA dalam konteks demokrasi damai kini sedang aktual dibicarakan di berbagai kalangan
Agenda Nabire
Pameran
 Rabu, 21 Februari 2018 23:12

Pameran Produk UKM dan Koperasi

Hari/tanggal : Rabu (21/2/18) s/d Sabtu (24/2/18)

Tempat : GOR Kotalama

HAHAEEE...
Polisi Interogasi Pelaku Tabrakan Maut
 Rabu, 31 Januari 2018 0:13

Polisi Interogasi Pelaku Tabrakan Maut  

Polisi : Bagaimana kejadiannya,kenapa sampe ko bisa tabrak 30 orang dalam suatu kecelakaan Mobil..??  

Obet : Waktu sa bawa Mobil ni de pu kecepatan 95 km/jam. Waktu sa di pertigaan sa baru sadar kalo Mobil ni de pu rem tuh lagi Rusak. Sa mo belok ke kiri ada Pace dua orang, sedangkan dikanan dong ada bikin pesta ulang tahun... Kalo Bapak Polisi kira2 ko pilih yang mana..??  

Polisi : Mendingan ke kiri toh.. de pu korban hanya sedikit...!!  

Obet : iya Pak, sa juga pikir begitu Pak..!!  

Polisi : Tapi kenapa orang yang sedang Rayakan Pesta ulang tahun dong kena Tabrakan juga...??  

Obet : Ceritanya Begini..Sa sebenarnya tadi pilih tabrak pace dua yang ada di sebelah kiri saja.. Eh..ternyata yang sa tabrak cuma satu saja, pace yang satu nya lagi de lari ke pesta ultah yang ada disebelah kanan, makanya sa belok kejar de kesana…..

Populer