Home Papua Tengah Kejadian Tembagapura Kriminal Bukan Perjuangan Papua Merdeka

Kejadian Tembagapura Kriminal Bukan Perjuangan Papua Merdeka

Suroso  Minggu, 12 Nopember 2017 21:19
Kejadian Tembagapura Kriminal Bukan Perjuangan Papua Merdeka
JAYAPURA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Yunus Wonda menyatakan, kejadian yang terjadi di Tembagapura, Kabupaten Mimika munri kriminal bukan perjuangan kemerdekaan Papua. Penegasan itu disampaikan Yunus Wonda usai membuka pertandingan Futsal dan Volly antar pemuda Gereja Gidi, Kingmi dan Baptis di Lapangan Futsal Otonom Kotaraja, Jayapura Jumat (10/11/2017). Menurutnya, melihat video penganiayaan warga oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Tembagapura yang beredar di media sosial, itu adalah tindakan kriminal. “saya melihat video itu, tidak etis warga dianiaya, ini cara-cara yang tidak bagus dan tidak akan menyelesaikan masalah, kalau mengatas namakan untuk perjuangan Papua merdeka, rakyat dilindungi bukan menyiksa masyarakat,” tegasnya. Polisi partai Demokrat ini minta kepada kelomok yang bersebrangan dengan NKRI jika mencari masalah dengan aparat TNI/Polri sebaiknya mencari tempat yang bebas dan silakan baku tembak. Tapi tidak di tempat yang ada warga rakyat. Jangan korbankan rakyat dengan kepentingan tertentu. “Jangan rakyat dijadikan tameng, kasian mereka tidak tau masalah,” tegasnya lagi. Yunus juga imbau kepada aparat TN/Polri untuk tetap mengutamakan pendekatan persuasif dalam menyelesaikan masalah di daerah tambang emas tersebut. “Saya imbau kepada aparat keamanan TNI dan Polri untuk melakukan pendekatan persuasif, dan kepada KKB jangan menyusahkan rakyat Papua,” ujarnya. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sengaja membatasi gerak dari warga di Tembagapura, Hal itu sebagai cara mereka berlindung dari aparat keamanan. "Modus yang biasa mereka lakukan, biasanya para pendulang (emas) ini dijadikan tameng. Jadi yang tadi dikatakan penyanderaan itu sebetulnya para pendulang yang kemudian dijadikan tameng," tutur Tito di Mapolda Metro Jaya. Tito menjabarkan, mereka yang disebut pendulang merupakan warga yang kesehariannya mengais limbah emas PT Freeport Indonesia yang mengalir di Kali Kabur. Anggota KKB juga sebagian turut serta mendulang emas, bahkan tidak sedikit memeras warga. "Sebetulnya tidak banyak kelompok ini, paling 20 sampai 25 orang. Senjatanya juga 5 sampai 10 pucuk paling banyak. Tapi mereka menggunakan metode hit and run," jelas dia. Menurut Tito, permasalahan ekonomi menjadi motif utama dari tindakan teror dari KKB. Sementara alasan separatis juga turut melatarbelakangi aksi mereka. "Memang ini permasalahan sosial dari dulu agar sebaiknya tidak ada lagi pendulangan di situ. Tapi masyarakat ini harus dialihkan, dikanalisasi apa mungkin dipekerjakan," Tito menandaskan. (Bams)
Suroso  Kamis, 15 Februari 2018 4:6
Menuju Pilkada Papua Berintegritas
Oleh : Nenu Tabuni, S.Sos (Catatan Lepas Untuk Pansus Pilgub DPRP Provinsi Papua, Penyelenggaraan Pemilu, Tim Sukses dan Masyarakat Pemilih)
Suroso  Selasa, 20 Februari 2018 22:52
MENOLAK POLITIK UANG DAN SARA
OLEH ERNEST PUGIYE MENOLAK POLTIK UANG DAN POLITISASI SARA dalam konteks demokrasi damai kini sedang aktual dibicarakan di berbagai kalangan
Agenda Nabire
Pameran
 Rabu, 21 Februari 2018 23:12

Pameran Produk UKM dan Koperasi

Hari/tanggal : Rabu (21/2/18) s/d Sabtu (24/2/18)

Tempat : GOR Kotalama

HAHAEEE...
Polisi Interogasi Pelaku Tabrakan Maut
 Rabu, 31 Januari 2018 0:13

Polisi Interogasi Pelaku Tabrakan Maut  

Polisi : Bagaimana kejadiannya,kenapa sampe ko bisa tabrak 30 orang dalam suatu kecelakaan Mobil..??  

Obet : Waktu sa bawa Mobil ni de pu kecepatan 95 km/jam. Waktu sa di pertigaan sa baru sadar kalo Mobil ni de pu rem tuh lagi Rusak. Sa mo belok ke kiri ada Pace dua orang, sedangkan dikanan dong ada bikin pesta ulang tahun... Kalo Bapak Polisi kira2 ko pilih yang mana..??  

Polisi : Mendingan ke kiri toh.. de pu korban hanya sedikit...!!  

Obet : iya Pak, sa juga pikir begitu Pak..!!  

Polisi : Tapi kenapa orang yang sedang Rayakan Pesta ulang tahun dong kena Tabrakan juga...??  

Obet : Ceritanya Begini..Sa sebenarnya tadi pilih tabrak pace dua yang ada di sebelah kiri saja.. Eh..ternyata yang sa tabrak cuma satu saja, pace yang satu nya lagi de lari ke pesta ultah yang ada disebelah kanan, makanya sa belok kejar de kesana…..

Populer