Home Papua Otsus Papua Sudah Tak Sesuai Dinamika Sosial Politik Papua

Otsus Papua Sudah Tak Sesuai Dinamika Sosial Politik Papua

Suroso  Selasa, 14 Nopember 2017 3:35
Otsus Papua Sudah Tak Sesuai Dinamika Sosial Politik Papua
JAYAPURA,- Mempertimbangkan dinamika dan dewasa ini, kita harus jujur mengatakan bahwa undang-undang 21 tahun 2001 (Otsus Papua) sudah tidak sesuai dengan dinamika sosial, politik di Papua. Sehingga perlu  dilakukan penyesuaian supaya mampu menjadi lokomotif untuk menjawab harapan seluruh rakyat Papua. “melalui seminar nasional dan dialog Papua membangun diimbau kepada semua pihak terutama kaum intelektual Papua, guna merapatkan barisan memperjuangkan penyesuaian UU Otsus sampai berhasil,” ujar Sekda Papua Hery Dosinaen saat membuka seminar nasional dan dialog Papua membangun, Selasa (14/11) di Sasana Krida Kantor Gubernur Dok II Jayapura. Selain itu, kata Sekda, Gubernur Lukas Enembe telah menetapkan 21 November sebagai hari Otonomi Khusus (Otsus) bagi Provinsi Papua. Peringatan ini akan diawali pada 2017 melalui kegiatan pameran dan ekspos hasil pembanguan selama kurun waktu empat tahun terakhir. Menurut Sekda, penetapan 21 November sebagai hari Otsus, bertujuan menginformasikan serta mengingatkan pemberian status Otsus kepada masyarakat Papua, yang bukan merupakan hadiah tetapi hasil perjuangan seluruh komponen rakyat untuk mendapatkan hakekat kemerdekaan dalam bingkai NKRI.  “Saya percaya dan berharap agar kajian-kajian dalam seminar ini menjadi langkah awal dan sebagai masukan konstruktif dalam merancang penyesuaian draft UU Otsus Papua, sekaligus meramu strategi untuk bisa diakomodasi serta disetujui oleh pusat. Tanpa menghilangkan nilai dasar jati diri dan martabat orang asli Papua,” terangnya. Ditambahkan, penyelenggaraan seminar nasional dan dialog Papua membangun, dilakukan untuk merefleksi serta menengok kembali perjalanan Otsus yang telah diberikan pemerintah pusat sejak 2001 yang lalu. Sehingga diharapkan melalui forum ini, dapat dirumuskan hal yang positif untuk menjadi dasar pijakan dalam pembangunan Papua di masa yang akan datang.
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:43
Menyambut MTQ XXVII Propinsi Papua di Nabire Refleksi Al Qur’an sebagai Spirit Kebersamaan dan Berkemajuan
oleh : Basirun Samlawi (Dosen STAI As Syafi’iyyah Nabire) Perhelatan besar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVII propinsi Papua tahun
Agenda Nabire
PENGUMUMAN
 Selasa, 24 April 2018 2:1

Pengumuman
Kepada Yth : Para Guru SMA/SMK se Kabupaten Nabire

Dengan ini diinformasikan bahwa pembayaran Gaji Guru SMA/SMK bulan April 2018 telah dibayarkan pada tanggal 3 April 2018, selanjutnya untuk pembayaran gaji bulan Januari, Februari dan Maret 2018 melalui mekanisme SP2D Gaji Susulan (Rapel) tiga (3) bulan saat ini sedang dalam proses penginputan nama-nama sejumlah 398 orang guru SMA/SMK oleh BPKAD Provinsi Papua (Subdit Belanja Gaji ASN) yang akan dibayarkan pada bulan ini juga.Hal tersebut sesuai hasil koordinasi dan konsultasi pihak Pemkab Nabire, kepada Kepala BPKAD Provinsi Papua.

Demikian informasi ini disampaikan terima kasih.

 

Kepala BPKAD Nabire

Slamet, SE.,M.Si

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Info Loker