Home Papua Tengah KPU Dogiyai Uji Publik Dapil Pemilu 2019

KPU Dogiyai Uji Publik Dapil Pemilu 2019

Suroso  Senin, 12 Februari 2018 19:13
KPU Dogiyai Uji Publik Dapil Pemilu 2019
NABIRE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dogiyai melaksanakan uji publik tentang pembagian Daerah Pemilihan (Dapil) Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2019 di Kabupaten Dogiyai. Uji publik melalui Rapat Pleno Terbuka KPU Dogiyai yang dihelat di Rumah Makan Salena, Senin (12/2) dihadiri Bupati Dogiyai, Yakubus Dumupa. Ketua KPU Kabupaten Dogiyai, Moses Magay, dalam pertemuan dengan pimpinan partai politik, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai dan pejabat sipil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mengatakan, KPU sudah menyiapkan dua drap pembagian Dapil yang akan dipakai dalam Pileg 2019 di Kabupaten Dogiyai. Oleh karena itu, pertemuan ini dimaksudkan untuk menampung masukan dari publik dari Kabupaten Dogiyai. Moses mengatakan, jumlah penduduk di Kabupaten Dogiyai sebanyak 112.513 sehingga jumlah alokasi kursi untuk Kabupaten Dogiyai sebanyak 25. Data penduduk tersebut mengacu dari data penduduk yang diterima dari pemerintah melalui KPU RI berdasarkan data penduduk 2014 lalu. Draf pertama, KPU membagi Kabupaten Dogiyai atas 3 daerah pemilihan. Sedangkan draf kedua, KPU Dogiyai membagi 4 Dapil. Dalam draf tersebut, Dapil Dogiyai I yang meliputi Distrik Kamu, Kamu Utara dan Kamu Timur dengan jumlah penduduk 32.974 memperebutkan 7 kursi. Untuk Dapil Dogiyai 2 meliputi Distrik Kamu Selatan dan Dogiyai dengan jumlah penduduk 39.758 memperebutkan 9 kursi. Sedangkan Dapil Dogiyai 3 meliputi Distrik Mapia, Mapia Tengah, Mapia Barat, Piyaiye dan Sukikai Selatan dengan jumlah penduduk 39.781 dengan alokasi 9 kursi. Dalam draf kedua, Dapil I dan II tidak berubah, perubahan terjadi di Dapil III. Perbedaannya, Dapil III meliputi Distrik Mapia dan Mapia Tengah dengan jumlah 20.235 dengan alokasi 5 kursi dan Dogiyai IV meliputi Distrik Mapia Barat, Piyaiye dan Sukikai Selatan dengan jumlah penduduk 19.546 dengan alokasi 4 kursi. Moses mengatakan, sesuai dengan peraturan KPU, dalam satu daerah pemilihan alokasi minimal 3 kursi dan maksimal 20 kursi. Karena itu, KPU membagi Dapil berdasarkan jumlah penduduk dan alokasi kursi paling kurang 3 kursi. Bupati Dogiyai, Jakubus Dumupa mengatakan sekalipun kantor KPU pindah-pindah terus karena belum punya kantor tetapi bekerja teguh. Penilaian selama ini, KPU Dogiyai tidak pernah terbuka dan menentukan pembagian Dapil secara sepihak tetapi hari ini, KPU membuktikan diri bahwa KPU tidak bekerja sendiri dan bekerjasama dengan semua komponen yang ada. Buktinya, KPU mengundang semua pihak yang terkait dan sekarang melaksanakan uji publik kepada semua kompenen yang terkait. Oleh karena itu, Dumapa mengajak peserta untuk memberitahu kepada masyarakat Dogiyai bahwa KPU tidak bekerja sendiri tetapi sudah melibatkan semua komponen sebelum menentukan dapil Pileg di Kabupaten Dogiyai.(ans)
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:43
Menyambut MTQ XXVII Propinsi Papua di Nabire Refleksi Al Qur’an sebagai Spirit Kebersamaan dan Berkemajuan
oleh : Basirun Samlawi (Dosen STAI As Syafi’iyyah Nabire) Perhelatan besar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVII propinsi Papua tahun
Agenda Nabire
PENGUMUMAN
 Selasa, 24 April 2018 2:1

Pengumuman
Kepada Yth : Para Guru SMA/SMK se Kabupaten Nabire

Dengan ini diinformasikan bahwa pembayaran Gaji Guru SMA/SMK bulan April 2018 telah dibayarkan pada tanggal 3 April 2018, selanjutnya untuk pembayaran gaji bulan Januari, Februari dan Maret 2018 melalui mekanisme SP2D Gaji Susulan (Rapel) tiga (3) bulan saat ini sedang dalam proses penginputan nama-nama sejumlah 398 orang guru SMA/SMK oleh BPKAD Provinsi Papua (Subdit Belanja Gaji ASN) yang akan dibayarkan pada bulan ini juga.Hal tersebut sesuai hasil koordinasi dan konsultasi pihak Pemkab Nabire, kepada Kepala BPKAD Provinsi Papua.

Demikian informasi ini disampaikan terima kasih.

 

Kepala BPKAD Nabire

Slamet, SE.,M.Si

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Info Loker