Home Nabire Pungutan Tarif Masuk Wisata TNTC Disosialisasikan

Pungutan Tarif Masuk Wisata TNTC Disosialisasikan

Suroso  Selasa, 14 Nopember 2017 8:45
Pungutan Tarif Masuk Wisata TNTC Disosialisasikan
NABIRE – Regulasi aturan daerah, seperti Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Nabire yang akan dicetuskan menyangkut pungutan tarif masuk untuk wisata di Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC), Selasa (14/11) kemarin disosialisasikan. Sosialisasi pungutan tarif masuk untuk wisata pada kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih di Kabupaten Nabire, dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Balai Besar TNTC wilayah I Nabire berlangsung di Aula Hotel Nusantara Jalan Pemuda ini, dibuka oleh Bupati Nabire yang diwakili Plt Sekda Drs. I Wayan Mintaya. Pantauan media ini kegiatan sosialisasi sehari yang diikuti sekitar puluhan peserta dengan melibatkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Nabire, pihak Pemerintah Distrik (Pemdis) masing-masing Distrik Yaur dan Moor serta dari pihak lembaga masyarakat adat berada di kawasan TNTC ini terkemukan belum adanya regulasi jelas aturan dalam hal ini Perbup yang mengatur soal pembagian dan manfaat yang diterima masyarakat dengan adanya potensi wisata di daerah ini. Untuk itu, seperti terang dan harapan Kepala Balai Besar TNTC Ir. Ben Gurion Saroy, M.Si, pihak balai besar dengan dinas terkait termasuk melibatkan Pemdis sekitar dan pihak masyarakat adat akan mendorong dan mengupayakan ada regulasi yang jelas terkait pengelola potensi wisata yang ada selama ini belum tersentuh. Banyak potensi, terangnya yang bisa dikembangkan dan dijual kepada wisatawan yang akan berkunjung ke kawasan wisata TNTC. Jadi, bukan hanya potensi wisata hiu paus saja, masih banyak lagi terangnya yang akan diperjuangkan kedepannya guna memberi manfaat ekonomis untuk masyarakat, termasuk menepis kesan selama ini potensi wisata di Kwatisore misalnya dimonopoli atau menguntungkan pihak maupun kelompok tertentu saja. Ini yang akan kita dorong, katanya. Dan hal tersebut didukung pihak dinas teknis/terkait maupun perwakilan adat masyarakat setempat. Seperti diterangkan Kadis Pariwisata Nabire Natus Gobai, S.Sos, terkait pengelolaan taman wisata TNTC di wilayah I Nabire ini sejak tahun 2014 telah didorong dengan dikeluarkannya Peraturan Daerah  (Perda) Kabupaten Nabire tentang Pengelolaan Tempat Wisata yang ada di daerah ini, namun belum dapat dijabarkan dan dilaksanakan secara baik, lantaran diperlukan adanya aturan setingkat atau dibawahnya, seperti Perbup. Sependapat dengan Kadis Pariwisata, Ketua Lembaga Adat Masyarakat Kabupaten Nabire pun mengemukakan hal dan harapan yang sama. Kiranya kata Ayub K, masyarakat harus dapat menerima haknya yang sesuai ulayatnya adatnya dan masyarakat bisa merasakan manfaat ekonomis dari potensi wisata maupun sumber daya alam yang ada. (wan)
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:43
Menyambut MTQ XXVII Propinsi Papua di Nabire Refleksi Al Qur’an sebagai Spirit Kebersamaan dan Berkemajuan
oleh : Basirun Samlawi (Dosen STAI As Syafi’iyyah Nabire) Perhelatan besar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVII propinsi Papua tahun
Agenda Nabire
PENGUMUMAN
 Selasa, 24 April 2018 2:1

Pengumuman
Kepada Yth : Para Guru SMA/SMK se Kabupaten Nabire

Dengan ini diinformasikan bahwa pembayaran Gaji Guru SMA/SMK bulan April 2018 telah dibayarkan pada tanggal 3 April 2018, selanjutnya untuk pembayaran gaji bulan Januari, Februari dan Maret 2018 melalui mekanisme SP2D Gaji Susulan (Rapel) tiga (3) bulan saat ini sedang dalam proses penginputan nama-nama sejumlah 398 orang guru SMA/SMK oleh BPKAD Provinsi Papua (Subdit Belanja Gaji ASN) yang akan dibayarkan pada bulan ini juga.Hal tersebut sesuai hasil koordinasi dan konsultasi pihak Pemkab Nabire, kepada Kepala BPKAD Provinsi Papua.

Demikian informasi ini disampaikan terima kasih.

 

Kepala BPKAD Nabire

Slamet, SE.,M.Si

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Info Loker