Home Papua Barat Propam Sudah Periksa Saksi Kasus Oknum Aparat ‘Lepas’ Tembakan

Propam Sudah Periksa Saksi Kasus Oknum Aparat ‘Lepas’ Tembakan

Suroso  Rabu, 13 Januari 2016 8:26
Propam Sudah Periksa Saksi Kasus Oknum Aparat ‘Lepas’ Tembakan
MANOKWARI, TP – Penyidik Satreskrim Polres Manokwari dikabarkan sedang menangani kasus dugaan pelanggaran pidana oleh seorang oknum aparat keamanan di Anggrem, Kelurahan Padarni, Manokwari, Jumat (1/1) sekitar pukul 22.40 WIT.Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Royke Lumowa melalui Pjs. Kabid Propam Polda Papua Barat, AKP Eko menjelaskan, untuk kasus dugaan melepaskan tembakan, dugaan pidananya ditangani penyidik Reskrim Polres Manokwari. Lanjut Pjs. Kabid Propam, untuk dugaan pelanggaran kode etik disiplin anggota Polri, akan ditangani pihak Propam Polda Papua Barat. “Karena kasus ini masuk pidana, maka sementara masih ditangani pihak Reskrim,” jawab Pjs. Kabid Propam kepada Tabura Pos di ruang kerjanya, kemarin.Ditambahkannya, pihak Propam masih menunggu penyelidikan untuk unsur dugaan tindak pidananya dari Satreskrim. “Untuk pemeriksaan saksi sudah dilakukan. Kemudian, untuk pemeriksaan terduga pelaku yang diduga ini belum dilakukan, karena yang bersangkutan sedang sakit,” kata dia.Disinggung tentang barang bukti yang sudah diamankan dari kasus ini, Kabid Propam enggan menyebutkannya. Dikatakan Pjs. Kabid Propam, menyangkut barang bukti atau pemeriksaan dugaan tindak pidananya, ditangani penyidik Satreskrim Polres Manokwari.Terkait laporan warga Anggrem soal adanya oknum aparat keamanan yang melepas tembakan, Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Johan H. Sitorus yang dikonfirmasi, semalam, mengaku belum mengetahuinya.Sitorus mengaku akan memberikan keterangan setelah dirinya berkoordinasi dengan pihak Propam Polda Papua Barat.Berdasarkan catatan Tabura Pos, sejumlah oknum aparat keamanan dilaporkan berulah, Jumat (1/1) sekitar pukul 22.40 WIT. Aksi itu diduga dilakukan seorang oknum aparat dibantu 2 rekannya yang juga oknum aparat keamanan bersama seorang rekannya lagi, warga sipil.Ketiga oknum aparat itu datang ke lokasi membawa senjata api (senpi) laras panjang dan mencari otang yang diduga terkait keributan dengan rekan dari oknum aparat ini. Bahkan, ada warga yang dikabarkan sempat ditodong dengan senpi.“Jadi, teman dari oknum aparat itu juga sempat kasih senjata yang dibawa kepada warga sipil untuk menakut-nakuti warga,” kata warga seraya mengatakan, di antara salah satu oknum aparat itu sempat melepas 2 kali tembakan dengan tujuan menakut-nakuti warga.Selain menodongkan senpi dan melepaskan tembakan, dikabarkan oknum aparat itu juga melakukan penganiayaan terhadap sejumlah warga. Kasus ini sudah dilaporkan ke pihak berwajib untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku. [ONE-R1]
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:43
Menyambut MTQ XXVII Propinsi Papua di Nabire Refleksi Al Qur’an sebagai Spirit Kebersamaan dan Berkemajuan
oleh : Basirun Samlawi (Dosen STAI As Syafi’iyyah Nabire) Perhelatan besar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVII propinsi Papua tahun
Agenda Nabire
PENGUMUMAN
 Selasa, 24 April 2018 2:1

Pengumuman
Kepada Yth : Para Guru SMA/SMK se Kabupaten Nabire

Dengan ini diinformasikan bahwa pembayaran Gaji Guru SMA/SMK bulan April 2018 telah dibayarkan pada tanggal 3 April 2018, selanjutnya untuk pembayaran gaji bulan Januari, Februari dan Maret 2018 melalui mekanisme SP2D Gaji Susulan (Rapel) tiga (3) bulan saat ini sedang dalam proses penginputan nama-nama sejumlah 398 orang guru SMA/SMK oleh BPKAD Provinsi Papua (Subdit Belanja Gaji ASN) yang akan dibayarkan pada bulan ini juga.Hal tersebut sesuai hasil koordinasi dan konsultasi pihak Pemkab Nabire, kepada Kepala BPKAD Provinsi Papua.

Demikian informasi ini disampaikan terima kasih.

 

Kepala BPKAD Nabire

Slamet, SE.,M.Si

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Info Loker