Home Nabire Presentase Peran Perempuan Bidang Politik dan Jabatan Publik Masih Kurang

Presentase Peran Perempuan Bidang Politik dan Jabatan Publik Masih Kurang

Suroso  Selasa, 14 Nopember 2017 8:49
Presentase Peran Perempuan Bidang Politik dan Jabatan Publik Masih Kurang
NABIRE - Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Nabire Yufinia Mote, S.SIT saat menghadiri Kegiatan Perumusan Kebijakan Peningkatan Peran dan Posisi Perempuan di Bidang Politik dan Jabatan Publik, Selasa (14/11) pukul 09.00 WIT bertempat di aula Kantor DPPPA, selaku pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melaksanakan kegiatan Perumusan Kebijakan Peningkatan Peran dan Posisi Perempuan di Bidang Politik dan Jabatan Publik mengatakan, bila dicermati persentase peran dan posisi perempuan, baik di bidang politik maupun di jabatan publik masih jauh dari jumlah yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012, dan Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2013, tentang Keterwakilan Perempuan. Katanya, di bidang politik perolehan kursi anggota legislatif 2014 sampai 2019 DPR-RI perempuan 97 orang atau 17,3%, sedangkan laki-laki mencapai 86,3%, DPD–RI perempuan mencapai 25,8%, DPRD Provinsi perempuan mencapai 14,6%, kemudian untuk DPRD perempuan kabupaten/kota mencapai 14,2%, sedangkan untuk Kabupaten Nabire sendiri anggota Legislatif perempuan mencapai 20%. Sedangkan, di bidang jabatan publik presentase peran dan posisi perempuan masih jauh kesenjangannya. Berdasarkan dari data dari BKN Tahun 2014 Eselon I untuk perempuan 125 orang, Eselon II 2.295, Eselon III 4.163, dari gambaran tersebut dapat disimpulkan bahwa peran dan posisi perempuan baik di bidang politik maupun jabatan publik perlu diperjuangkan lebih giat lagi. “Jadi kesenjangan antara laki-laki dan perempuan masih sangat jauh, sehingga perlu untuk diperjungkan lagi, dan kita harus bisa mewujudkan cita-cita kaum perempuan,” ungkapnya. Lanjutnya, kegiatan perumusan kebijakan peningkatan peran dan posisi perempuan di bidang politik dan jabatan publik merupakan suatu upaya untuk membangun komitmen dan strategi bersama untuk meningkatkan kualitas peran dan posisi perempuan di bidang politik dan jabatan publik di masa sekarang dan masa mendatang. Terutama, menyongsong pesta demokrasi tahun 2019. Dari perbandingan jumlah penduduk laki-laki dan perempuan, maka jumlah perempuan lebih banyak dan bila dikelola dengan baik, perempuan merupakan kekuatan besar dan bisa berpartsipasi lebih baik lagi dalam membangun negeri ini, khususnya dalam membangun Kabupaten Nabire. “Ini merupakan satu peluang untuk kita, karena jumlah perempuan itu lebih banyak, tetapi peluang untuk menduduki jabatan sebagai legislatif maupun sebagai eksekutif di bidang jabatan publik masih sangat kurang, dan untuk menjawab tantangan-tantangan seperti ini,” ujarnya. “Kita tidak bisa hanya melemparkan kepada organisasi-organisasi, pemerintah, organisasi politik ataupun siapa saja. Tetapi hal itu kembali kepada pribadi kita, diri kita, bagaimana kita membaca peluang yang ada dan mau bekerjasama dengan siapa saja. Artinya tidak menutup diri dan mau bekerjasama dengan siapa saja,” tambahnya. Menurutnya, yang menjadi kendala saat ini di kaum perempuan, khususnya di Kabupaten Nabire adalah kurangnya kekompakan, soliditas antara kaum perempuan. Saling mendukung ini agak susah saat ini, karena semua punya keinginan dalam hati untuk menjadi yang terbaik, sehingga kadang untuk saling mendukung masih agak susah. (cad)
Suroso  Kamis, 15 Februari 2018 4:6
Menuju Pilkada Papua Berintegritas
Oleh : Nenu Tabuni, S.Sos (Catatan Lepas Untuk Pansus Pilgub DPRP Provinsi Papua, Penyelenggaraan Pemilu, Tim Sukses dan Masyarakat Pemilih)
Suroso  Selasa, 20 Februari 2018 22:52
MENOLAK POLITIK UANG DAN SARA
OLEH ERNEST PUGIYE MENOLAK POLTIK UANG DAN POLITISASI SARA dalam konteks demokrasi damai kini sedang aktual dibicarakan di berbagai kalangan
Agenda Nabire
Pameran
 Rabu, 21 Februari 2018 23:12

Pameran Produk UKM dan Koperasi

Hari/tanggal : Rabu (21/2/18) s/d Sabtu (24/2/18)

Tempat : GOR Kotalama

HAHAEEE...
Polisi Interogasi Pelaku Tabrakan Maut
 Rabu, 31 Januari 2018 0:13

Polisi Interogasi Pelaku Tabrakan Maut  

Polisi : Bagaimana kejadiannya,kenapa sampe ko bisa tabrak 30 orang dalam suatu kecelakaan Mobil..??  

Obet : Waktu sa bawa Mobil ni de pu kecepatan 95 km/jam. Waktu sa di pertigaan sa baru sadar kalo Mobil ni de pu rem tuh lagi Rusak. Sa mo belok ke kiri ada Pace dua orang, sedangkan dikanan dong ada bikin pesta ulang tahun... Kalo Bapak Polisi kira2 ko pilih yang mana..??  

Polisi : Mendingan ke kiri toh.. de pu korban hanya sedikit...!!  

Obet : iya Pak, sa juga pikir begitu Pak..!!  

Polisi : Tapi kenapa orang yang sedang Rayakan Pesta ulang tahun dong kena Tabrakan juga...??  

Obet : Ceritanya Begini..Sa sebenarnya tadi pilih tabrak pace dua yang ada di sebelah kiri saja.. Eh..ternyata yang sa tabrak cuma satu saja, pace yang satu nya lagi de lari ke pesta ultah yang ada disebelah kanan, makanya sa belok kejar de kesana…..

Populer